MANAGED BY:
JUMAT
13 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 September 2019 09:22
SIAP-SIAP AJA..!! 2020, Kemarau Diprediksi Lebih Ekstrem

Belum Berpotensi Terjadi Hujan

KERING: BMKG memperkirakan selama sebulan ke depan Bulungan belum berpotensi terjadi hujan.

PROKAL.CO, Titik Panas di Kaltara Pukul 18.00 WITA Jumat (20/9)

Lokasi                                                                  Jumlah             

Sembakung, Kabupaten Nunukan                          1                     

Betayau, Kabupaten Tana Tidung                           2                     

Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan           10

SUMBER: BMKG KELAS III TANJUNG SELOR

 

TANJUNG SELOR – Berdasarkan prakiraan iklim di bulan September 2019, wilayah Kalimantan Utara (Kaltara), khususnya di Bulungan diprediksi belum berpotensi terjadi hujan.

Forecaster Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Tanjung Harapan, Magdalena Sidauruk menjelaskan, pada umumnya sebagian wilayah di Kaltara merupakan daerah nonzona musim. Artinya, wilayah yang tidak berdasarkan iklim.

“Pola musimnya tidak mengikuti arah musim,  jadi tidak menentu hujannya kapan, keringnya kapan dan potensi terjadinya hujan itu kapan saja,” ungkap Magdalena saat ditemui di ruang kerjanya. Saat ini, sambung Magdalena, pergerakan angin dari timur. Nah, angin itu membawa masa udara kering. Hal itulah yang menyebabkan tidak terpicunya pertumbuhan awan konvektif, termasuk beberapa wilayah di Indonesia. “Kita bisa lihat yang lebih dahulu mengalami kekeringan itu di wilayah Jawa baru menuju sebagian wilayah Sumatra dan Kalimantan,” bebernya.

Disinggung mengenai diseminasi hujan buatan, Magdalena mengakui hal itu masih sulit untuk dilakukan di Bulungan, karena biaya untuk  melakukan itu cukup besar. “Selain biaya, kita juga harus dapat menemukan awan konvektif yang bisa menimbulkan terjadinya hujan,” bebernya.

Bahkan saat ini awan konvektif di wilayah Indonesia masih sangat sulit. Jadi sulit kalau harus membuat diseminasi hujan buatan. “Di Bulungan saja saat ini belum terlihat adanya awan konvektif,” sebutnya.

Menyoal kondisi kekeringan tahun 2020, Magdalena mengatakan, beberapa bulan yang lalu sebelum terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla), BMKG se-Indonesia dipanggil Presiden untuk mengoordinasikan bagaimana potensi kekeringan tahun depan.

“Tahun depan itu diperkirakan potensi terjadinya kekeringan akan lebih ekstrem dari yang terjadi saat ini,” ujarnya.

El Nino sendiri, sebenarnya saat ini masih ada, dan potensinya lebih besar jika dibandingkan tahun 2018. Tahun 2019 diperkirakan El Nino akan kembali meningkat pada tahun 2020. “Jadi ketika level kemarau lebih tinggi, maka potensi kemudahan terbakar juga akan lebih mudah terbakar, walaupun kita non zom,” sebutnya.

Untuk titik panas atau hotspot sejauh ini masih terpantau, kalau diamati jumlahnya fluktuasi. Jadi setiap hari jumlahnya bisa berkurang bisa juga bertambah. “Tapi berdasarkan pantauan kita pada pukul 10.30 WITA, di Kaltara masih nihil temuan titik panas,” sebutnya.

Sementara, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bulungan, Ali Patokah mengatakan, saat ini sebaran asap masih didominasi dari perbatasan Kabupaten Berau, Kalimantan Timur (Kaltim) dan masuk ke wilayah Bulungan. “Saat ini kita masih berada di Karantigau untuk melakukan pendinginan,” bebernya.

Di wilayah Berau, sebaran asap lebih banyak. Dan sebaran itulah yang membawa potensi asap di Bulungan. “Jadi saat ini kami terus berupaya mengurangi potensi sebaran asap tersebut,” pungkasnya. (*/jai/eza)


BACA JUGA

Jumat, 13 Desember 2019 13:55

Jadi Pasangan Irianto, Sudjati: Belum Bisa Pastikan

TANJUNG SELOR - Peta politik di Kalimantan Utara (Kaltara) hingga…

Jumat, 13 Desember 2019 13:53

Kemendes PDTT: Jangan Diperjualbelikan

TANJUNG SELOR – Sebanyak 7.021 sertifikat lahan transmigrasi diserahkan secara…

Jumat, 13 Desember 2019 13:51

Tak Tertib Administrasi, Kelapa Sawit Diekspor Ilegal

TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi…

Jumat, 13 Desember 2019 13:49

Ratusan Pencandu Narkoba Direhabilitas BNNP

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan rehabilitasi terhadap klien pencandu narkotika, psikotropika,…

Jumat, 13 Desember 2019 13:38

5.567 Berkas CPNS Terverifikasi Online

TANJUNG SELOR - Rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS) di…

Kamis, 12 Desember 2019 11:47

Eks Koruptor Harus Jeda 5 Tahun

MAHKAMAH Konstitusi (MK) mengeluarkan putusan judicial review (peninjauan kembali) atas…

Kamis, 12 Desember 2019 11:29

Penggunaan Dana Desa Harus Transparan

TANJUNG SELOR - Direktur Jendral (Ditjen) Pengambangan Kawasan Transmigrasi (PK…

Kamis, 12 Desember 2019 11:23

Minim Anggaran, Jalan Longsor Tak Tersentuh Perbaikan

TANJUNG SELOR - Tanah longsor yang terjadi di jalan poros…

Kamis, 12 Desember 2019 11:19

Pilkada 2020, Waspada Politisasi Agama

TANJUNG SELOR - Setiap daerah pasti memiliki kerawanan dalam pelaksanaan…

Rabu, 11 Desember 2019 12:08

Dua Ribu Usulan Beasiswa Berpotensi Tidak Terakomodir

TANJUNG SELOR - Proposal bantuan pendidikan berupa Beasiswa Kaltara Cerdas…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.