MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 07 Oktober 2019 09:23
Bercerita Perpindahan Suku Oma Lung Tahun 1968
SYARAT MAKNA: Tarian Faso Lepu “Bo’o” di Desa Wisata Setulang memiliki sebuah kisah panjang. Khususnya dalam perjalanan warganya dari Desa Long Sa’an ke Setulang.

PROKAL.CO, MENYAKSIKAN secara langsung Tarian Faso Lepu Bo’o di Desa Wisata Setulang, Kecamatan Malinau Selatan Hilir merupakan salah satu yang sangat dinanti-nantikan bagi para wisatawan. Baik lokal ataupun mancanegara saat berkunjung ke desa tersebut.

Bagaimana tidak, tarian itu memiliki sebuah nilai histori yang teramat tinggi. Dan bagi penulis sendiri, itu merupakan pengalaman pertama. Ya, lantaran saat itu digelarnya HUT Desa Wisata Setulang dengan menampilkan beragam tarian dan lainnya.

Akhirnya, tak cukup lama persiapan dilakukan oleh penari. Dan musik dengan alat–alat tradisional pun dimainkan. Disertai dengan sebuah narasi yang dibacakan oleh Basmairan. Yakni warga desa setempat yang juga sebagai Pokdarwis.

Terdengar dari sebuah narasinya bahwa tarian itu bercerita tentang proses perpindahan masyarakat Suku Oma Lung dari Desa Long Sa’an ke Desa Setulang. Tepatnya, pada tahun 1968. Mereka saat itu memulai perjalanan hingga berbulan-bulan. Tak lain, untuk kembali membuka lahan yang kini tengah mereka tempati.

Diketahui, Desa Long Sa’an itu terletak sangat jauh di kawasan pegunungan di pedalaman rimba raya Kalimantan, atau di sekitar hulu Sungai Pujungan.

Dan sembari para penari itu memperagakan apa yang ada dalam narasinya tersebut. Basmairan pun terus dengan lugas membacakan akan makna dari tarian.

Yaitu, bicara kehidupan masyarakat di Desa Long Sa’an saat itu pada zamannya sangatlah sederhana. Ya, mereka ibarat hanya bergantung pada alam yang indah yang diciptakan oleh sang Pencipta. “Dalam kesederhanaan itu, mereka tetap bisa menikmati alam yang telah pencipta berikan kepada mereka,” terangnya dalam narasinya.

“Bercocok tanam dengan berladang membuat sawah dan berkebun, berburu binatang di hutan dan mencari ikan di sungai. Itulah rutinitas yang mereka lakukan setiap harinya,” sambungnya.

Lantaran jauh dari pusat kota pemerintahan. Masyarakat ini pun saat itu sangat terisolir. Tidak ada namanya pendidikan, kesehatan dan tempat untuk menjual hasil bumi. Mereka semua butuh perjuangan dan perjalanan yang lama untuk mendapatkan apa yang diharapkan. “Akhirnya, dari keterisoliran itu dan disertai beberapa alasan lain Alm Adjang Lidem. Nama yang diabadikan sebagai nama lamin adat pun memimpin perjalanan. Tujuannya, agar dapat menikmati kehidupan yang lebih baik,” kisahnya.

Namun, siapa menyangka. Niat yang hendak diutarakan dalam sebuah rapat besar kala itu untuk membawa masyarakatnya berpindah dari Long Sa’an ke Desa Setulang. Ternyata, ada warga yang tak setuju. Akan tetapi, berbekal akan keyakinan yang kuat tentang sebuah lokasi yang dituju dan saat ini menjadi Desa Setulang. Warga pun sepakat untuk berpindah.

“Saat itu pun ada sebuah kesepakatan. Yaitu ketika nanti berpindah, semua harus tetap bersatu. Seumpama berada di dalam gong. Pada saat diputar pun tidak boleh keluar dari dalam gong tersebut. Karena gong itu tidak mungkin terbalik, ketika diputar ke kiri dan ke kanan,” akhirnya.

Tarian Faso Lepu Bo’o itu pun berakhir. Dan masyarakat yang menyaksikan saat itu pun menyambut meriah dengan tepuk tangannya. (***/eza)


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 11:40

Perbedaan Tidak Usah Dipersoalkan

 MALINAU – Indonesia memiliki beragam agama, adat, suku, budaya, yang…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:36

Bupati Hadiri Coffee Morning di Polres

 MALINAU – Untuk meningkatkan tali silaturahmi antara pemerintah, kepolisian dan…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:26

Sosialisasi PUSPA di Bumi Intimung

 MALINAU - Forum Partisipasi Publik untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:47

Bankaltimtara Hadir Layani Masyarakat di Perbatasan

 MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si mengungkapkan layanan…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:43

“Melangkah Bersama Membangun Negeri”

 MALINAU – Menghadiri undangan perayaan dan syukuran Hari Ulang Tahun…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:37

Pakai Batik Malinau, Bankaltimtara Diapresiasi Bupati

 MALINAU – Ada yang mencuri perhatian Bupati Malinau Dr. Yansen…

Senin, 14 Oktober 2019 09:43

Gedung STTS Malinau Mulai Dibangun

 MALINAU – Kabupaten Malinau semakin memperlihatkan perannya membangun bangsa dan…

Senin, 14 Oktober 2019 09:40

Jadi Catatan Tinta Emas dan Sejarah

 MALINAU - Dengan telah dimulainya pembangunan gedung Sekolah Tinggi Theologia…

Senin, 14 Oktober 2019 09:34

Jawab Kebutuhan Pendidikan Dalam Bidang Agama

 MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si mengatakan bahwa…

Jumat, 11 Oktober 2019 10:46

Komitmen Dukung Anak, Langsung Galang Dana

 MALINAU – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si mengungkapkan kebanggaannya…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*