MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 08 Oktober 2019 08:22
Barang Bukti Dimusnahkan, Perkara Menuju Jaksa
DIMUSNAHKAN: Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan memimpin proses pemusnahan di Mapolres Tarakan, kemarin (7/10).

PROKAL.CO, TARAKAN – Ragam kasus sabu di Tarakan. Misalnya kemarin (7/10), sebanyak 795,21 gram sabu dimusnahkan Satreskoba Polres Tarakan. Barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil pengungkapan 5 perkara narkotika. Kelima perkara tersebut dalam proses sebelum diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan.

Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan mengungkapkan, dari kasus tersebut terdapat tersangka AM dengan barang bukti terbanyak yaitu 611 gram. Kemudian terdapat juga tersangka S dengan barang bukti 33,5 gram, AS dengan barang bukti 10,7 gram dan TS sebanyak 9,7 gram.

“Semua barang bukti yang kami musnahkan ini merupakan hasil pengungkapan selama bulan September. Barang buktinya sudah kami sisihkan juga untuk pembuktian di persidangan nantinya,” kata Yudhistira.

Diakui Kapolres, selama ini pemusnahan barang bukti dilakukan sebelum perkara tersebut inkrah. Lantaran pihaknya ingin mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Kepolisian juga memastikan bahwa barang bukti yang dimusnahkan adalah narkotika, setelah diuji Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Tarakan.

“Sebelum dimusnahkan, kami sudah ada penetapan juga dari pengadilan dan pihak kejaksaan,” bebernya.

Kasat Reskoba Polres Tarakan AKP Danang Yudanto mengungkapkan, pelaku TS diamankan di rumahnya di Karang Rejo. TS berdalih berjualan sabu untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Saat itu polisi mendapati sabu di dalam kaos kaki, satu bungkus besar di dalam gayung dan sisanya di atas meja ruang tamu.

“Untuk tersangka AM merupakan tersangka barang bukti paling banyak. Barang buktinya ini dia dapatkan dari jaringan Malaysia. Diduga AM ini jaringannya besar dan berhubungan dengan jaringan internasional,” ungkapnya.

Pihaknya juga masih mendalami pembeli dan berapa kali sudah AM melakukan transaksi. Namun sementara dari pengakuan AM, dia mendapatkan sabu tersebut dari seseorang yang ia tak kenal dan hanya berhubungan via telpon. AM sendiri tidak pernah orang tersebut. “Sabunya itu kami amankan di rumahnya dan di motornya,” pungkas Danang.

 

MINTA TERDAKWA DIBEBASKAN

Lain lagi dengan kasus yang tengah bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan. Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Mardawiah alias Wiwi, terdakwa pemilik sabu sebanyak 0,61 gram dengan 9 tahun penjara. Melalui tuntutan tersebut, kuasa hukum terdakwa yaitu Nunung Tri Sulistyawati, meminta agar majelis hakim membebaskan semua tuntutan yang diajukan oleh JPU.

Menurutnya, kondisi Wiwi yang mengalami kebutaan merupakan salah satu pembelaan yang diajukan kepada majelis hakim. Status kebutaan Wiwi sendiri sudah dibuktikan pihaknya dengan adanya surat keterangan dokter pemerintah pada RSUD Tarakan No: YM.01.02.2.2.9727.V.2009, tanggal 9 Mei 2009.

“Jadi menganggap kalau kekurangan terdakwa ini banyak dimanfaatkan oleh penyidik BNNK,” katanya.

Ditambahkannya, kemudian Wiwi dianggap terlibat dalam perkara tersebut hanya dengan kesaksian Yuli, yang juga terdakwa dalam perkara yang sama. Meski hanya mengandalkan kesaksian Yuli, namun tidak ada satu pun saksi lain yang melihat bahwa Wiwi dan Yuli bertransaksi narkotika.

“Si Yuli juga mengaku di persidangan kalau dia datang untuk meminjam uang Rp 250 ribu. Kemudian si Yuli ini mengaku kalau membeli sabu dari seorang berinisial LN,” beber Nunung.

Lebih lanjut diungkapkan Nunung, dari keterangan Wiwi sempat menyatakan kalau ia difitnah oleh Yuli. Terhadap uang Rp 250 ribu, Wiwi mengakui kalau ia meminjamkan ke Yuli lantaran mengakui anaknya kecelakaan.

“Kemudian terdakwa ini juga tidak terbukti sebagai pengguna sabu, saat dilakukan tes urine,” imbuhnya.

Dari tuntutan JPU juga, Nunung menilai tidak adanya perikemanusiaan dan tidak mencerminkan rasa keadilan. Lantaran JPU tidak melihat kondisi Wiwi. Selain itu, saat Wiwi diamankan oleh penyidik, tidak ada satu pun barang bukti yang dikuasai oleh Wiwi. “Makanya kami berharap majelis hakim menerima pembelaan kami dan menyatakan bahwa terdakwa tidak bersalah,” harapnya.

Diberitakan sebelumnya, terdakwa Wiwi diamankan pada 2 Mei lalu lantaran diduga memiliki narkotika. Wiwi diamankan penyidik BNNK Tarakan setelah Yuli. Sebab, dari keterangan Yuli ia mendapatkan sabu itu dari Wiwi dan di rumah Wiwi petugas menemukan sebungkus sabu. Namun Wiwi mengakui sabu tersebut milik adiknya dan tersimpan di kamarnya. (zar/lim)

 


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 09:57

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

 JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:45

Asik Ngopi, 4 PNS Terjaring Satpol PP

 TARAKAN – Razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:41

Penyelundupan Daging Kerbau Meningkat

 TARAKAN – Berbatasan dengan Malaysia, potensi penyelundupan barang dari Malaysia…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:22

Pastikan Kaltara Kondusif Jelang Pelantikan Presiden

 TARAKAN- Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20…

Selasa, 15 Oktober 2019 20:45

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:54

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

   TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:42

Tertinggi Kedua, IPK Kaltara di Atas DKI Jakarta

 JAKARTA - Meski baru berusia 6 tahun, Provinsi Kalimantan Utara…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:30

KUMAT..!! Gas Elpiji 3 Kilogram Langka Lagi

 TARAKAN - Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram di Kota…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:22

Antara Prestasi dan Nama Daerah

   MOES Santoso, sangat menyayangkan keberhasilan cucunya ini tidak membawa…

Senin, 14 Oktober 2019 21:39

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu (BKIPM)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*