MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 08 Oktober 2019 08:44
BNN Ungkap Salah Satu Jaringan Narkoba Terbesar di Kalimantan
PARAH..!! Mantan Lurah Kawal Sabu 38 Kg
JARINGAN KAKAP: BNN bersama Bea Cukai merilis tangkapan tersangka kepemilikan narkoba jenis sabu seberat 38 kg, di BNNK Balikpapan, Senin (7/10).

PROKAL.CO, TARAKAN – Badan Narkotika Nasional (BNN) berhasil mengungkap salah satu jaringan narkotika terbesar di Kalimantan. Salah satu kurir utama sabu-sabu sebeat 38 kg itu berstatus pegawai negeri sipil (PNS) aktif di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan.

FR (34), oknum PNS yang berdinas di Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP-PMK) Tarakan ditangkap dalam perjalanan ke Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim). Ia bersama seorang kurir lainnya berinisial AG (39). FR juga diketahui sempat menjabat lurah beberapa tahun lalu.

“Saya belum dapat memberikan komentar terkait itu, saya masih harus laporan dulu ke Pak Wali Kota (dr. Khairul, M.Kes),” jawab Kepala Satpol PP dan PMK Tarakan Hanip Matiksan saat dikonfirmasi media ini.

 

KALI KEDUA 38 KG

Kasus ini mulai terungkap di wilayah Kecamatan Bengalon, Kabupaten Kutai Timur, Kaltim. Ini merupakan tangkapan ketiga dengan jumlah lebih dari 20 kg, dalam tiga bulan terakhir. Sebelumnya Polres Nunukan mengamankan sabu 20 kg tujuan Sulawesi Selatan (Sulsel). Pada Sabtu 20 Juli, sabu seberat 38 kg diamankan BNN dari tangan AF (20) warga Samarinda.

Umumnya, barang haram tersebut berasal dari Tawau, Malaysia masuk memanfaatkan perbatasan Nunukan. Kemudian menuju Bulungan dan berakhir di Kaltim jika melalui jalur darat. Tarakan juga menjadi salah satu wilayah yang dilalalui. Sedangkan, untuk sampai ke Sulsel, melalui jalur laut dengan menumpangi kapal menuju Sulsel.

Terungkapnya pengiriman sabu ini dari Tawau, Malaysia menuju Kaltim melalui wilayah Kaltara yang dilakukan BNN bersama tim gabungan Badan Narkotika Nasional dan Bea dan Cukai (Kanwil DJBC Kalbagtim, KPPBC Samarinda, KPPBC Sangatta dan KPPBC Tarakan yang melakukan pengintaian sejak Sabtu (5/10).

Pada saat penggeledahan didapati dua tas berwarna hitam yang keseluruhannya berisi 38 kemasan plastik berisi serbuk kristal yang diduga narkotika golongan satu jenis sabu. Narkotika ini disembunyikan di kotak kayu penyimpanan sound system.

Dari penindakan tersebut dilakukan controlled delivery ke Kota Samarinda. Di sana penerima dan jaringannya. Selain FR dan AG, juga ada tersangka TN alias T (51) dan RD (32) selaku penerima.

Sebelum diamankan, perjalanan barang haram tersebut dari Tarakan, Kaltara menuju Kaltim. Dengan memanfaatkan jalur perairan laut menuju Tarakan. Kemudian, dari Tarakan menuju Bulungan dan dilanjutkan melalui jalur darat menuju Kaltim.

Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit melalui Direktur Resnarkoba Kombes Pol Adi Affandi ketika dikonfirmasi terkait pengungkapan sabu dengan jumlah besar belum mengetahui pasti. Sebab, pihaknya belum mendapatkan informasi ada pelaku yang diamankan merupakan warga Tarakan.

“Kami belum mengetahui soal pengungkapan sabu. Kalau kurir asal Tarakan juga belum kami ketahui. Ini informasi (diketahui) dari teman-teman wartawan,” singkatnya kepada Radar Tarakan, Senin (7/10).

Namun yang pasti, pihaknya terus berupaya mengungkap penyelundupan narkoba yang masuk ke Kaltara. Bahkan, untuk menunjang kinerja Ditresnarkoba Polda Kaltara pihaknya telah mengusulkan peralatan canggih. “Upaya kami tetap membongkar jaringan narkoba ini. Karena ini membahayakan, merusak generasi bangsa,” tegasnya.

Hal senada yang disampaikan Kapolres Bulungan, AKBP Andrias Susanto Nugroho dikonfirmasi. Informasi pengungkapan narkotika sebanyak 38 kg yang melintas di Bulungan belum diketahui pasti pihaknya. “Kami belum mengetahui soal itu. Nanti kami pastikan dulu,” ucap Kapolres Andrias Susanto Nugroho.

Dijelaskan, kondisi dan letak geografis Bulungan menjadi alasan kenapa selama ini penyelundupan narkotika terus menggempur wilayah Kaltara. Kemudian, jumlah personel saat ini terbilang minim. “Banyak jalur-jalur tikus di Bulungan. Kondisi yang sama juga di beberapa derah seperti Berau. Kondisi ini dimanfaatkan para pelaku,” ulasnya.

Kepala Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Utara (Kaltara) Brigjen Pol Herry Dahana mengatakan, penangkapan tersebut dilakukan oleh BNN pusat. Terdapat 4 pelaku di dalamnya.

“Kalau ada warga Tarakan di situ saya tidak tahu, yang jelas yang menangkap kali ini BNN pusat,” ungkapnya.

Mengenai pengembangannya di Kaltara, kata Herry, BNNP Kaltara tentunya akan membantu. “Bila ada instruksi dari pimpinan, kami siap membantu untuk mengembangkan kasus ini,” ucapnya.

Wali Kota Tarakan dr. Khairul M.Kes, mengatakan mengetahui penangkapan itu dari informasi yang disampaikan awak media. “Saya baru tahu informasi ini dari media, belum ada info resmi ke Pemerintah Kota Tarakan,” singkatnya. (jnr/shy/akz/lim)

 


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 09:57

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

 JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:45

Asik Ngopi, 4 PNS Terjaring Satpol PP

 TARAKAN – Razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:41

Penyelundupan Daging Kerbau Meningkat

 TARAKAN – Berbatasan dengan Malaysia, potensi penyelundupan barang dari Malaysia…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:22

Pastikan Kaltara Kondusif Jelang Pelantikan Presiden

 TARAKAN- Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20…

Selasa, 15 Oktober 2019 20:45

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:54

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

   TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:42

Tertinggi Kedua, IPK Kaltara di Atas DKI Jakarta

 JAKARTA - Meski baru berusia 6 tahun, Provinsi Kalimantan Utara…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:30

KUMAT..!! Gas Elpiji 3 Kilogram Langka Lagi

 TARAKAN - Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram di Kota…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:22

Antara Prestasi dan Nama Daerah

   MOES Santoso, sangat menyayangkan keberhasilan cucunya ini tidak membawa…

Senin, 14 Oktober 2019 21:39

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu (BKIPM)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*