MANAGED BY:
SENIN
21 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 20 September 2019 09:29
45 Titik Panas Terpantau
MASIH ADA SUMBER ASAP: Petugas BMKG menunjukkan kawasan titik panas di Kaltara di Kantor BMKG Tarakan, kemarin (19/9). Foto bawah, kabut asap masih menyelimuti landasan pacu Bandara Internasional Juwata Tarakan.

PROKAL.CO,

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) beberapa hari belakangan berdampak pada aktivitas masyarakat di Kalimantan Utara (Kaltara). Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tarakan merilis jika kabut asap telah berangsur berkurang. Kondisi cuaca pun mulai normal.

“Untuk pantauan hari ini (kemarin) cuaca cerah berawan, dan jarak pandang sudah cukup normal dengan jarak 6 sampai 8 kilometer. Dari perkiraan cuaca Kaltara ada potensi hujan seperti Tarakan, Malinau dan Tana Tidung, di malam hari. Cuma potensinya sangat kecil untuk beberapa hari ke depan,” tutur Prakirawan pada BMKG Tarakan Wiliam Sinaga kepada Radar Tarakan, Kamis (19/9).

Dalam pantauan BMKG, masih terdapat 45 titik panas (hotspot) yang tersebar di wilayah Kaltara. Titik panas terbanyak terdapat di Kabupaten Bulungan disusul dengan Kabupaten Nunukan dan Kabupaten Tana Tidung. Kota Tarakan dan Kabupaten Malinau masih nihil.

“Di Bulungan terdapat 38 titik, di Nunukan 4 titik, Tana Tidung 3 titik, untuk Tarakan dan Malinau saat ini nihil. Kalau potensi masih ada, namun tentu kami berharap tidak terjadi kebakaran lahan lagi,” tukasnya.

Diakui William, masih terdapat kabut asap. Kabut tersebut sudah tidak menganggu jarak pandang seperti sebelumnya. “Sudah tidak berdampak pada jarak pandang. Untuk suhu udara di Kota Tarakan dan sekitarnya 26 sampai 30 derajat celcius. Tinggi gelombang 0,25 sampai 0,75 meter  dan beberapa hari ke depan juga diperkirakan masih sama,” ucapnya.

Begitu juga kecepatan angin dan tinggi gelombang air laut. Meski demikian, ia mengimbau agar nelayan tetap waspada dalam menjalankan aktivitas. Selain itu, ia mengimbau kepada masyarakat agar tidak membuang puntung rokok dan melakukan pembakaran sampah di sekitar lahan kering. Menurutnya, hal itu dapat menjadi pemicu terjadinya kebakaran hutan.

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 16 September 2020 11:06

Anggota Berpolitik, MUI: Silakan Mundur

TARAKAN – Majelis Ulama Indonesia (MUI) menempuh sikap tegas guna…

Rabu, 16 September 2020 11:03

GTM dan Gusher Plaza Dilelang?

TARAKAN - Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Tarakan…

Rabu, 16 September 2020 10:26

BKD Tegaskan ASN Berpolitik Berpotensi Menimbulkan Pemecatan

TARAKAN - Sesuai Aparatur Sipil negara (ASN) yakni PP 53…

Rabu, 16 September 2020 10:24

Hingga September, Kasus Kebakaran Menurun

TARAKAN – Angka kasus kebakaran sampai dengan pertengahan September ini…

Selasa, 15 September 2020 10:55

Buron Sejak Mei, Perampok Tambak Akhirnya Terciduk

TARAKAN – Sempat menjadi buronan pihak kepolisian sejak Mei lalu,…

Selasa, 15 September 2020 10:53

Warga Binaan yang Kabur Ketahuan Mencuri

TARAKAN – Meski sempat dikabarkan melarikan diri, seorang warga binaan…

Selasa, 15 September 2020 10:47

Arab Saudi Menyambut Jemaah Umrah

TARAKAN - Kementerian Agama (Kemenag) dan pemerintah Arab Saudi saat…

Selasa, 15 September 2020 10:35

Ekspor Kepiting Kaltara ke Malaysia Meningkat

TARAKAN - Semenjak dibukanya kembali kegiatan ekspor dan impor ke…

Selasa, 15 September 2020 10:02

KPU Sinkronkan Data Pemilih

TARAKAN - Semakin dekatnya pelaksanaan Pilkada 2020, membuat KPU semakin…

Senin, 14 September 2020 14:36

Amankan Pilkada, Kodim Siapkan Seluruh Personel

MALINAU – Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak Tahun 2020…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers