MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 10 Oktober 2019 09:14
KEJADIAN LAGI..!! Penumpang Speedboat Enam Jam Menunggu Dievakuasi
KANDAS: Speedboat Menara Gading 01 kandas di muara Bulungan, Rabu (9/10). Tampak petugas berupaya melakukan evakuasi seluruh penumpang.

PROKAL.CO, Kronologis Speedboat Menara Gading Kandas

-      Pukul 07.25 WITA, speedboat bertolak dari Pelabuhan Tengkayu I Tarakan.

-      Speedboat Menara Gading 01 membawa 35 orang dewasa dan 1 anak-anak.

-      Setelah 25 menit perjalanan, speedboat kandas di gusung Muara Bulungan.

-      Diduga nakhoda mengambil jalur terlalu melebar ke kiri yang diketahui memang dangkal.

-      Penumpang sempat panik dan harus menunggu pertolongan untuk dievakuasi hingga pukul 13.00 WITA.

-      Penumpang yang berhasil dievakuasi sebagian dibawa kembali ke Tarakan dan tiba di Pelabuhan Tengkayu I pukul 16.00 WITA. Penumpang lainnya dievakuasi ke Tanjung Selor.

 

TARAKAN - Speedboat Menara Gading 01 yang berangkat dari Tarakan menuju Tanjung Selor, sekira pukul 07.25 WITA kemarin (9/10), kandas di sungai dekat muara Tanjung Selor, Bulungan setelah 25 menit perjalanan.

Diduga penyebab kandasnya speedboat yang dinakhodai oleh Kadir akibat menabrak gusung hingga akhirnya kandas.

Kepala Seksi Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli KSOP Tarakan, Syaharuddin mengatakan, dirinya sudah menerima laporan terkait kecelakaan speedboat tersebut, sekira pukul 07.50 WITA dari agen pelayaran. Namun, ia belum bisa memastikan apakah penyebab speedboat nahas tersebut kandas karena gusung.

"Saya belum bisa pastikan terkait penyebab kandasnya, karena belum ada komunikasi langsung dengan nakhoda," ujarnya.

Dari laporan yang dirinya terima seluruh penumpang berjumlah 35 orang dewasa dan satu anak dalam kondisi baik, tidak ada yang terluka, meski sebelumnya penumpang sempat panik karena peristiwa ini. Pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan UPP Tanjung Selor, maupun instansi terkait lainnya untuk dapat memberikan bantuan. Pihaknya juga sudah memerintahkan pihak operator yaitu agen pelayaran untuk segera mengirimkan makanan.

"Kita masih terkendala surut air yang begitu jauh. Sehingga kapal bantuan tidak bisa merapat ke kapal yang kandas. Sehingga perbekalan harus dibawa melalui darat," ujarnya.

Sekitar pukul 13.00 WITA seluruh penumpang berhasil dievakuasi dengan menggunakan speedboat lain yang diusahakan oleh pihak agen. Sementara speedboat Menara Gading 01 baru bisa dievakuasi sekitar pukul 15.30 WITA setelah air pasang.

"Speedboat langsung dibawa ke Tarakan, untuk sementara speedboat ini tidak beroperasi dulu karena akan dilakukan pemeriksaan berikut nakhodanya," bebernya.

Sementara itu, Kepala Kesyahbandaran Kelaiklautan Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas II Tanjung Selor, Mulyono saat dikonfirmasi membenarkan bahwa speedboat SB Menara Gading kandas di muara Bulungan.

“Kita belum bisa mengevakuasi penumpang, karena air masih surut. Evakuasi baru bisa dilakukan setelah air pasang,” kata Mulyono kepada Radar Tarakan, Rabu (9/10).

Penumpang, sambung Mulyono, sempat tidak dipindahkan ke speedboat lain. Sebab, jika speedboat tetap merapat untuk mengevakuasi penumpang sudah pasti akan ikut kandas. Meski begitu, untuk konsumsi telah disediakan dari pihak agen. Saat ini konsumsi telah dibawa ke lokasi. Hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan penyebab pasti kadasnya speedboat tersebut.

Untuk penumpang yang ke Tanjung Selor dievakuasi menggunakan dua speedboat bermesin tunggal. Sedangkan penumpang yang kembali ke Tarakan menggunakan speedboat yang kandas. "23 orang melanjutkan perjalanan ke Tanjung Selor, dan 12 orang kembali ke Tarakan," ungkap Mulyono.

Saat ini, sambung Mulyono, speedboat sudah berada di Tarakan. Hari ini akan dilakukan pemeriksaan oleh KSOP Tarakan. Kewenangan pemeriksaan sepenuhnya ada di KSOP. Karena speedboat berangkat dari Tarakan bukan dari Tanjung Selor. "Jadi sepenuhnya kewenangan ada di KSOP. Sebab, speedboat itu belum sampai di Tanjung Selor," sebutnya.

Agar hal serupa tidak lagi terjadi, pihaknya mengimbau kepada seluruh nakhoda agar lebih memperhatikan pola pasang surut air. Mulyono meyakini bahwa semua nakhoda sudah mengetahui mana saja jalur yang dalam pada saat air surut.

“Jadi jangan sesekali mengambil risiko jalur itu bisa ditembus atau tidak. Karena selama ini hal seperti itu kerap terjadi. Jangan seperti main judi dapat atau tidak. Semua itu harus diperhitungkan," bebernya.

Mulyono mengakui bahwa kejadian itu bukan kali pertama terjadi. Sebelumnya juga kejadian yang sama juga pernah terjadi di tempat yang sama. Oleh karena itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh nakhoda lainnya agar lebih berhati-hati.

"Hari-hari para nakhoda ini melintasi jalur itu. Harusnya sudah tahu mana alur yang dalam dan mana yang tidak," ungkapnya.

“Kita akan periksa nakhoda untuk memastikan apa yang menjadi penyebab speedboat itu sampai terdampar, speedboat lain bisa lewat kenapa speedboat itu bisa terdampar,” bebernya.

Kapolres Bulungan AKBP Andrias Nugroho Susanto melalui Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KPPP) Polres Bulungan, Aiptu Marjono mengatakan, sepeedboat itu kandas karena mengambil jalur terlalu ke kiri. “Sepeedboat ini terlalu ke kiri, dan jalur itu sangat dangkal,” bebernya.

Berdasarkan pemantauan personel yang bertugas di Pos Muara Bulungan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Dan kondisi speedboat juga masih terdampar di area lumpur. Hal itu juga yang menyulitkan petugas untuk mengevakuasi speedboat.

“Kita belum bisa tarik, karena penuh dengan lumpur, satu-satunya cara untuk bisa mengevakuasi speedboat itu hanya menunggu saat air pasang,” pungkasnya. (jnr/*/jai/eza)


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 09:57

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

 JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:45

Asik Ngopi, 4 PNS Terjaring Satpol PP

 TARAKAN – Razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:41

Penyelundupan Daging Kerbau Meningkat

 TARAKAN – Berbatasan dengan Malaysia, potensi penyelundupan barang dari Malaysia…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:22

Pastikan Kaltara Kondusif Jelang Pelantikan Presiden

 TARAKAN- Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20…

Selasa, 15 Oktober 2019 20:45

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:54

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

   TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:42

Tertinggi Kedua, IPK Kaltara di Atas DKI Jakarta

 JAKARTA - Meski baru berusia 6 tahun, Provinsi Kalimantan Utara…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:30

KUMAT..!! Gas Elpiji 3 Kilogram Langka Lagi

 TARAKAN - Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram di Kota…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:22

Antara Prestasi dan Nama Daerah

   MOES Santoso, sangat menyayangkan keberhasilan cucunya ini tidak membawa…

Senin, 14 Oktober 2019 21:39

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu (BKIPM)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*