MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 September 2019 09:26
Ketua HIPMI Tertarik Pilgub Kaltara?

Saatnya Anak Muda Bertarung di Pilgub

“Beliau (Mardani H. Maming) sempat menanyakan berapa jumlah penduduk. Tapi sambil guyon. Katanya boleh enggak aku (Mardani H. Maming) masuk (maju Pilgub)?”

PROKAL.CO, TARAKAN - Dari 13 figur yang mengambil formulir pendaftaran calon gubernur, hanya 7 nama yang akan dikirim Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kalimantan Utara (Kaltara) ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Sebagai partai yang sukses meraih 5 kursi di legislatif Kaltara, PDIP tegas ingin membentuk koalisi bersama dengan 4 partai besar yang lain.

Sekretaris DPD PDIP Kaltara Norhayati Andris mengatakan bahwa sejak dibukanya pendaftaran, sebanyak 13 orang telah mengambil formulir penjaringan pilgub. Namun yang telah mengembalikan formulir penjaringan hanya 6 orang. “Jadi hanya 6 orang itu saja nanti yang dibawa ke Pusat (DPP) karena itu saja yang mengembalikan formulir,” ucapnya.

“Sampai penutupan itu hanya 6 saja. Tapi kemungkinan bertambah jadi 7 karena internal kami ada dua, yakni Jhonny Laing Impang dan Datu Yasir Arafat yang sebagai wakil ketua DPD PDIP,” jelasnya.

Norhayati menjelaskan bahwa biasanya terdapat figur yang langsung mendaftar lewat DPP PDIP. Jika melihat arah kebijakan DPP PDIP, Norhayati menjelaskan bahwa bisa saja ada figur yang ditunjuk langsung namun ini tetap mengantongi kebijakan DPP. “Tapi kalau saya rasa, ini ada 7 oranglah, ditambah Jhonny Laing Impang,” ungkapnya.

Untuk diketahui, 6 nama yang mengembalikan formulir, Dr. H. Irianto Lambrie, dr. H. Jusuf SK, H. Udin Hianggio, Dr. H. Undunsyah, M.Si, H. Abdul Hafid Ahmad dan Ingkong Ala.

Kader potensial PDIP lainnya adalah Mardani H. Maming. Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode 2019-2022 tersebut sempat berkomunikasi dengan Norhayati seputar Pilgub Kaltara. Bahkan beredar isu ketua DPD PDIP Kalimantan Selatan (Kalsel) tersebut telah mengantongi petunjuk dari PDIP. “Beliau (Mardani H. Maming) sempat menanyakan berapa jumlah penduduk. Tapi sambil guyon. Katanya boleh enggak aku (Mardani H. Maming) masuk? Tapi, kalau pendaftaran belum dilakukan secara resmi oleh Mardani H. Maming,” tegasnya.

Dijelaskan Norhayati, meski PDIP Kaltara memiliki kader potensial, bisa saja kader dari luar Kaltara direkomendasikan. “Kalau sudah diperintahkan DPP, kami siap. Seperti Pak Djarot ditugasi ke Sumatera, kami siap ditugaskan di mana saja,” bebernya.

Dikatakan Norhayati, pihaknya selalu mengusung kader yang dianggap memiliki potensi terbaik. Sebab pada dasarnya Mardani H. Maming merupakan seorang mantan bupati Tanah Bumbu dua periode. Mardani baru saja terpilih sebagai ketua Hipmi, 2 hari lalu. “Tapi belum ada komunikasi lagi, karena kemungkinan beliau lagi komunikasi dan fokus pada kepengurusan Hipmi,” ucapnya.

Nah, usai penjaringan PDIP, Norhayati menjelaskan bahwa data tersebut akan dibawa ke DPP PDIP. Untuk itu, dirinya tak dapat memprediksi kapan akan keluar nama atau rekomendasi DPP.

Disinggung terkait koalisi partai, Norhayati menyatakan bahwa pihaknya terbuka bagi siapa pun. “Seharusnya calon yang mendaftar ke kami itu sudah bisa membawa koalisinya, sehingga kami merekomendasikan. Kalau kami lagi yang mencari, ya repot. Tetapi, jika yang sudah direkomendasikan itu membawa rekomendasi dari parpol lain dan lengkap, maka ini bisa memperkuat daripada repot-repot lagi harus mencari,” katanya.

Dari sekian partai yang ada, Norhayati menyatakan bahwa pihaknya sangat terbuka bagi parpol mana pun. Namun, jika harus berkoalisi, Norhayati menginginkan untuk berkoalisi bersama Gerindra, Golkar, Hanura dan Demokrat. “Tapi tidak menutupkemungkinan, yang partai kecil juga bisa berkoalisi dengan kami. Sebenarnya wajib bagi kader kami untuk diusung, bisa jadi wakil atau gubernur. Kami punya kursi 5, sayang kalau enggak dimanfaatkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kaltara Asnawi Arbain mengatakan bahwa pihaknya akan membuka penjaringan pilgub pada 31 September mendatang. Untuk itu pihaknya telah membuka tim pilkada wilayah pemilihan gubernur dan membuka penjaringan di Tanjung Selor.

Hingga kini, Asnawi mengaku belum berkomunikasi dengan satu figur pun. Namun pihaknya rutin berkomunikasi dengan ketua partai di tingkat provinsi. “Biasanya kan figur itu mendaftar di banyak partai, pelan-pelan komunikasi secara politik, lalu muncul koalisi. Nah, kami belum bisa berbicara koalisi, karena figur belum muncul,” ucapnya.

Akan tetapi, PAN sedang berkomunikasi secara intens dengan PDIP, Hanura, Gerindra dan PKB untuk membahas Pilgub 2020 mendatang. Sebab jalinan persahabatan antar partai tersebut memang sudah terbilang akrab. “Kami tidak terpatok pada target koalisi. Saya tegaskan koalisi pilpres tidak berlaku di pilgub, koalisi tidak bisa muncul sebelum figur muncul,” imbuhnya.

Sementara inisiator Kaltara Rumah Kita, Ilham Dani, S.E, mengaku jika masyarakat Kaltara saat ini gelisah menatap Pilgub Kaltara 2020. Menurutnya, sudah seharusnya sosok muda turut dalam kontestasi tersebut.

“Idealnya, senior berpasangan dengan sosok muda. Anak muda ini keterwakilan, menjawab apa yang diinginkan anak muda Kaltara. Saya mengamati ada banyak sosok muda potensial di Kaltara, baik itu di Tarakan, Nunukan, Bulungan dan lainnya. Tinggal para senior ini harusnya memberi ruang, memberi kepercayaan kepada anak muda ini. Kenapa tidak,” singkatnya. (shy/lim)

 


BACA JUGA

Kamis, 17 Oktober 2019 09:14

Baloy Adat Tidung Sepi Pengunjung

 TARAKAN - Baloy Adat Tidung yang berseberang dengan Taman Bertuah,…

Kamis, 17 Oktober 2019 08:58
Sebagai penyandang disabilitas, tapi tidak menjadikan Fiona Desfira dibatasi oleh kekurangannya. Justru siswi kelas sepuluh di Sekolah Luar Biasa (SLB) Tarakan ini, kerap membawa nama Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) ke kancah nasional.

Perkenalkan Adat Tidung di Kontes Kecantikan

 MEMILIKI kekurangan sebagai tuna rungu, nampaknya tidak menyurutkan semangat Fiona…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:57

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

 JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:45

Asik Ngopi, 4 PNS Terjaring Satpol PP

 TARAKAN – Razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:41

Penyelundupan Daging Kerbau Meningkat

 TARAKAN – Berbatasan dengan Malaysia, potensi penyelundupan barang dari Malaysia…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:22

Pastikan Kaltara Kondusif Jelang Pelantikan Presiden

 TARAKAN- Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20…

Selasa, 15 Oktober 2019 20:45

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:54

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

   TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:42

Tertinggi Kedua, IPK Kaltara di Atas DKI Jakarta

 JAKARTA - Meski baru berusia 6 tahun, Provinsi Kalimantan Utara…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:30

KUMAT..!! Gas Elpiji 3 Kilogram Langka Lagi

 TARAKAN - Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram di Kota…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*