MANAGED BY:
JUMAT
06 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL
Senin, 23 September 2019 08:42
Perjuangkan Semua Sektor, Anggaran untuk Gender Prioritas

Para ‘Penyambung Lidah’ Rakyat di DPRD Kaltara, Siti Laela (Bagian 20)

Siti Laela – Anggota DPRD Kaltara

PROKAL.CO, Salah satu tujuan seseorang mencalonkan diri menjadi anggota legislatif adalah untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Demikian juga dengan Siti Laela, angggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Utara (Kaltara).

IWAN KURNIAWAN

KALTARA yang merupakan provinsi baru dan termuda di Indonesia tentu masih memiliki persoalan yang cukup komplit. Mulai dari persoalan di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, hingga ekonomi kemasyarakatan. 

Berbagai bidang pembangunan di provinsi ke-34 itu merupakan hal yang selalu digaung-gaungkan oleh sejumlah anggota DPRD Kaltara periode 2019-2024. Termasuk Siti Laela yang merupakan kader Partai Golkar dari daerah pemilihan (dapil) 1 Tarakan.

Namun, karena konstituen pemilihnya di Kota Tarakan itu banyak ibu-ibu, maka untuk lima tahun ke depan, Siti Laela akan memprioritaskan perjuangan anggaran untuk gender. Ia menyebutnya APBD (Anggaran Pendapatan Belanja Daerah) Pro Gender.

“Semua kegiatan dan program, baik itu di bidang pendidikan, sosial dan kemasyarakatan, semua akan kita perjuangkan. Tapi anggaran gender yang jadi priortas,” ujar Siti Laela kepada Radar Kaltara saat ditemui di Tanjung Selor belum lama ini.

Dalam hal ini, anggota DPRD Kaltara dua periode itu berhaarap Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan bisa lebih cepat. Sebab, sekarang ini untuk anggaran, seperti bantuan keuangan (bankeu) untuk kabupaten/kota terbilang kurang.

“Semoga kita bisa perjuangkkan itu (anggaran untuk Tarakan, Red) di lima tahun ke depan. Supaya bisa mempercepat pembangunan, karena selama ini anggaran kita khususnya di Tarakan masih minim,” katanya.

Adapun untuk di sektor pembangunan infrastruktur, Siti Laela menilai di provinsi yang wilayahnya berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia ini, khususnya di Kota Tarakan itu terbilang masih belum maksimal.

Menurutnya, saat ini masih ada banyak kegiatan pembangunan infrastruktur di Kota Tarakan yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah. Sehingga perlu adanya dukungan pembiayaan dari APBD untuk merealisasikannya secara maksimal. “Kalau bisa ke depannya itu (pembangunan infrastruktur, Red) dapat segera diselesaikan,” harapnya.

Lebih jauh ia mengatakan, infrastruktur yang masih perlu mendapatkan perhatian dari pemerintah daerah itu, salah satunya di bidang pendidikan. Sebab, masih ada pembangunan sekolah di Kota Tarakan yang saat ini belum selesai, bahkan ada yang masih pada tahap awal perencanaan.

“Termasuk juga di bidang kesehatan, itu masih terbilan belum maksimal. Bahkan, rumah sakit provinsi yang ada di Kota Tarakan itu sempat bermasalah, akreditasinya turun. Nah, itu kalau bisa kita donkrak kembali,” imbuhnya.

Dan yang tak kalah pentingnya, persoalan layanan kesehatan di pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) juga harus lebih ditingkatkan atau dimaksimalkan kembali. Terutama untuk yang layanan darurat selama 24 jam.

Selain itu, persoalan guru honorer, juga butuh perhatian dari pemerintah. Saat ini ada yang sudah cukup lama mengabdi, tapi masih belum sarjana (S-1). Harapannya, hal tersebut bisa dicarikan solusi bagaimana caranya untuk mengakomodir mereka. “Pastinya, langkah yang diambil untuk memperjuangan honorer itu tidak melanggar atau bertentangan dengan aturan,” tegasnya.

Intinya, semua itu merupakan pekerjaan rumah (PR) bersama antara seluruh elemen. Sebab, perjuangan yang harus dilakukan secara bersama-sama itu sangat perlu, mengingat daerah saat ini masih mengalami defisit anggaran.

Artinya, berbagai upaya akan terus dilakukan untuk memperjuangkan Kaltara ini agar bisa maju dan berkembang. Sesuai dengan visi dan misi yang selalu digaungkan selama ini, yakni kelak bisa jadi yang terdepat. (***/eza)


BACA JUGA

Selasa, 26 November 2019 13:02

Mendes-PDTT Agendakan ke Kaltara

JAKARTA - Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes-PDTT)…

Senin, 25 November 2019 12:56

Stranas PK, Kaltara Sudah 100 Persen

JAKARTA – Berdasarkan laporan pelaksanaan strategis nasional (Stranas) pencegahan korupsi…

Rabu, 23 Oktober 2019 10:54

ALHAMDULILLAHHH...!! Dulu Lewat Sungai, Kini Warga Desa Ini Bisa Nikmati Jalan Darat

 TANA TIDUNG - Akhirnya warga di Kecamatan Sesayap Hilir, khususnya…

Selasa, 08 Oktober 2019 09:05

Tarakan dan Nunukan Banyak Mustahik Pendatang

"KAMI hanya bertukar posisi. Sebelumnya saya Wakil Ketua dan H.Sayid…

Jumat, 27 September 2019 08:46

Tekankan Realisasi Nawacita Ketiga Presiden Jokowi

Nama                : Ihin…

Kamis, 26 September 2019 09:03

Minta Pemerintah Akomodir Kebutuhan Sembako Warga Perbatasan

Nama            : H. Andi Kasim…

Rabu, 25 September 2019 08:38

Keadilan dan Kesejahteraan Rakyat Harus Jadi Fokus Utama

Nama            : Andi Hamza Ttl             …

Senin, 23 September 2019 08:42

Perjuangkan Semua Sektor, Anggaran untuk Gender Prioritas

Salah satu tujuan seseorang mencalonkan diri menjadi anggota legislatif adalah…

Sabtu, 21 September 2019 09:18

Indrajit: Ingat Jasa Mereka

BRIGJEN Pol Indrajit merupakan Kapolda pertama di Provinsi Kalimantan Utara…

Sabtu, 21 September 2019 09:11

Meraih Kepercayaan Masyarakat Tanpa Umbar Janji

Nama                   …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.