MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL
Sabtu, 21 September 2019 09:11
Meraih Kepercayaan Masyarakat Tanpa Umbar Janji

Para ‘Penyambung Lidah’ Rakyat di DPRD Kaltara, Jefri Budiman (Bagian 18)

BERSAMA KELUARGA: Jefri Budiman bersama istrinya Yulinda Katingide dan buah hatinya Friscilla Helena Maisy Budiman, Dion Raja Budiman dan Friska Aurelia Budiman.

PROKAL.CO, Nama                               : Jufri Budiman

Tempat Tanggal Lahir      : Kwandang, 18 Mei 1978

Istri                                   : Yulinda Katingide

Anak                                 :

                                          -Friscilla Helena Maisy Budiman

                                          - Dion Raja Budiman

                                          - Friska Aurelia Budiman

Pengalaman Organisasi  :

                                          - Wakil Ketua DPD Gerindra Kaltara 2016 - sekarang

                                          - Ketua MPI KNPI Kab. Gorontalo Utara 2016 - 2018

                                          - Ketua BPC HIPMI 2015 – Sekarang

 

Jefri Budiman sudah membuktikan untuk mendapatkan kepercayaan masayarakat tanpa mengumbar janji. Dengan raihan 4.984 suara mengantarkannya menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara.

ASRULLAH

AWALNYA tidak pernah terpikirkan dan tidak pernah direncanakan (menjadi politisi, Red). Karena selama ini pekerja bukan politisi tetapi selama ini sebagai pengusaha,” ucap pria kelahiran Kwandang, 18 Mei 1978 silam mengawali kisahnya.

Ia memutuskan untuk ikut menjadi calon legislatif (caleg) di Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) di daerah pemilihan (dapil) 1 Kaltara pada 2018. Partai yang dipilih yakni partai yang dipimpin Prabowo Subianto.

Menghadapi para politisi berpengalaman di dapil 1 Kota Tarakan tak membuatnya gentar sedikitpun. Kerasnya kehidupan sudah ia lalui puluhan tahun. Sejak 1996 hingga 2003 ia sudah mengarungi dan menaklukan ‘gelombang’ kehidupan sebagai anak buah kapal (ABK).

Dengan pembuktiannya, melalui pencalonan di Partai Gerindra mencatatkan namanya sebagai jawara. Pertama kali mencalonkan diri sebagai caleg dan langsung hadir sebagai pemenang.

“Pertama kali ikut pileg dan Tuhan memberikan anugerah kemudian mendapatkan kepercayaan masyarakat dan sehingga bisa duduk (di DPRD, Red),” kisah ayah tiga anak ini.

Padahal, selama ini aktivitas sehari-harinya sebagai pengusaha. Tercatat sebagai pemilik dan sebagai Direktur Utama di dua perusahaan yang bergerak di bidang energi, PT. Mayon Samudra Pacifik (transportir BBM Pertamina) dan PT. Buma Niaga Perkasa (Distributor BBM/INU).

Datang dan bertemu langsung dengan masyarakat dilakoninya sejak terdaftar sebagai caleg DPRD Kaltara. Ia datang dengan apa adanya. Tak ingin memberikan janji kepada masyarakat. Bahkan, ia mengaku tidak memiliki visi misi seperti caleg lainya.

Padahal segudang pengalaman organisasi dengan jabatan stategis sudah digeluti. Mulai dari Ketua Paguyuban Sulawesi Utara, Kota Tarakan pada 2014–2018, Ketua Hiswana Migas sejak 2010 hingga saat ini, Ketua Persekutuan Sangihe Talaud sejak 2016 hingga saat ini dan Ketua Harian IJBA Kalimantan Utara (Kaltara).

Menurut Wakil Ketua DPD Gerindra Kaltara ini, mengumbar janji kepada masyarakat melalui visi misi hanya sebatas janji. “Selama di masyarakat tidak pernah berjanji. Saya sampaikan ke masyarakat tidak punya visi misi. Kalau mau buat visi misi tinggal desain dan buat ke ahlinya itu bisa. Namun, itu sebatas hanya janji,” tegas suami dari Yulinda Katingide ini.

Karena itu ia datang dengan niat tulus, kemudian disampaikan ke masyarakat. Sejumlah pertanyaan menyasarnya, sebagai caleg seharusnya memiliki visi misi. Penjelasan yang disampaikan yakni apakah dengan janji apakah dapat direalisasikan.

Seperti janji membangunan rumah sakit (RS). Hal itu akan sulit sebab yang memiliki visi misi itu kepala daerah. Dari situ masyarakat dapat memahami. Karena, masyarakat sudah mengetahui tugas dan fungsi wakil rakyat. Mulai dari legislasi membentuk undang-undang, kemudian anggaran dan pengawasan.

Dengan amanah saat ini, apa yang telah disampaikan masyarakat saat bersosialisasi akan diperjuangkan. Karena, jika saat itu datang menyampaikan keinginan ia tidak memiliki apapun yang akan dijanjikan. “Saya datang ke konsituen apa adanya. Saya sampaikan niat saya. Dan apa yang telah disampaikan akan saya perjuangkan untuk masyarakat Kaltara khususnya Tarakan,” yakinnya.

Sebagai anggota DPRD Kaltara saat ini, tentunya pertanggung jawaban kepada masyarakat dan kepada Tuhan. Kini catatan dari masyarakat saat bertemu akan menjadi perhatiannya. Seperti persolan pendidikan. Di mana, banyak generasi muda tidak dapat melanjutkan pendidikan lantaran persoalan aturan. Kemudian, persoalan pelayanan kesehatan dan akses jalan dan infrastruktur masyarakat. “Nah sekarang saya sudah duduk. Ini akan saya perjuangkan dan pertanggung jawabkan,” janjinya.

Selama terjun di politik juga memberikannya pengalaman baru. Dengan menelusuri daerah yang selama ini tidak pernah menjadi perhatian. Sebab, untuk menjangkau beberapa daerah tidak dapat ditempuh dengan kendaraan.

Datang dan bertemu langsung dengan masyarakat ia mengaku mendapatkan hikmah. Selama ini, sejumlah daerah yang tidak pernah disambangi sudah ditelusuri. Bahkan, Ketua BPC HIPMI Kota Tarakan ini mengaku jika tidak terpilih ada kebahagian lain yang didapatkan.

“Karena, mendapatkan hikmahnya. Ada pengalaman menyambangi daerah yang hanya ditempuh dengan jalan kaki. Dan itu membuat saya bahagia bertemu dan bercerita langsung dengan masyarakat. Seperti ada kehidupan baru yang saya dapatkan,” kisahnya mengakhiri. (***/eza)


BACA JUGA

Selasa, 15 September 2015 15:45

Arman Terancam Terjerat Kasus TPPU

<p>TANJUNG SELOR &ndash; Selain ditetapkan sebagai otak kasus narkotika jenis sabu-sabu 2…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*