MANAGED BY:
SABTU
07 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 02 Oktober 2019 12:05
WNA Malaysia Mantan Narapidana Dideportasi
DIPULANGKAN: Imigrasi Kelas II Nunukan memulangkan seorang WNA Malaysia melalui Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, Selasa (1/10).

PROKAL.CO, NUNUKAN - Imigrasi Kelas II Nunukan mendeportasi seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Malaysia, Selasa (1/10). WNA Malaysia tersebut merupakan mantan narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas II B Nunukan yang terjaring kasus narkotika.

WNA Malaysia bernama Tahang (36) tersebut, dideportasi melalui Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Tunon Taka Nunukan dengan tujuan Tawau, Sabah- Malaysia menggunakan salah satu Kapal Fery. Tahang didampingi personel Imigrasi Kelas II Nunukan hingga sampai ke dalam kapal yang ditumpangi untuk memastikan keduanya benar-benar pulang ke Malaysia.

Kepala Seksi (Kasi) Intelejen dan Penindakan Keimigrasian Imigrasi Kelas II Nunukan, Bimo Mardi Wibowo mengatakan, pihaknya memulangkan WNA Malaysia tersebut, pasca petugas dari pihak Konsulat Jenderal Malaysia di Pontianak memberikan Tahang dokumen keimigrasian, yaitu acuan cemas atau paspor sekali jalan.

“Ya, yang bersangkutan (Tahang, Red) sudah dilengkapi paspor sebagai syarat pemulangan mereka ke negaranya,” ungkap Bimo kepada pewarta harian ini kemarin.

Dijelaskan Bimo, Tahang dipulangkan lantaran telah selesai menjalani hukuman kurungan di Lapas Kelas II Nunukan, selama 4 tahun 6 bulan. Karena juga melanggar Pasal 75 Undang-Undang (UU) RI nomor 6 tahun 2011 Tentang Keimigrasian, setelah didetensi di Ruang Detensi Kantor Imigrasi Kelas II Nunukan Kamis (12/9) lalu, maka Tahang pun harus dideportasi.

“Jadi berdasarkan prosedur yang berlaku, yang bersangkutan (Tahang, Red) langsung kami pulangkan kemarin setelah didetensi selama hampir 1 bulan. Di Malaysia nanti, ada yang akan menjemputnya karena kita sudah koordinasikan,” beber Bimo.

Tahang sendiri memang tersandung kasus narkotika. Tahang ditangkap tanpa dokumen keimigrasian oleh aparat keamanan ketika kedapatan membawa sabu di daerah Krayan. Tahang saat itu melanggar Pasal 112 ayat (1) UU RI nomor 35 tahun 2009 Tentang Narkotika, dan harus menjalani pidana penjara selama 5 tahun 6 bulan. (raw/fly)


BACA JUGA

Jumat, 06 Desember 2019 15:03

Akhir Tahun, WNI di Malaysia Makin Banyak yang Dideportasi

NUNUKAN – Pemerintah Malaysia terus mendeportasi ratusan Pekerja Migran Indonesia…

Jumat, 06 Desember 2019 14:53

218 Pelajar dan Mahasiswa Terima Beasiswa Cerdas

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan memberikan Beasiswa Nunukan Cerdas…

Kamis, 05 Desember 2019 13:07

Kapal Laut Dilarang Angkut Pakaian Bekas

NUNUKAN – Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe…

Rabu, 04 Desember 2019 12:35

Kasus Angkut BBM Ilegal, Bea Cukai Masih Fokus Periksa Saksi

NUNUKAN –Pihak Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe…

Selasa, 03 Desember 2019 13:29

Perkada Bisa Jadi Jalan Terakhir

NUNUKAN - Pembagian anggaran pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)…

Selasa, 03 Desember 2019 13:26

Usul Sekolah Filial, Harapkan Perbaikan Jalan

NUNUKAN – Usulan pembangunan gedung sekolah filial di Desa Tanjung…

Senin, 02 Desember 2019 14:59

Kenapa Ini...?? APBD 2020 Batal Disahkan

NUNUKAN – Rapat paripurna dengan agenda pengambilan keputusan Dewan Perwakilan…

Senin, 02 Desember 2019 14:56

Delapan Hektare Lahan Gosong

NUNUKAN – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di RT…

Jumat, 29 November 2019 14:50

Masuk Zona Hijau Pelayanan Publik

NUNUKAN – Ombudsman Republik Indonesia (ORI) memberikan kepatuhan dan kualitas…

Kamis, 28 November 2019 16:36

TNI dan TDM Patroli Patok Jilid Dua di Krayan

NUNUKAN – Patroli patok terkoordinasi jilid dua dilakukan dua negara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.