MANAGED BY:
KAMIS
14 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 September 2019 09:15
PK Ditolak, Bang Toyib Tetap Dihukum Mati

Eksekusi Menunggu Jadwal dari Kejagung

Denny Iswanto

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR - Upaya Arman Sayuti alias Bang Toyib terpidana kepemilikan 2 kilogram (kg) narkoba jenis sabu dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) untuk lolos dari hukuman mati akhirnya kandas. Pasalnya, permohonan peninjauan kembali (PK) yang diajukan ditolak oleh Mahkamah Agung (MA).

Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjung Selor, Denny Iswanto mengatakan, penolakan PK itu berdasarkan amar putusan MA nomor: 76PK/Pid.Sus/2019. Dengan turunnya amar putusan itu maka Bang Toyib tetap akan dieksekusi mati.

“PK memang sudah ditolak. Tapi untuk kasasi tetap berlaku,” kata Denny kepada Radar Kaltara saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20/9).

Amar putusan, sambung Denny, sudah keluar sejak 14 Mei 2019, dan baru diterima Kejari Bulungan, Rabu (18/9). Dalam amar putusan itu MA menetapkan bahwa putusan yang dimohonkan peninjauan kembali tersebut tetap berlaku.

“MA juga membebankan kepada terpidana untuk membayar biaya perkara pada pemeriksaan PK sebesar Rp 2.500.000,” bebernya.

Menyoal kapan eksekusi mati dilakukan, Denny tidak dapat berkomentar lebih jauh. Sebab, kewenangan untuk eksekusi mati ada di Kejaksaan Agung (Kejagung). “Kita tidak tahu kapan, karena kewenangan eksekusi ada di Kejagung termasuk jadwal eksekusi,” bebernya.

Biasanya eksekusi menunggu dari seluruh Indonesia. Sebab, biaya untuk satu kali melakukan eksekusi cukup besar. Untuk Bang Toyib sendiri saat ini masih berada di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Balikpapan, belum dipindahkan ke Nusa Kambangan.

"Yang pasti sebelum eksekusi dilakukan, terpidana akan dipindahkan ke Nusa Kambangan," ucapnya.

Untuk barang bukti dari kasus ini ada yang disita dan ada juga yang dirampas untuk negara, barang bukti itu terdiri dari dokumen, bukti transfer, buku tabungan serta sepeda motor dan mobil miliki Bang Toyib. "Untuk motor dan mobil itu dirampas untuk negara," sebutnya.

Sebagai informasi, kasus ini bermula saat Bang Toyib ditangkap oleh jajaran Satreskoba Polres Bulungan pada tahun 2015 silam. Ia diduga sebagai otak pembelian sabu seberat 2 kg yang dibawa oleh seorang kurir bernama Nur Salam yang juga sudah divonis. Selain didakwa perkara narkoba ia juga dikenakan UU TPPU. (*/jai/eza)


BACA JUGA

Kamis, 14 November 2019 12:37

Agenda Besar, Penciptaan Lapangan Kerja dan Optimalisasi UMKM

BOGOR - Dalam lima tahun ke depan, ada dua agenda…

Kamis, 14 November 2019 11:47

Polda Ingatkan Tetap Waspada

TANJUNG SELOR - Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) meningkatkan…

Kamis, 14 November 2019 11:22

Lima Tahun Dijanjikan, Tak Kunjung Terealisasi

TANJUNG SELOR – Harapan masyarakat Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung…

Kamis, 14 November 2019 10:55

Akses Pintu Gerbang ke Pelabuhan Feri Sepenuhnya Terbuka

TANJUNG SELOR – Akses pintu gerbang utama sepanjang 4,8 kilometer…

Kamis, 14 November 2019 10:49

Verifikasi Lapangan Terbang Ditarget Klir 2020

TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara) menargetkan…

Rabu, 13 November 2019 12:51

Kapolda: Promoter Polri Dilanjutkan

TANJUNG SELOR – Usai dilantik menjadi Kepala Kepolisian Negara Republik…

Rabu, 13 November 2019 12:43

Passing Grade Diturunkan

TANJUNG SELOR – Passing grade (nilai ambang batas) Seleksi Kompetensi…

Rabu, 13 November 2019 12:36

Makan di Warung, ASN Kena Razia, Marah Lalu Gebrak Meja

TANJUNG SELOR – Tim gabungan yang terdiri dari Badan Kepegawaian…

Rabu, 13 November 2019 12:30

KBM Masuk Prioritas RPJMN 2020–2024

TANJUNG SELOR - Periode kedua Presiden Joko Widodo, pemerintah merencanakan…

Selasa, 12 November 2019 14:03

Pendaftaran CPNS Diundur

TANJUNG SELOR – Pendaftaran seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*