MANAGED BY:
KAMIS
26 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 30 September 2019 12:00
Liputan Khusus
Diprediksi 200 Ha Lahan Ludes

Tiga Perusahaan Diperiksa, Satu Tersangka

PEMADAMAN: Personel gabungan TNI Polri dan pemerintah daerah berupaya memadamkan api yang terjadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur.

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Bulungan selama September diperkirakan menghanguskan 200 hektare lahan. Lokasi yang menjadi titik karhutla terjadi di Kecamatan Tanjung Palas Timur.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan, Ali Patokah menjelaskan, karhutla yang ditangani pihaknya diprediksi hingga 90 ha. Dan jika melihat keseluruhan karhutla yang terjadi di Bulungan diprediksi mencapai hingga 200 ha.

“Kalau prediksi saya, yang kami tangani tidak terlalu banyak diprediksi tidak mencapai 100 ha lebih. Namun jika melihat keseluruhan diprediksi 200 ha lebih prediksi saya,” ucapnya Ali Patokah kepada Radar Kaltara, Ahad (29/9).

Dijelaskan, karhutla yang terakhir yang ditangani hingga berita ini diturunkan terjadi di Desa Wonomulyo, Desa Sajau Pungit pada Sabtu (28/9). Hujan yang mengguyur Bulungan pada Minggu (29/9) sekira 30 menit terjadi pukul 14.40 WITA diharapkan dapat memadamkan sisa karhutla. Sebab, titik api yang kembali bermunculan dikarenakan adanya ranting yang berada di tanah. Sehingga, dengan kondisi panas ditambah angin membuat karhutla kembali terjadi.

“Ini yang kesulitan kita. Karena ada ranting yang terbakar di dalam tanah sulit dijangkau. Alhamdulillah dengan hujan hari ini (kemarin, Red) mudah-mudahan tidak ada lagi titik api,” harapnya.

Karhutla yang terjadi di Kaltara menjadi perhatian serius pihak kepolisian. Buktinya, Kapolda Kaltara, Brigjen Pol Indrajt membentuk posko penanganan karhutla bersama TNI Polri, pemerintah daerah. Kemudian membentukan tim operasi khusus yang terdiri tiga tim khusus. Pertama, tim operasi preventif yang melakukan sosialisasi, imbauan langsung di masyarakat. Kemudian, tim khusus preemtif yang terdiri dari Babinsa dan Bhabinkabtimas melakukan patroli ke daerah rawan. Terakhir, tim penegakan hukum.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 25 November 2020 10:55

KLB di Kaltim, Kaltara Waspada H1N1

TANJUNG SELOR - Selain mewaspadai penyebaran virus Covid-19, masyarakat Kaltara…

Rabu, 25 November 2020 10:54

Tingkatkan PAD, 20 Tapping Box Dipasang

TANJUNG SELOR – Untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) di…

Rabu, 25 November 2020 10:53

Debit Air Hulu Sungai Kayan Naik

TANJUNG SELOR – Debit air Sungai Kayan yang berada di…

Rabu, 25 November 2020 10:52

2021, Kayan II Disuntik Rp 5 M

TANJUNG SELOR - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) melalui…

Rabu, 25 November 2020 10:50

Perda RTRW Belum Disahkan, Pembangunan KIPI Terhambat

TANJUNG SELOR – Meski telah mendapatkan  persetujuan substansi (persub) oleh…

Selasa, 24 November 2020 15:56

Polres Lakukan Pengamanan Melekat

TANJUNG SELOR - Polres Bulungan mengerahkan sebanyak 377 personel untuk…

Selasa, 24 November 2020 15:55

Terkikis Abrasi, Jalan Utama Nyaris Putus

TANJUNG SELOR – Akses jalan utama menuju Desa Tengkapak, Kecamatan…

Selasa, 24 November 2020 15:54

WASPADA..!! Risiko Tinggi Karena Penumpang Speedboat Tak Lagi Rapid Test

TANJUNG SELOR - Kebijakan untuk tidak lagi memberlakukan syarat wajib…

Selasa, 24 November 2020 15:54

Banjir dan Longsor Ancam Kaltara

TANJUNG SELOR - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Utara…

Senin, 23 November 2020 15:57

Kepsek Bersertifikat Masih Minim

TANJUNG SELOR – Dalam peningkatan kompetensi kepala sekolah (kepsek), Dinas Pendidikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers