MANAGED BY:
SENIN
25 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 30 September 2019 11:11
PDAM Kekeringan
PDAM Tegaskan Distribusi Air Tetap Berjalan
MENGECIL: Kondisi aliran air yang didistribusi PDAM Tirta Alam Tarakan ke rumah masyarakat semakin mengecil.

PROKAL.CO,

TARAKAN - Tidak turunnya hujan dalam waktu cukup lama, membuat Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam Tarakan harus berupaya keras untuk menjaga suplai dan distribusi air ke masyarakat. Saat ini, kondisi persediaan air baku pada embung dan sungai sedang menipis. Hal itu diperparah dengan tidak dapat difungsikannya lagie Binalatung karena  mengalami kekeringan.

Saat dikonfirmasi, Plt Kepala PDAM Tirta Alam Tarakan, Sudarto menerangkan, saat ini suplai air ke masyarakat tetap berjalan. Meski demikian, ia mengakui aliran air yang tersuplai semakin hari semakin mengecil. Walau begitu, ia menegaskan jika hal tersebut tidak mempengaruhi kualitas air yang tersuplai.

"Saat ini kondisi embung tetap dalam kondisi sama. Tidak ada penambahan air karena tidak adanya hujan, juga mungkin mengalami sedikit pengurangan karena penguapan air. Untuk sementara kami tidak bisa melakukan penyedotan sampai terjadinya beberapa kali hujan dalam intensitas besar," ujarnya, kemarin (28/9).

Ia menjelaskan, untuk produksi air di wilayah Tarakan Tengah dan Timur pihaknya masih bergantung pada beberapa sungai di Kelurahan Kampung Satu. Saat ini ia belum memilirkan untuk mencari opsi sungai penyuplai bantuan dari sungai Kelurahan Kampung Satu. Meski demikian, pihaknya berharap dapat terjadi hujan meskipun dalam intensitas sungai. Hal tersebut diharapkan dapat memperbesar aliran air pada sungai.

"Saat ini masih sama, kami masih menggunakan sisa aliran sungai walaupun semakin hari bertambah kecil. Saat ini produksi masih pada 95 sampai 100 liter per detik. Kami berharap beberapa hari ini terjadi hujan walaupun kecil, setidaknya agar aliran air sungai bisa sedikit lebih besar," tukasnya.

Karena mengecilnya suplai pada air, sehingga ia meminta maaf atas ketidaknyamanan pelanggan. Ia menjelaskan pihaknya telah berupaya keras untuk mempertahankan produksi air, namun upaya tersebut terkendala dengan terbatasnya air baku.

Halaman:

BACA JUGA

Selasa, 01 September 2015 09:51

Pamitan, Budiman Sebut ‘Jas Merah’ dan ‘Semut Api’

<p>TANJUNG SELOR-Masa jabatan Budiman Arifin dan Liet Ingai sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers