MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 20 September 2019 09:20
Langkah Andi Akbar Tergantung Mertua
“Kalau beliau (H. Abdul Hafid Ahmad) maju (Pilgub), saya tetap di DPRD menyelesaikan amanah.”

PROKAL.CO, TARAKAN – Kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dari Nunukan, H. Abdul Hafid Ahmad, Hj. Asmin Laura Hafid dan Andi M. Akbar memberi tanggapan berbeda ketika disebut-sebut sebagai figur potensial untuk bertarung di Pilgub Kaltara 2020.

Andi M. Akbar misalnya, memungkinkan akan maju di Pilgub, jika H. Abdul Hafid Ahmad yang juga merupakan mertuanya tak maju. “Kalau beliau (H. Abdul Hafid Ahmad) maju, saya tetap di DPRD menyelesaikan amanah,” singkatnya, kemarin (19/9).

Bupati Nunukan Hj. Asmin Laura Hafid secara tegas mengatakan ingin tetap fokus menyelesaikan tugas di Kabupaten Nunukan sebagai bupati. Bahkan keseriusannya ditunjukkan dengan mendaftarkan diri ke PDIP, Selasa (10/9) lalu. “Saya fokus di Nunukan,” tegasnya usai mendaftar di PDIP.

Sementara, H. Abdul Hafid Ahmad yang diketahui telah mendaftar ke PDIP, masih enggan memberikan keterangan apa pun kepada pewarta.

Soal penjaringan calon, Hanura masih menunggu perkembangan situasi politik menatap Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Kalimantan Utara (Kaltara) 2020 mendatang. Di internal Hanura, terdapat sejumlah nama kader potensial, memiliki kans kuat untuk maju.

Oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hanura Effendhi Djuprianto, dukungan Partai Hanura akan berlabuh pada kader yang memiliki elektabilitas tinggi, rekam jejak mumpuni serta kemampuan finansialnya.

“Sebetulnya sudah ada nama-nama yang sudah terlihat mau maju, ada juga yang kami mau dorong seperti H. Udin Hianggio, Andi M. Akbar, H. Abdul Hafid Ahmad dan Ingkong Ala. Tergantung mana kriteria yang diinginkan masyarakat. Semuanya rata, tidak ada kandidat terkuat. Kita lihat lagi bagaimana elektabilitas dari masing-masing figur ini. Kalau simpati masyarakat masih besar, kenapa tidak?” tukasnya.

Hanura belum melakukan penjaringan atau pendaftaran. Kendati tahapan Pilgub Kaltara tak lama lagi dimulai. DPD Hanura Kaltara masih menunggu petunjuk teknis (juknis) penjaringan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Hanura yang diperkirakan akan dibahas hari ini.

“Di Kaltara (DPRD Kaltara), Hanura ada 5 kursi. Tapi nanti kami survei dulu dari semua pendaftar. Termasuk finansial. Biaya politik juga kan tidak sedikit, jadi itu juga harus menjadi perhatian,” ujarnya.

Terdapat beberapa nama yang diperkirakan akan mendaftar ke Hanura, salah satunya Wakil Gubernur Kaltara H. Udin Hianggio. Nama mantan wali kota Tarakan tersebut, diakui Effendhi, dibahas di internal partai.

 

PAN DAN PKB WAIT AND SEE

Sekretaris DPD Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Kaltara Norhayati Andris mengaku pendaftaran masih terbuka hingga hari ini, 20 September.

Dalam data kepanitiaan penjaringan PDIP Kaltara, diungkap ketua sementara DPRD Kaltara ini, jika ada 7 nama yang telah mengembalikan formulir pendaftaran cagub.

Dr. H. Irianto Lambrie, Dr. H. Undunsyah, M.Si, Ingkong Ala, dr. H. Jusuf SK, H. Abdul Hafid Ahmad, H. Udin Hianggio, dan Datu Yasir Arafat. “Besok (hari ini) tanggal 20 penutupan. Kalau yang mendaftar cawagub  ada ada Datu Yasir Arafat dan Ingkong Ala. Dan bisa jadi Jhonny Laing (Drs. Jhonny Laing Impang, M.Si) pendaftar terakhir sebagai calon gubernur,” tambahnya.

Ketua DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kaltara Herman, S.Pi, mengatakan semua kader PKB potensial untuk diusung dalam Pilgub. “Semua berpeluang sama. Siapa kader kami, atau figur potensial, masih rahasia. Akan kami umumkan nanti, sementara masih wait and see dulu,” ujar Herman yang juga anggota DPRD Kaltara periode 2019-2024.

Menurut Herman, PKB akan memberi kejutan pada Pilgub Kaltara 2020. Selebihnya, soal siapa kandidat yang akan diusung, akan disampaikan ke masyarakat luas. “Memang PKB belum melakukan penjaringan, masih menunggu pertunjuk pelaksanaan dari DPP. Penjaringan calon, terbuka untuk semua yang berkeinginan maju di pilkada. Mekanismenya kami akan buka pendaftaran dan diumumkan di media secara luas nanti nya. Semua yang mendaftar akan kami hantarkan ke DPP untuk dilakukan tes,” urai Herman.

Penjaringan juga belum dilakukan oleh Partai Amanat Nasional (PAN). Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PAN Kaltara Asnawi Arbain menerangkan, penjaringan baru akan dibahas dalam waktu dekat.

“Belum ada pembicaraan, jadi kalau untuk tokoh-tokoh satu pun belum ada. Saya lihat kan baru PDIP yang baru membuka penjaringan, karena wajarlah mereka kan partai petahana. Jadi calon-calon berebut masuk melalui mereka. Kami baru mencoba membangun komunikasi dengan beberapa teman DPW untuk membicarakan ini,” terang Asnawi.

Menurutnya, kalau pun ada yang berminat, tentu PAN siap menampung. “Ini (dukungan PAN), masalahnya harus mau sama mau. Tidak mungkin jadi kalau hanya kami yang mau, tokohnya tidak. Atau pun sebaliknya. Kalau sekarang kami masih dalam ranah normatif saja. Kalau pun ada yang berminat masuk ke PAN, kami terima. Kalau pun tidak ada, kami akan siap bergabung,” tuturnya.

PAN menargetkan 5 tokoh atau figur yang akan diusung di lima pemilihan kepala daerah. Ia menegaskan, pihaknya membuka peluang bagi siapa pun yang berminat.

“Kami sifatnya hanya menerima pendaftaran calon. Terus nanti akan kami langsir ke DPP. Yang jelas kami tidak melihat latar belakang, mau dia politikus berpengalaman, mau pensiunan militer, atau pensiunan polisi. Kami tidak ingin terjebak dalam identitas itu. Yang jelas, karena kami lebih concern (perhatian) kepada figur dan rekam jejaknya. Finansial bukan patokan kami menjaring tokoh yang berminat,” tuturnya. (*/zac/lim)

 


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 09:57

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

 JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:45

Asik Ngopi, 4 PNS Terjaring Satpol PP

 TARAKAN – Razia oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP)…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:41

Penyelundupan Daging Kerbau Meningkat

 TARAKAN – Berbatasan dengan Malaysia, potensi penyelundupan barang dari Malaysia…

Rabu, 16 Oktober 2019 09:22

Pastikan Kaltara Kondusif Jelang Pelantikan Presiden

 TARAKAN- Jelang pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih pada 20…

Selasa, 15 Oktober 2019 20:45

Lagi, Kaltara Mendapat Hadiah Dana Insentif

JAKARTA - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Utara (Kaltara) kembali akan…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:54

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

   TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:42

Tertinggi Kedua, IPK Kaltara di Atas DKI Jakarta

 JAKARTA - Meski baru berusia 6 tahun, Provinsi Kalimantan Utara…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:30

KUMAT..!! Gas Elpiji 3 Kilogram Langka Lagi

 TARAKAN - Kelangkaan tabung gas elpiji 3 kilogram di Kota…

Selasa, 15 Oktober 2019 08:22

Antara Prestasi dan Nama Daerah

   MOES Santoso, sangat menyayangkan keberhasilan cucunya ini tidak membawa…

Senin, 14 Oktober 2019 21:39

Perlu Ada Aturan Khusus Mengenai Hatchery

TARAKAN – Kepala Balai Karantina Ikan Pengendalian dan Mutu (BKIPM)…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*