MANAGED BY:
KAMIS
21 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 27 September 2019 08:46
Pelaku Karhutla Akan Dikenakan Pasal Berlapis

30 Hektare Ludes di Desa Apung

KARHUTLA: Tim penanganan karhutla masih berupaya melakukan pemadaman dibebera titik yang wilayah Tanjung Palas Timur.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR –Warga Desa Apung, Kecamatan Tanjung Selor berinisial M (45) harus mendekam di Rumah Tahanan (Rutan) Polres Bulungan. Penyebabnya, ia diduga sebagai penyebab kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Desa Apung.

Kapolres Bulungan AKBP Andrias Susanto Nugroho (ASN) menyampaikan, setelah melalui proses penyelidikan, pemeriksaan saksi dan barang bukti di lokasi. Karhutla yang terjadi di Desa Apung ini mengarah ke satu pelaku.

“Ada penetapan tersangka satu orang terkait karhutla yang terjadi di Desa Apung. Luasnya, 30 ha perbuatan per orangan,” ucap AKBP Andrias Susanto Nugroho kepada Radar Kaltara, Kamis (26/9).

Dijelaskan, awal mula terjadi karhutla lantaran tersangka melakukan pembakaran pada Senin (9/9). M diketahui membuka lahan miliknya yang diperkirakan luasnya 1,5 ha. Karena kondisi lahan semi bergambut, membuat api menyebar dan membakar lahan milik warga lainnya. Kemudian, api dapat dikendalikan pada Jumat (13/9). Akibatnya, luas lahan terbakar selama 5 hari sekira 30 hektare (ha).

“Niatnya membakar lahannya sendiri dengan 2 ha. Karena tidak dapat dikendalikan sehingga menyebar kemana-mana. Kejadian ini hampir melebar ke perusahaan yang tak jauh dari lokasi,” jelasnya.

Pihaknya tidak sembarangan ketika menetapkan tersanka. Sebab, perlu mendatangkan ahli dari Labfor untuk melakukan penyidikan titik awal api. Dan dipastikan, penyebab terjadinya karhutla di Desa Apung karena perbuatan tersangka. “Karena perbuatan ini kita kenakan pasal berlapis semuanya. Karena yang pasti orang ini yang membakar,” tegasnya.

Di tembat berbeda, Kasat Reskrim Polres Bulungan, AKP Belnas Pali Padang menceritakan, pihaknya masih melakukan penyidikan terkait karhutla yang berada di wilayah Kecamatan Tanjung Palas Timur. Dan dari tiga lokasi yang diselidiki saat ini masih dilakukan pedalaman.

“Lokasi lain masih penyidikan. Pemeriksaan saksi dilakukan dan pendalaman terhadap keterangan saksi. Kemudian dari 10 saksi yang sudah diperiksa sebelumnya saat ini ada 3 tambahan saksi lainnya,” ungkapnya.

Lahan 30 ha yang terbakar selain lahan kosong milik pelaku. Ada juga lahan perkebunan milik warga yang ikut terbakar. Sehingga, tanaman produktif seperti sawit, nangka, helai, jambu dan cempedak ikut terbakar. “Tidak hanya lahan kosong dan lahan semi bergambunt yang terbakar. Warga lainnya mengalami kerugian karena tanaman ludes,” jelasnya.

 Kabut Asap Mulai Berkurang

Meski sempat diselimuti kabut asap selama tiga hari, kini kabut di wilayah Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan telah berkurang. Bahkan aktivitas belajar mengajar pun sudah kembali normal.

Kepala Desa (Kades) Mangkupadi Hanafiah mengatakan, tiga hari yang lalu sebagian wilayah di Tanjung Palas Timur memang diselimuti asap tebal. Tapi saat ini kabut asap itu sudah mulai berkurang. “Kebarakan lahan juga sudah tidak ada,” ungkap Hanafiah kepada Radar Kaltara, kemarin (26/9).

Walaupun sempat diselimuti kabut asap, hal itu tak sampai mengganggu aktivitas masyarakat. Bahkan masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa. “Tidak ada yang terganggu, semua masih bisa terkendali, dan kita berharap tidak ada lagi kabut asap,” ujarnya.

Sebelumnya kabut asap juga sempat mengganggu aktivitas belajar mengajar di beberapa satuan pendidikan SD dan SMP di Tanjung Palas Timur. Namun sejak beberapa hari yang lalu aktivitas belajar mengajar sudah kembali normal. “Kalau tidak salah Senin (23/9) itu siswa sudah kembali normal, jadi sudah tidak ada lagi sekolah yang diliburkan,” bebernya.

Adapun sekolah yang sempat diliburkan akibat kabut asap. Yakni, SDN 001, SDN 010, SDN 011, SDN 012 dan SDN 013. Sedangkan jenjang SMP yang diliburkan SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 4, SMPN 5, SMPN 6 dan SMPN 7. “Seluruh sekolah yang diliburkan berada di Kecamatan Tanjung Palas Timur,” bebernya.

Sementara, Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Tanjung Harapan, Magdalena Sidauruk menjelaskan, melihat kondisi cuaca saat ini didominasi cuaca cerah hingga cerah berawan, namun tidak dipungkiri beberapa wilayah di Bulungan sudah mengalami hujan lokal. “Kita harapkan semoga hujan juga akan terjadi di beberapa wilayah lainnya,” harapnya.

Untuk titik panas (hotspot) berdasarkan pantauan pukul 12.00 WITA kemarin, masih terpantau dua titik panas. Titik pertama berada pada koordinat 2.68507027626 LU dan 117.76555633499993 BT tepatnya berada di wilayah Tanjung Palas Timur dengan tingkat kepercayaan (TK)  58 persen.

“Titik kedua berada pada koordinat 2.45686483383 LU dan 117.92613983199999 BT, dan lokasinya masih di Tanjung Palas Timur dengan TK 86 persen,” bebernya.

Sementara Komandan Kodim (Dandim) 0903/Tanjung Selor, Letkol Inf Aswin Kartawijaya mengisahkan, personel yang dikerahkan untuk menangani karhutla di Bulungan masih berada di posko karhutla. Saat ini, lanjut mantan Dandim Purworejo ini personelnya bersama tim gabungan dari Polres Bulungan, BPBD Bulungan, PMK Bulungan masih menangani sejumlah titik api.

Sejauh ini, kondisi titik api terus bekurang dibanding beberapa hari yang lalu. Sehingga, diperkirakan personel yang disiagakan di posko bakal kembali pada akhir September. “Masih di lapangan. Namun, tidak seperti titik api sebelumnya. Hanya, sisa titik api yang masih berasap dipastikan padam lagi,” singkatnya mengakhiri. (jai/akz/eza)


BACA JUGA

Rabu, 20 November 2019 17:59

Listrik Padam 5 Jam Tanpa Pemberitahuan

TANJUNG SELOR – Warga di sejumlah wilayah di Kabupaten Bulungan…

Rabu, 20 November 2019 17:57

Kasus Sabu 38 Kg Segera Disidangkan

TANJUNG SELOR – Masih ingat dengan kasus sabu seberat 38…

Rabu, 20 November 2019 17:55

9 Dokter Spesialis Didorong Ikut Tes CPNS

TANJUNG SELOR – Dari 300 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil…

Selasa, 19 November 2019 10:28

Penggunaan Suket Jadi Polemik

TANJUNG SELOR – Penggunaan surat keterangan (suket) sebagai pengganti Kartu…

Selasa, 19 November 2019 10:20

Formasi Dokter Spesialis Masih Kosong

TANJUNG SELOR - Jumlah pelamar calon pegawai negeri sipil (CPNS)…

Selasa, 19 November 2019 10:17

Petugas Door to Door, Minta Masyarakat Ikut Aktif

Nyaris setiap pelaksanaan pesta demokrasi, data pemilih ganda menjadi momok…

Senin, 18 November 2019 17:47

Puluhan Pelamar CPNS Terkendala Akreditasi

TANJUNG SELOR – Beberapa kendala teknis dialami para pelamar calon…

Senin, 18 November 2019 17:43

Perbaikan Pelabuhan Feri Tak Kunjung Terealisasi

TANJUNG SELOR – Hingga mendekati masa berakhirnya kalender tahun 2019…

Senin, 18 November 2019 17:41

Puskesmas Long Beluah Minim Tenaga Dokter

TANJUNG SELOR – Kesehatan masih menjadi masalah yang selama ini…

Senin, 18 November 2019 17:38

Belajar di Tengah Malam dan Subuh Jadi Kunci Sukses

Vinda Irahmika, anak seorang petani dinobatkan sebagai peraih cum laude…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*