MANAGED BY:
JUMAT
28 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 08 Oktober 2019 08:22
Barang Bukti Dimusnahkan, Perkara Menuju Jaksa
DIMUSNAHKAN: Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan memimpin proses pemusnahan di Mapolres Tarakan, kemarin (7/10).

PROKAL.CO, TARAKAN – Ragam kasus sabu di Tarakan. Misalnya kemarin (7/10), sebanyak 795,21 gram sabu dimusnahkan Satreskoba Polres Tarakan. Barang bukti yang dimusnahkan tersebut merupakan hasil pengungkapan 5 perkara narkotika. Kelima perkara tersebut dalam proses sebelum diserahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tarakan.

Kapolres Tarakan AKBP Yudhistira Midyahwan mengungkapkan, dari kasus tersebut terdapat tersangka AM dengan barang bukti terbanyak yaitu 611 gram. Kemudian terdapat juga tersangka S dengan barang bukti 33,5 gram, AS dengan barang bukti 10,7 gram dan TS sebanyak 9,7 gram.

“Semua barang bukti yang kami musnahkan ini merupakan hasil pengungkapan selama bulan September. Barang buktinya sudah kami sisihkan juga untuk pembuktian di persidangan nantinya,” kata Yudhistira.

Diakui Kapolres, selama ini pemusnahan barang bukti dilakukan sebelum perkara tersebut inkrah. Lantaran pihaknya ingin mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Kepolisian juga memastikan bahwa barang bukti yang dimusnahkan adalah narkotika, setelah diuji Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Tarakan.

“Sebelum dimusnahkan, kami sudah ada penetapan juga dari pengadilan dan pihak kejaksaan,” bebernya.

Kasat Reskoba Polres Tarakan AKP Danang Yudanto mengungkapkan, pelaku TS diamankan di rumahnya di Karang Rejo. TS berdalih berjualan sabu untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya. Saat itu polisi mendapati sabu di dalam kaos kaki, satu bungkus besar di dalam gayung dan sisanya di atas meja ruang tamu.

“Untuk tersangka AM merupakan tersangka barang bukti paling banyak. Barang buktinya ini dia dapatkan dari jaringan Malaysia. Diduga AM ini jaringannya besar dan berhubungan dengan jaringan internasional,” ungkapnya.

Pihaknya juga masih mendalami pembeli dan berapa kali sudah AM melakukan transaksi. Namun sementara dari pengakuan AM, dia mendapatkan sabu tersebut dari seseorang yang ia tak kenal dan hanya berhubungan via telpon. AM sendiri tidak pernah orang tersebut. “Sabunya itu kami amankan di rumahnya dan di motornya,” pungkas Danang.

 

MINTA TERDAKWA DIBEBASKAN

Lain lagi dengan kasus yang tengah bergulir di Pengadilan Negeri (PN) Tarakan. Jaksa penuntut umum (JPU) menuntut Mardawiah alias Wiwi, terdakwa pemilik sabu sebanyak 0,61 gram dengan 9 tahun penjara. Melalui tuntutan tersebut, kuasa hukum terdakwa yaitu Nunung Tri Sulistyawati, meminta agar majelis hakim membebaskan semua tuntutan yang diajukan oleh JPU.

Menurutnya, kondisi Wiwi yang mengalami kebutaan merupakan salah satu pembelaan yang diajukan kepada majelis hakim. Status kebutaan Wiwi sendiri sudah dibuktikan pihaknya dengan adanya surat keterangan dokter pemerintah pada RSUD Tarakan No: YM.01.02.2.2.9727.V.2009, tanggal 9 Mei 2009.

“Jadi menganggap kalau kekurangan terdakwa ini banyak dimanfaatkan oleh penyidik BNNK,” katanya.

Ditambahkannya, kemudian Wiwi dianggap terlibat dalam perkara tersebut hanya dengan kesaksian Yuli, yang juga terdakwa dalam perkara yang sama. Meski hanya mengandalkan kesaksian Yuli, namun tidak ada satu pun saksi lain yang melihat bahwa Wiwi dan Yuli bertransaksi narkotika.

“Si Yuli juga mengaku di persidangan kalau dia datang untuk meminjam uang Rp 250 ribu. Kemudian si Yuli ini mengaku kalau membeli sabu dari seorang berinisial LN,” beber Nunung.

Lebih lanjut diungkapkan Nunung, dari keterangan Wiwi sempat menyatakan kalau ia difitnah oleh Yuli. Terhadap uang Rp 250 ribu, Wiwi mengakui kalau ia meminjamkan ke Yuli lantaran mengakui anaknya kecelakaan.

“Kemudian terdakwa ini juga tidak terbukti sebagai pengguna sabu, saat dilakukan tes urine,” imbuhnya.

Dari tuntutan JPU juga, Nunung menilai tidak adanya perikemanusiaan dan tidak mencerminkan rasa keadilan. Lantaran JPU tidak melihat kondisi Wiwi. Selain itu, saat Wiwi diamankan oleh penyidik, tidak ada satu pun barang bukti yang dikuasai oleh Wiwi. “Makanya kami berharap majelis hakim menerima pembelaan kami dan menyatakan bahwa terdakwa tidak bersalah,” harapnya.

Diberitakan sebelumnya, terdakwa Wiwi diamankan pada 2 Mei lalu lantaran diduga memiliki narkotika. Wiwi diamankan penyidik BNNK Tarakan setelah Yuli. Sebab, dari keterangan Yuli ia mendapatkan sabu itu dari Wiwi dan di rumah Wiwi petugas menemukan sebungkus sabu. Namun Wiwi mengakui sabu tersebut milik adiknya dan tersimpan di kamarnya. (zar/lim)

 


BACA JUGA

Kamis, 27 Februari 2020 14:32

Tahap Satu Telan Rp 60 Miliar

TARAKAN - Kawasan Pantai Amal di Kecamatan Tarakan Timur memang…

Kamis, 27 Februari 2020 14:29

Awang Beri Bantuan karena Merasa Senasib

TARAKAN - Mantan Gubernur Kalimantan Timur 2008-2018  Dr. H. Awang…

Kamis, 27 Februari 2020 14:27

Ruang Pendingin Ikan Belum Sesuai Fungsi

TARAKAN- Balai Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (BKIPM) Tarakan masih…

Kamis, 27 Februari 2020 14:26

Pantai Amal Dipercantik Pemkot, Tahap Satu Telan Rp 60 Miliar

TARAKAN - Kawasan Pantai Amal di Kecamatan Tarakan Timur memang…

Kamis, 27 Februari 2020 14:25

Gerindra Pesimistis Usung Kader di Pilgub

TARAKAN – Hasil rapimnas Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) akhir…

Senin, 24 Februari 2020 15:26

Pengemudi Tiba-Tiba Pusing, Hajar Dagangan Warga

TARAKAN – Diduga di luar kendali, sebuah mobil Toyota Rush…

Minggu, 23 Februari 2020 10:44

Kecepatan Ideal di Gunung Selatan 40 Km per Jam

TARAKAN – Sejumlah kecelakaan terjadi di Jalan Gunung Selatan. Minimnya…

Minggu, 23 Februari 2020 10:43

Kecepatan Ideal di Gunung Selatan 40 Km per Jam

TARAKAN – Sejumlah kecelakaan terjadi di Jalan Gunung Selatan. Minimnya…

Minggu, 23 Februari 2020 10:41

Ujian Nasional Tetap Berjalan Tahun Ini

TARAKAN - Wacana penghapusan ujian nasional (UN) ternyata menuai perhatian…

Minggu, 23 Februari 2020 10:40

Banyak Masyarakat Belum Tahu e-Parking

TARAKAN - Meski telah diterapkan selama dua bulan, namun pelaksanaan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers