MANAGED BY:
SENIN
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 23 September 2019 08:45
Dua Petugas Jadi Korban Karhutla

Belum Ada Hujan, Kemenag Beri Imbauan Salat Istiska

PERAWATAN: Martending saat mendapatkan perawatan di lokasi usai terkena musibah saat menjalankan tugas memadamkan api.

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di Kabupaten Bulungan membuat dua personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan dilarikan ke Rumah Sakit Daerah (RSD) H. Soemarno Sosroatmodjo, Tanjung Selor. Penyebabnya, satu personel yakni Basri terjebak api dan Martending yang tersiram air panas.

Kepala BPBD Bulungan, Ali Patokah mengisahkan, korban pertama yakni Basri saat berupaya memadamkan api yang berlokasi di Desa Apung, Jalan Matahari terkepung api. Karena, tak bisa keluar dari kepungan api membuat personelnya pingsan lantaran menghirup asap begitu banyak.

Upaya pencarian terus dilakukan bersama sejumlah personel yang ada di lokasi. Butuh beberapa waktu untuk menemukan personelnya yang sudah pingsan terkepung api pada Selasa (17/9). “Saat berupaya memadamkan api, dari daerah lain api dengan cepat membesar dan mengepung personel. Dan saat itu kondisi terjebak,” ucap Ali Patokah kepada Radar Kaltara, Minggu (22/9).

Sementara, Martending yang terkena air panas berasal dari mesin pompa. Ketika personelnya hendak memadamkan api lantaran dari sumber air dengan titik api begitu jauh. Sehingga, langkah dengan tembakan jauh dilakukan.

Kondisi mesin tak bekerja dengan baik. Alhasil, selang pemadam yang digunakan terlepas. Air yang keluar dari mesin dalam kondisi panas dan mengenai tubuh korban. “Karena nembak jarak jauh pompa lepas. Entah mengapa air dari mesin bisa panas yang mengenai badan. Akibatnya, kulit bagian dada, leher serta bagian muka tepatnya di bawah hidung melepuh,” kisahnya.

Kedua korban sempat mendapatkan perawantan di RSD H. Soemarno Sosroatmodjo, Tanjung Selor. Sementara kondisi Basri sudah membaik. Sementara, kondisi Martending saat ini sudah berada di rumahnya usai mendapatkan perawatan.

Halaman:

BACA JUGA

Senin, 14 September 2020 14:17

Kelebihan Daya Akan Diekspor ke Malaysia

TANJUNG SELOR – Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Sungai Kayan…

Senin, 14 September 2020 14:03

Pengembangan Hutan Kota Digarap 2021

TANJUNG SELOR – Rencana pengambangan Hutan Kota Bunda Hayati, Tanjung…

Senin, 14 September 2020 10:10

PDIP: Membelot, Siap-Siap Dieksekusi

TANJUNG SELOR - Sejumlah partai politik (parpol) telah menetapkan bakal…

Senin, 14 September 2020 09:58

Presiden Kawal Pembangunan PLTA, Peledakan Dimulai Oktober-November

TANJUNG SELOR - Deputi I Kantor Staf Presiden (KSP), Febry…

Senin, 14 September 2020 09:49

Laporan Terhadap Bapaslon Masih Nihil

TANJUNG SELOR – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Bulungan menaruh atensi…

Jumat, 11 September 2020 11:11

Lagi, Kasus Positif Bertambah

 KASUS konfirmasi Covid-19 di Kalimantan Utara (Kaltara) masih terus bertambah.…

Jumat, 11 September 2020 11:09

PBB: Irianto Meletakkan Fondasi Pembangunan Kaltara

TANJUNG SELOR – Partai Bulan Bintang (PBB) Kalimantan Utara (Kaltara)…

Jumat, 11 September 2020 10:27

Pertanyakan Masa Depan Investasi

TANJUNG SELOR - Aktivitas penambangan emas di Kecamatan Sekatak, Kabupaten…

Jumat, 11 September 2020 10:27

Hasil Akhir Selter JPT Diumumkan

TANJUNG SELOR - Setelah sempat molor, akhirnya hasil akhir seleksi…

Jumat, 11 September 2020 10:26
PLTA Sungai Kayan Akan Dikerjakan Bertahap

MANTAP...!! Oktober Nanti, Izin Bendungan Terbesar di Kaltara akan Terbit

TANJUNG SELOR – Jika tak ada aral, Oktober tahun ini…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers