MANAGED BY:
JUMAT
03 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 07 Oktober 2019 08:37
Dunia olahraga kembali berduka, H. Muhammad Badrani, mantan sekretaris Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Tarakan berpulang ke pangkuan Sang Khalik dikarenakan penyakit jantung yang dideritanya. Selain pernah menjabat sebagai pengurus inti di
Tanjung Perak, Tembang Terakhir Oldies Bersama

Mantan Sekretaris KONI Tarakan H. Muhammad Badrani Berpulang

DIKENAL SEBAGAI PEMUSIK: H. Muhammad Badrani (kanan) semasa hidupnya bersama sang istri.

PROKAL.CO, MUHAMMAD Badrani atau yang akrab disapa Badrani dikenal sebagai sosok tokoh masyarakat hingga musisi senior di Kota Tarakan. Tidak hanya aktif di music, Badrani menjadi sosok inspiratif bagi dunia olahraga. Pria kelahiran Balikpapan 1 Juli 1951 ini juga pernah menjabat sebagai sekretaris KONI Tarakan 2011-2014 silam, saat Kota Tarakan masih tergabung dengan Kalimantan Timur.

Badrani yang dikenal ramah itu juga pernah menjabat bendahara Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) Tarakan. Kala itu PSTK yang menjadi tim sepakbola kebanggaan Kota Tarakan masih berjaya, hingga di akhir masa jabatannya.

Sekira pukul 02.00 WITA Minggu (6/10) dini hari H. Muhammad Badrani dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tarakan dikarenakan penyakitnya. Sebelumnya almarhum diketahui sedang sibuknya dengan aktivitasnya bermusik, bersama Band Oldies yang dibentuk 20 tahun silam.

Kerabat dekat almarhum baik di Oldies hingga di olahraga yakni Syahrial yang juga menjabat sebagai ketua umum Ikatan Olahraga Dansa Indonesia (IODI) Kaltara mengetahui wafatnya almarhum saat dihubungi oleh pihak keluarga. Sebelum wafat almarhum Badrani masih tampil dengan Oldies di salah satu kafe.

Syahrial tidak memiliki firasat apa pun jika sang kerabat dekatnya tersebut akan meninggalkannya untuk selamanya. "Saya tidak mengira beliau sangat cepat pergi, kami Sabtu siang masing sama-sama menikmati makan siang sambil bercanda, beliau juga terakhir menyampaikan wejangannya kepada saya. Katanya kita hidup jangan memikirkan apa-apa, kita jalani saja hidup ini. Pesan ini yang terakhir saya dengar, bahkan saat tampil malam hari pun saya tidak ada firasat apa pun," ujarnya sambil terisak.

Almarhum juga beberapa waktu lalu sempat menggelar konser pertamanya di salah satu hotel bintang di Tarakan dengan tajuk Golden Memory. Bersama Oldies, Badrani menjadi salah satu pioner  dengan sexophone kesayangannya. Penampilan terakhirnya Sabtu (5/10), dengan lagu Tanjung Perak. "Penampilan beliau malam itu sangat bagus sekali, saat itu saya menyanyikan lagu Tanjung Perak yang menjadi salah satu lagu favorit almarhum, karena saya sangat tahu betul beliau itu gemar dengan unsur jazz," lanjut Syahrial.

Dengan berpulangnya Badrani ke pangkuan Ilahi, Band Oldies yang dikenal dengan cover lagu lawas harus vakum sementara waktu. "Saya sudah tidak bersemangat lagi bermusik dengan berpulangnya sahabat saya, saya sudah tidak bergairah. Saya tidak tahu lagi seperti apa," bebernya.

Bahkan rencananya Oldies bakal tampil di malam penutupan tahun 2019 yang menjadi agenda rutin band tembang kenangan tersebut di Tarakan untuk menghibur masyarakat di Tarakan. Dengan berpulangnya satu personil Oldies kemungkinan hal itu diurungkan.

Mendiang Badrani diketahui meninggalkan dua orang anak, di umur 68 tahun dengan satu orang cucu. Di mata sang anak sosok Badrani merupakan motivator yang andal di keluarga. Anak kedua almarhum Kun Prayogie Herlambang mengakui sosok sang ayah merupakan inspirasinya hingga akhir hayat beliau. Mulai dari berorganisasi hingga ketekunannya menjadi kepala keluarga. Pria yang akrab disapa Yogi mengakui dalam keluarga kemampuan bermusik menjadi hobi sang ayah. Namun tidak ada yang mewarisi.

"Sebenarnya saya juga baru tau bapa itu bisa main sexophone semenjak beliau kembali aktif bermusik lagi, kalau saya dengan kakak saya hanya sebatas penikmat saja. Malah kecintaan terhadap olahraga yang turun ke anaknya seperti saya ke basket," kata Yogi kepada media ini.

Yogi berusaha tabah dengan kepergian almarhum. (***/lim)


BACA JUGA

Rabu, 01 April 2020 14:09

KJRI: Perbatasan Sebatik Bocor

TARAKAN – Di tengah upaya menekan penyebaran virus Covid-19, di…

Rabu, 01 April 2020 13:59

Petambak Ditemukan Mengapung

TARAKAN - Sempat dilaporkan menghilang pada Senin (30/3) sekitar pukul…

Rabu, 01 April 2020 13:57

Puluhan Ribu Disinfektan Disemprotkan

Seluruh jajaran Polri di seluruh Indonesia melakukan penyemprotan disinfektan. Hal…

Rabu, 01 April 2020 13:56

1.113 Liter Sabun Cuci Tangan Terdistribusi

TARAKAN -  Setalah menerima sumbangan dari disributor sabun batang pada…

Rabu, 01 April 2020 13:53

Harga Cabai Rp 90 Ribu Sekilo

TARAKAN – Di tengah kegelisahan akan pandemi Covid-19, sejumlah kebutuhan…

Rabu, 01 April 2020 12:59

Pembelian Gula Mulai Dibatasi

TARAKAN- Stok gula mulai terasa langka di pasaran. Ini disebabkan…

Selasa, 31 Maret 2020 13:39

Satu Kontak Pasien 02 Positif

TARAKAN – Sebanyak 132 orang yang kontak erat dengan pasien…

Selasa, 31 Maret 2020 13:31

Jangan Panik, Stok Cukup dan Semua Toko Tetap Buka

PANDEMI Covid-19 di Kota Tarakan juga menimbulkan kepanikan setelah adanya…

Selasa, 31 Maret 2020 13:29

Lockdown, Gubernur: Itu Ditetapkan Pusat

GUBERNUR Kalimantan Utara (Kaltara), Dr. H. Irianto Lambrie menegaskan, kebijakan…

Selasa, 31 Maret 2020 13:26

Fasilitas Jemaah Eks Ijtima Gowa Diutamakan

TARAKAN - Sejumlah jemaah eks ijtima Pakatto, Gowa, Sulsel masih…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers