MANAGED BY:
KAMIS
01 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 25 September 2019 08:55
Nelayan Keluhkan Alat Tangkap dan Wilayah Tangkap
BAHAS ALAT TANGKAP: Perwakilan nelayan dari PNK Tarakan yang melakukan pertemuan dengan PSDKP Tarakan, kemarin (24/9).

PROKAL.CO,

TARAKAN - Menanggapi beberapa keluhan yang disampaikan oleh para nelayan kecil, Perhimpunan Nelayan Kecil (PNK) Tarakan menemui Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Tarakan. Ketua I Perhimpunan Nelayan Kecil (PNK) Tarakan, Sahude mengungkapkan, dalam pertemuan tersebut ada beberapa hal yang disampaikan pihaknya. Di antaranya terkait alat tangkap yang digunakan nelayan, adanya nelayan dari luar daerah yang masuk ke Tarakan dan terkait zona wilayah alat tangkap. “Kami memberikan masukan apa keluhan nelayan,” ungkapnya, kemarin (24/9).

Terkait alat tangkap, pihaknya menyampaikan penggunaan pukat hela yang sudah dilarang oleh pemerintah. Kemudian pemerintah daerah berinisiatif akan mengganti alat tangkap pukat hela dan pihaknya siap akan kebijakan tersebut. Hanya alat tangkap yang akan digantikan tersebut, belum menjamin akan meningkatkan jumlah tangkapan ikan para nelayan. Untuk itu, PNK menyampaikan agar pemerintah daerah berinsiatif mencarikan alat tangkap yang cocok digunakan oleh nelayan di Tarakan dan bisa meningkatkan jumlah tangkapan ikan.

“Jadi kami menunggu, karena pemerintah pusat dari pemerintah daerah masih mencarikan apa yang cocok di Tarakan untuk alat penggantinya,” ungkapnya.

Dilanjutkan Sahude, untuk wilayah tangkap bagi nelayan kecil hingga saat ini masih terdapat pro dan kontra. Pasalnya, pihaknya ingin menjalankan zonasi alat tangkap yang sudah ditentukan pemerintah, namun pengawasan oleh pihak terkait di lapangan tidak ditemui. Misalnya ada aturan terkait nelayan yang memiliki kapal 2 GT ke bawah memiliki wilayah tangkap 2 mil dari pinggir laut, namun pihaknya sangat sulit untuk menerapkan itu.

“Kadang-kadang anggota kami beda alat tangkap dan zonanya cuma di situ saja. Jadi susah mendapatkan hasil tangkap yang diinginkan,” imbuhnya.

Bahkan para nelayan kecil juga mengeluhkan zona wilayah tangkap yang seharusnya, malah sudah tertutupi dengan budi daya rumput laut. Menurut PNK, di zonasi yang sudah tertutupi rumput luat merupakan perairan yang memiliki potensi ikan cukup bagus. “Di situ ada ikan, tapi ada rumput laut. Padahal kami aturannya, kami dikasih batas 2 mil,” bebernya.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 01 Oktober 2020 08:33

Validasi Data, BPBD Rutin Tinjau Lokasi

TARAKAN - Pasca tiga hari setelah kejadian banjir, tanah longsor…

Kamis, 01 Oktober 2020 08:32

Cakada Wajib Memberi Contoh

SATUAN Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara) kembali merilis…

Kamis, 01 Oktober 2020 08:31

Diduga Korsleting Listrik, Rumah 9 Pintu Ludes

TARAKAN – Baru sehari terjadi kebakaran di daerah Selumit, Tarakan…

Rabu, 30 September 2020 14:18

Tiga Pasar di Tarakan Disidak

TARAKAN – Sebagai upaya menjaga mutu komoditi perikanan yang didistribusikan…

Rabu, 30 September 2020 11:02

Tiga Kali Daya Listrik Dinaikkan Tanpa Ganti Instalasi

TARAKAN - Unit Inafis Satreskrim Polres Tarakan melakukan oleh Tempat…

Rabu, 30 September 2020 11:00

Mau Daftar KPPS? KPU: Harus Rapid Test

TARAKAN – Sesuai tahapan Pilkada Serentak 2020, jadwal pembentukan Kelompok…

Rabu, 30 September 2020 10:57

Selama Pandemi, Ekspor dan Impor Turun

TARAKAN - Semenjak Malaysia memberlakukan lockdown pada akhir Maret lalu,…

Selasa, 29 September 2020 10:08

LSI Denny JA: Irianto Masih Unggul Jauh

TARAKAN - Dr. H. Irianto dinilai paling mampu urus ekonomi.…

Selasa, 29 September 2020 10:05

Longsor di Tarakan, 11 Meninggal, Maria dan Intan Kehilangan Tiga Keluarga

TARAKAN - Hujan deras yang mengguyur Tarakan sejak pukul 00.30…

Selasa, 29 September 2020 10:02

Diduga Korsleting Listrik

TARAKAN - Kebakaran kembali terjadi di Jalan Hang Tuah, RT…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers