MANAGED BY:
SELASA
07 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 10 Oktober 2019 10:31
Optimistis Akhir Tahun Akan Selesai

Terkait Pembangunan Fisik Pasar Modern di Panca Agung

INFRASTRUKTUR: Pembangunan Pasar Modern di Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan ditargetkan selesai di akhir tahun ini.

 TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) optimis pembangunan fisik Pasar Modern di Desa Panca Agung, Kecamatan Tanjung Palas Utara, Kabupaten Bulungan akan selesai tahun ini.

Kepala Disperindagkop dan UMKM Kaltara, Hartono mengungkapkan, keyakinan itu lantaran melihat progres pengerjaan pembangunan di lapangan sejauh ini menunjukkan perkembangan. Menurutnya pembangunan berjalan sesuai dengan apa yang direncanakan sejak awal. Dan sesuai kontrak kerja dari pasar yang menelan anggaran sekira Rp 13 miliar tersebut.

“Ya, jadi target kita memang di akhir tahun ini sudah selesai pembangunan fisik dari Pasar Modern di Panca Agung-nya,” ungkap Hartono saat dikonfirmasi mengenai perkembangan akan pembangunan Pasar Modern kepada Radar Kaltara.

Lanjutnya, lebih detail dijelaskan, untuk progres fisik sendiri disebutkan bahwa saat ini sudah 75 persen. Artinya tinggal beberapa pekan lagi dilanjutkan pembangunannya akan masuk pada tahap finishing.

“Melihat dari progres 75 persen itulah yang membuat kita optimistis di akhir tahun ini akan selesai. Khusus fisiknya dari Pasar Modern itu,’’ ujar pria yang murah senyum ini.

Disinggung apakah akan ada pembangunan lanjutan kembali di tahun mendatang ? Hartono dalam hal ini mengatakan bahwa tentu akan ada. Hanya, tidak fokus pada pembangunan fisiknya kembali. Mengingat, untuk fisik di tahun ini wajib terselesaikan. “Landscape dari Pasar Modern itu rencananya mulai dikerjakan atau dibangun awal tahun 2020 nanti. Mudah–mudahanlah semua dapat berjalan dengan baik nantinya di lapangan,’’ katanya.

Ditambahkannya juga, dari landscape itu selain menambah nilai estetika dari Pasar Modern. Yang mana, nantinya akan ada pos–pos pengamanan. Sehingga saat digunakan akan ada petugas pengamanan yang akan menempati setiap pos tersebut.

“Detail dari pembangunan landscape itu akan ada terminal, gapura. Dan tentunya juga ada pos jaga sebagai pengamanan serta penunjang lainnya,’’ sebutnya.

Di sisi lain, diakuinya bahwa sekalipun Pasar Modern itu belum seutuhnya selesai pembangunannya, di lapangan sudah banyak calon pedagang yang mendaftar untuk menempati rumah toko (ruko) dari pasar modern tersebut.

“Tapi, kita tetap utamakan warga setempat. Dan tetap ada proses seleksi lagi nanti. Salah satu syaratnya wajib mengantongi izin usaha dan ada usaha dagangnya,” jelasnya seraya berkata Pasar Modern yang dibangun di atas lahan seluas 1,8 hektare dengan desain dua lantai akan memiliki 40 unit kios dan lebih 100 ratusan lapak.

Terpisah, Warno salah seorang warga di Tanjung Palas Utara berharap pembangunan pasar modern dapat segera selesai. Sehingga dirinya bersama warga lainnya dapat menempati lokasi pasar untuk menjajakan barang dagangannya.

“Saya pasti akan senang kalau pasar modern itu segera selesai. Apalagi posisinya strategis untuk berjualan,” ungkapnya.

Dikatakannya juga, pihak pemerintah juga sekiranya dapat mengatur tentang sistem penempatan para pedagang nantinya. Sehingga tidak sampai terjadi permasalahan soal lokasinya. “Ditentukan siapa-siapa yang berhak berjualan di situ. Syukur jika semua bisa tertampung,” ujarnya.

Lanjutnya, pasar itu tentu bakal memberikan dampak positif bagi perekonomian di Tanjung Palas Utara. Selain tempatnya strategis juga desain dari bangunan yang konon lebih baik dari pasar-pasar lain. “Cuma tetap kami berharap kembali pasar ini segera selesai,” harapnya.

Senada dikatakan Lina (30) warga lainnya, berharap dengan adanya pasar yang ditargetkan selesai pada Oktober tahun ini dapat berdampak besar bagi perekonomian. Sebab, sejauh ini menurutnya perputaran ekonomi cukup lamban. Sehingga adanya pasar dapat mengatasinya. “Mudahan pasar ini bisa menjadi solusi agar perekonomian di sini semakin membaik,” tuturnya.

Dikatakan juga, pemerintah juga sebaiknya dapat terus mengontrol harga-harga di perdesaan. Sehingga harga tak terlampau jauh di perkotaan. Karena selama ini minimnya pengawasan terkadang harga di desa cukup melonjak.

“Sembako dan tabung LPG juga kadang mahal. Mudahan pasar itu bisa menjadi solusi. Meski, cukup lama pembangunannya selesai,” katanya.

Untuk diketahui, selain pasar modern di Panca Agung, Disperindagkop dan UMKM Kaltara juga akan membangun Toko Indonesia di Sebatik, Nunukan dan pasar tradisional di Kecamatan Bunyu, Bulungan.(omg/zia)


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers