MANAGED BY:
KAMIS
28 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 21 September 2019 08:20
Sulap Lingkungan RT Menjadi Wadah Pendidikan

Menata Lingkungan Menata Masa Depan Generasi Muda

AYO MEMBACA!: Salah satu aktivitas anak-anak di lingkungan RT 63, Karang Anyar mengunjungi taman dan pojok baca, di waktu libur maupun pulang sekolah.

PROKAL.CO, SEIRING berkembangnya zaman, kecanggihan tekonolgi tidak dapat dihindari. Tapi tergantung lagi, bagaimana ia dimanfaatkan ke arah yang positif. Banyak pula gadget untuk hiburan semata, termasuk game di kalangan anak sekolah. Tapi, sejatinya anak sekolah sangat identik dengan buku pelajaran.

Lantas, bagaimana menarik kembali minat baca bagi anak? Di lingkungan RT 63, Kelurahan Karang Anyar, tepatnya di Jalan Matahari punya cara tersendiri. Perkampungan ini mendadak seperti taman pendidikan.

Memasuki daerah RT 63, disambut dengan gapura yang mengisyaratkan ini adalah Kampung Literasi. Tepat di bawah gapura, ada majalah dinding, atau mading yang berisikan informasi-informasi.

Uniknya, begitu melewati gapura seraya tiba di taman pendidikan. Di dalam Kampung Literasi ini, terdapat 10 spot taman dan pojok baca yang dapat dikunjungi siapa saja.

Ruang baca ini tersebar di beberapa titik dalam Kampung Literasi. Baik di rumah warga setempat, maupun di pos pelayanan terpadu (posyandu) ataupun pos keamanan lingkungan (poskamling).

Mulai dari Rumah Aksara, Pojok Baca Manix, Pojok Baca Posyandu, Pojok Baca TPA Miftakhul Ulum, Pojok Baca Andha, Pojok Baca Anak Soleh-solehah, Pojok Baca Cerdas Bersama, Pojok Baca Adi, Taman Baca babe dan TBM Lisan.

Tidak hanya diperuntukan bagi anak-anak. Juga termasuk orang dewasa. Konon, spot yang dipilih adalah titik yang biasanya sebagai tempat berkumpulnya warga. Difasilitasi sederet buku, warga tidak hanya bercerita belaka. Tapi dapat membaca buku yang disediakan. Buku cerita, hingga buku pengetahuan untuk kalangan dewasa.

Salah satunya di Gang Pelangi, terdapat Pojok Baca Adi. Adi (47) bersedia rumahnya ini disinggahi anak-anak untuk mengasah ilmu. Dengan konsep menarik minat baca seperti ini, sangat didukung warga setempat.

“Tujuan yang positif, kami sangat mendukung. Ini kan untuk anak-anak juga, supaya rajin belajar,” kata pemilik rumah.

Tidak hanya difasilitasi buku. Supaya lebih berwarna, dinding rumahnya dilukis untuk lebih menarik minat anak-anak. Mural ini membuat suasananya semakin ceria.

“Dibuka setiap hari bagi anak-anak yang mau baca. Kita sudah siapkan tempat-tempat duduk, rencana mau buatkan lesehan juga,” lanjutnya.

Taman maupun pojok baca ini menjadi wadah positif berkumpulnya anak-anak. Seperti di Taman Baca Babe, terlihat beberapa anak-anak yang aktif membaca.

“Setiap hari minggu ke sini, suka baca buku cerita. Kalau ke sini ajak teman,” kata Fani, siswa kelas 3 di SD Negeri 034 Tarakan.

Pendiri Kampoeng Literasi, TBM Lisan, Enny Asrinawati mengatakan pojok baca ini menyasar pada titik-titik yang kerap dijadikan tempat berkumpul, atau nongkrong. Baik anak muda, maupun orang dewasa.

“Di rumah warga, atau tempat yang sering menjadi titik kumpul anak muda dan orang tua. Jadi daripada mereka hanya duduk-duduk cerita, bisa baca buku yang ada di situ dan itu lebih bermanfaat,” kata wanita berhijab ini.

Buku-buku yang digunakan berasal dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Kemudian bantuan dari beberapa instansi. Setiap 2 bulan pun ada pergerakan buku baru dari Perpustakaan Daerah Tarakan. Sehingga buku-buku yang ada di Kampung Literasi ini pun ada pembaharuan.

Menanggapi hal ini, Lurah Karang Anyar, Jumanto mengatakan dengan adanya taman dan pojok baca di lingkungan RT 63, anak-anak maupun masyarakat setempat giat membaca.

“Kegiatan yang sangat positif. Semoga ini bisa berkembang dan menjadi contoh untuk lingkungan RT lainnya,” katanya.

District Facilitator Kalimantan Utara, Atra Wiyana mengatakan keterampilan membaca anak-anak dimulai sejak usia dini. Dalam hal ini, orang tua dan lingkungan sangat berperan.

“Dengan adanya taman atau pojok baca, bisa meningkatkan keterampilan anak-anak. Kalau sekarang masih di lingkungan RT 63, tapi mungkin nanti berkembang dan disebarluaskan,” harapnya. (***/lim)


BACA JUGA

Rabu, 27 Mei 2020 13:43

Usai Lebaran, Razia PSBB Tetap Lakukan

Tarakan –  Dengan adanya perpanjangan waktu Pembatasan Sosial Berskala Besar…

Rabu, 27 Mei 2020 13:38

Udin Tetap Optimistis Berpasangan dengan Yansen

TARAKAN - Bursa pilgub Kaltara nampaknya akan memasuki babak baru…

Rabu, 27 Mei 2020 13:33

Rencana Ingin Silaturahmi, Sampan Justru Terbalik

TARAKAN – Kecelakaan kapal jenis sampan dengan muatan 2 orang…

Selasa, 26 Mei 2020 10:06

66 Narapidana Menunggu Remisi Susulan

TARAKAN - Tidak semua warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas…

Selasa, 26 Mei 2020 09:40

Lebaran, Nihil Laka Lantas

TARAKAN - Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) selama malam…

Selasa, 26 Mei 2020 09:34

Imbauan Pemerintah Masih Tak Diindahkan

TARAKAN – Selama Ramadan 1441 Hijiriah, terlihat masih banyak masyarakat…

Selasa, 26 Mei 2020 09:30

H+2 Lebaran, Pasar Gusher Masih Sepi Pengunjung

TARAKAN -Bulan Ramadan memang menjadi momen di mana pasar menjadi…

Selasa, 26 Mei 2020 09:21

Tiga Hari Pantai Amal Tutup

HARI kedua Lebaran, objek Wisata Pantai Amal sepi. Biasanya, masyarakat…

Selasa, 26 Mei 2020 09:14

Moda Laut Dibuka 8 Juni

MESKI angka kasus positif covid-19 terus melandai di Tarakan, namun…

Minggu, 24 Mei 2020 11:49

Satu Bayi Lahir di Hari yang Fitri di RSUD

TARAKAN - Seorang bayi laki-laki lahir di Hari Raya Idulfitri…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers