MANAGED BY:
KAMIS
28 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 September 2019 09:26
Ketua HIPMI Tertarik Pilgub Kaltara?

Saatnya Anak Muda Bertarung di Pilgub

“Beliau (Mardani H. Maming) sempat menanyakan berapa jumlah penduduk. Tapi sambil guyon. Katanya boleh enggak aku (Mardani H. Maming) masuk (maju Pilgub)?”

PROKAL.CO, TARAKAN - Dari 13 figur yang mengambil formulir pendaftaran calon gubernur, hanya 7 nama yang akan dikirim Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kalimantan Utara (Kaltara) ke Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Sebagai partai yang sukses meraih 5 kursi di legislatif Kaltara, PDIP tegas ingin membentuk koalisi bersama dengan 4 partai besar yang lain.

Sekretaris DPD PDIP Kaltara Norhayati Andris mengatakan bahwa sejak dibukanya pendaftaran, sebanyak 13 orang telah mengambil formulir penjaringan pilgub. Namun yang telah mengembalikan formulir penjaringan hanya 6 orang. “Jadi hanya 6 orang itu saja nanti yang dibawa ke Pusat (DPP) karena itu saja yang mengembalikan formulir,” ucapnya.

“Sampai penutupan itu hanya 6 saja. Tapi kemungkinan bertambah jadi 7 karena internal kami ada dua, yakni Jhonny Laing Impang dan Datu Yasir Arafat yang sebagai wakil ketua DPD PDIP,” jelasnya.

Norhayati menjelaskan bahwa biasanya terdapat figur yang langsung mendaftar lewat DPP PDIP. Jika melihat arah kebijakan DPP PDIP, Norhayati menjelaskan bahwa bisa saja ada figur yang ditunjuk langsung namun ini tetap mengantongi kebijakan DPP. “Tapi kalau saya rasa, ini ada 7 oranglah, ditambah Jhonny Laing Impang,” ungkapnya.

Untuk diketahui, 6 nama yang mengembalikan formulir, Dr. H. Irianto Lambrie, dr. H. Jusuf SK, H. Udin Hianggio, Dr. H. Undunsyah, M.Si, H. Abdul Hafid Ahmad dan Ingkong Ala.

Kader potensial PDIP lainnya adalah Mardani H. Maming. Ketua Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) periode 2019-2022 tersebut sempat berkomunikasi dengan Norhayati seputar Pilgub Kaltara. Bahkan beredar isu ketua DPD PDIP Kalimantan Selatan (Kalsel) tersebut telah mengantongi petunjuk dari PDIP. “Beliau (Mardani H. Maming) sempat menanyakan berapa jumlah penduduk. Tapi sambil guyon. Katanya boleh enggak aku (Mardani H. Maming) masuk? Tapi, kalau pendaftaran belum dilakukan secara resmi oleh Mardani H. Maming,” tegasnya.

Dijelaskan Norhayati, meski PDIP Kaltara memiliki kader potensial, bisa saja kader dari luar Kaltara direkomendasikan. “Kalau sudah diperintahkan DPP, kami siap. Seperti Pak Djarot ditugasi ke Sumatera, kami siap ditugaskan di mana saja,” bebernya.

Dikatakan Norhayati, pihaknya selalu mengusung kader yang dianggap memiliki potensi terbaik. Sebab pada dasarnya Mardani H. Maming merupakan seorang mantan bupati Tanah Bumbu dua periode. Mardani baru saja terpilih sebagai ketua Hipmi, 2 hari lalu. “Tapi belum ada komunikasi lagi, karena kemungkinan beliau lagi komunikasi dan fokus pada kepengurusan Hipmi,” ucapnya.

Nah, usai penjaringan PDIP, Norhayati menjelaskan bahwa data tersebut akan dibawa ke DPP PDIP. Untuk itu, dirinya tak dapat memprediksi kapan akan keluar nama atau rekomendasi DPP.

Disinggung terkait koalisi partai, Norhayati menyatakan bahwa pihaknya terbuka bagi siapa pun. “Seharusnya calon yang mendaftar ke kami itu sudah bisa membawa koalisinya, sehingga kami merekomendasikan. Kalau kami lagi yang mencari, ya repot. Tetapi, jika yang sudah direkomendasikan itu membawa rekomendasi dari parpol lain dan lengkap, maka ini bisa memperkuat daripada repot-repot lagi harus mencari,” katanya.

Dari sekian partai yang ada, Norhayati menyatakan bahwa pihaknya sangat terbuka bagi parpol mana pun. Namun, jika harus berkoalisi, Norhayati menginginkan untuk berkoalisi bersama Gerindra, Golkar, Hanura dan Demokrat. “Tapi tidak menutupkemungkinan, yang partai kecil juga bisa berkoalisi dengan kami. Sebenarnya wajib bagi kader kami untuk diusung, bisa jadi wakil atau gubernur. Kami punya kursi 5, sayang kalau enggak dimanfaatkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Amanat Nasional (PAN) Kaltara Asnawi Arbain mengatakan bahwa pihaknya akan membuka penjaringan pilgub pada 31 September mendatang. Untuk itu pihaknya telah membuka tim pilkada wilayah pemilihan gubernur dan membuka penjaringan di Tanjung Selor.

Hingga kini, Asnawi mengaku belum berkomunikasi dengan satu figur pun. Namun pihaknya rutin berkomunikasi dengan ketua partai di tingkat provinsi. “Biasanya kan figur itu mendaftar di banyak partai, pelan-pelan komunikasi secara politik, lalu muncul koalisi. Nah, kami belum bisa berbicara koalisi, karena figur belum muncul,” ucapnya.

Akan tetapi, PAN sedang berkomunikasi secara intens dengan PDIP, Hanura, Gerindra dan PKB untuk membahas Pilgub 2020 mendatang. Sebab jalinan persahabatan antar partai tersebut memang sudah terbilang akrab. “Kami tidak terpatok pada target koalisi. Saya tegaskan koalisi pilpres tidak berlaku di pilgub, koalisi tidak bisa muncul sebelum figur muncul,” imbuhnya.

Sementara inisiator Kaltara Rumah Kita, Ilham Dani, S.E, mengaku jika masyarakat Kaltara saat ini gelisah menatap Pilgub Kaltara 2020. Menurutnya, sudah seharusnya sosok muda turut dalam kontestasi tersebut.

“Idealnya, senior berpasangan dengan sosok muda. Anak muda ini keterwakilan, menjawab apa yang diinginkan anak muda Kaltara. Saya mengamati ada banyak sosok muda potensial di Kaltara, baik itu di Tarakan, Nunukan, Bulungan dan lainnya. Tinggal para senior ini harusnya memberi ruang, memberi kepercayaan kepada anak muda ini. Kenapa tidak,” singkatnya. (shy/lim)

 


BACA JUGA

Rabu, 27 Mei 2020 13:43

Usai Lebaran, Razia PSBB Tetap Lakukan

Tarakan –  Dengan adanya perpanjangan waktu Pembatasan Sosial Berskala Besar…

Rabu, 27 Mei 2020 13:38

Udin Tetap Optimistis Berpasangan dengan Yansen

TARAKAN - Bursa pilgub Kaltara nampaknya akan memasuki babak baru…

Rabu, 27 Mei 2020 13:33

Rencana Ingin Silaturahmi, Sampan Justru Terbalik

TARAKAN – Kecelakaan kapal jenis sampan dengan muatan 2 orang…

Selasa, 26 Mei 2020 10:06

66 Narapidana Menunggu Remisi Susulan

TARAKAN - Tidak semua warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas…

Selasa, 26 Mei 2020 09:40

Lebaran, Nihil Laka Lantas

TARAKAN - Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama malam…

Selasa, 26 Mei 2020 09:34

Imbauan Pemerintah Masih Tak Diindahkan

TARAKAN – Selama Ramadan 1441 Hijiriah, terlihat masih banyak masyarakat…

Selasa, 26 Mei 2020 09:30

H+2 Lebaran, Pasar Gusher Masih Sepi Pengunjung

TARAKAN -Bulan Ramadan memang menjadi momen di mana pasar menjadi…

Selasa, 26 Mei 2020 09:21

Tiga Hari Pantai Amal Tutup

HARI kedua Lebaran, objek Wisata Pantai Amal sepi. Biasanya, masyarakat…

Selasa, 26 Mei 2020 09:14

Moda Laut Dibuka 8 Juni

MESKI angka kasus positif covid-19 terus melandai di Tarakan, namun…

Minggu, 24 Mei 2020 11:49

Satu Bayi Lahir di Hari yang Fitri di RSUD

TARAKAN - Seorang bayi laki-laki lahir di Hari Raya Idulfitri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers