MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 19 September 2019 09:13
Kualitas Udara Baik, tapi Sekolah Kok Diliburkan?
KABUT ASAP: Aktivitas belajar mengajar sekolah di Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan diliburkan. ADA GANGGUAN: Maskapai Wings Air cancel penerbangan akibat jarak pandang di Bandara Tanjung Harapan, Tanjung Selor yang terbatas.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Berdasarkan pantauan  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Utara (Kaltara) Rabu (18/9) melalui Air Quality Monitoring System (AQMS) menunjukkan kualitas udara di Tanjung Selor kategori baik. Dikarenakan berdasarkan partikel udara berada diangka 5.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan pada DLH Kaltara, Obed Daniel menjelaskan, kualitas udara saat ini baik.Dimana AQMS yang mendeskripsikan kondisi kualitas udara setempat.

Dan Tanjung Selor berada di warga hijau. Artinya, kondisi baik jika berada pada biru kualitas sedang, jika kondisi tidak sehat berada di warna kuning, kondisi sangat tidak sehat berwarna merah dan jika kondisi berbahaya berwarna hitam.

“Kondisi kualitas udara baik. Parameter menurut klasifikasi udara saat ini hijau artinya baik. Jadi jangan cemas,” jelasnya.

Kemudian, parameter yang diberikan dari DLH yang berada di Kota Tarakan tak jauh berbeda dengan kondisi yang terjadi di Tanjung Selor. Sehingga, ia menegaskan kabut asap yang menyelimuti beberapa hari terakhir merupakan kabut asap dari tetangga.

Dan yang harus menjadi perhatian yakni kondisi cuaca saat ini dipengaruhi El Nino lemah artinya extreme kering terjadi kemarau berpanjangan dan curah hujan rendah.

“Kondisinya sama berdasarkan catatan yang diberikan DLH Tarakan. Karena kabut asap dari tetangga. Sedangkan Tanjung Selor saat ini aman,” tegasnya.

Sementara, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) pada Dinkes Kaltara, Agust Suwandy menjelaskan dari laporan harian selama lima hari terakhir tidak terjadi peningkatan signifikan terkait kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) di Kaltara. Artinya, dampak kabut asap terhadap kesehatan di Kaltara saat ini masih aman.

“Laporan harian tidak signifikan angkannya juga tidak meningkat setiap hari. Antar daerah berdasarkan laporan harian ke Dinkes Kaltara kondisinya fluktuatif. Kondisi ini berdasarkan laporan yang disampaikan dari tiga kabupaten/kota di Kaltara. Diantaranya, Kabupaten Bulungan, Kabupaten Nunukan dan Kota Tarakan,” bebernya.

Kemudian Kepala Badan Penggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara Mohammad Pandi mejelaskan, karhutla yang terjadi di Bulungan sudah diantisipasi mulai dari TNI Polri pemerintah daerah dan masyarakat. Bahkan, sejumlah personel dan armada BPBD Kaltara ikut disiagakan di posko karhutla. “Kondisi saat ini ada beberapa titik. Personel gabungan sudah berada dilokasi melakukan pemadaman,” tuturnya.

Namun, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bulungan, H. Jamaluddin Saleh menjelaskan kabut asap yang menyelimuti wilayah Kalimantan Utara (Kaltara) khususnya di Bulungan mulai mengganggu aktivitas belajar mengajar sejumlah sekolah di Bulungan. Bahkan sejak, Selasa (17/9) sebanyak 12 sekolah terpaksa diliburkan.

Dijelaskannya, sekolah yang diliburkan merupakan sekolah yang ada di  Kecamatan Tanjung Palas Timur. Karena berdampak langsung terhadap kabut asap. Sedangkan untuk sekolah yang tidak berdampak langsung masih tetap melakukan ativitas belajar mengajar.

"Saya sudah tinjau ke lokasi, dan titik api itu berada persis di belakang sekolah, jadi memang layak untuk diliburkan," ungkap Jamaluddin kepada Radar Kaltara, kemarin.

Adapun 12 sekolah yang diliburkan tingkat SD dan SMP. Untuk SD yang seperti; SDN 001, SDN 010, SDN 011, SDN 012 dan SDN 013. Sedangkan jenjang SMP yang diliburkan SMPN 1, SMPN 2, SMPN 3, SMPN 4, SMPN 5, SMPN 6 dan SMPN 7.

"Kita belum dapat memastikan sampai kapan sekolah diliburkan, yang pasti kalau sudah membaik sekolah akan kembali masuk seperti biasa," bebernya.

Sekolah, sambung Jamaluddin, juga tetap harus melaporkan kondisi di lapangan setiap hari. Dalam hal ini Disdikbud juga telah mengeluarkan surat edaran (SE) nomor : 440/4336/Disdikbud I.2/2019. SE itu merupatak tindak lanjut dari himbauan Penjabat (Pj) Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Bulungan nomor : 443/1352/DKK-BUL/IX/2019 tanggal 13 September 2019 tentang Kewaspadaan Dampak Kabut Asap dan hasil rapat terbatas Disdikbud Bulungan pada 16 September. Salah satu poin penting di dalam SE itu yakni satuan pendidikan harus melakukan identifikasi terhadap siswa yang rentan terhadap penyakit  infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA.

"Kepada siswa yang bersangkutan dapat ditoleransi untuk diberikan tugas mandiri di rumah," bebernya.

Selain itu, satuan pendidikan yang berdampak langsung dengan kabut asap diharapkan dapat berkoordinasi dengan  Muspika setempat. Untuk  Kelompok Kerja Kepala Sekolah (K3S) atau Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) yang meliburkan sekolah harus tetap dikoordinasikan dengan pihak Disdikbud Bulungan.

"SE itu berlaku selama tiga hari terhitung sejak Selasa (17/9)," ujarnya.

 

 Jarak Padang Terbatas, Penerbangan Batal

Penerbangan maskapai Wings Air tujuan Balikpapan-Tanjung Selor terpaksa dibatalkan akibat visibility (jarak pandang) yang terbatas. Pasalnya, saat ini visibility masihberada di bawah radius  minimal sebuah penerbangan.

Kasubsi Teknik, Operasi, Keamanan dan Pelayanan Darurat Bandara Tanjung Harapan, Robby Fajar Suryanegara menjelaskan, visibility sebuahpenerbangan itu minimal 5 kilometer (km). Namun saat ini jarak padang masih berada di 1.500 meter.

“Artinya, saat ini jarak pandang masih sangat terbatas,” kata Robby kepada Radar Kaltara, Rabu (18/9).

Akibatnya, bukan hanya maskapai Wing Air saja yang batal berangkat. Maskapai Susi Air pun harus membatalkan keberangkatan. Hari ini semua penerbangan cancel (membatalkan) penerbangan.

“Harusnya hari ini (kemarin, Red) akan ada dua maskapai yang masuk. Wings Air dan Susi Air kalau maskapai Xpress Air memang tidak setiap hari beroperasi,” bebernya.

Terpisah, General Manager (GM) Perum Damri Cabang Tanjung Selor, Tri Wijono Djati mengungkapkan, kabut asap yang terjadi di wilayah Kaltara tidak terlalu berdampak pada transportasi darat. Khususnya Damri. Sebab, Damri tetap masih bisa beroperasi seperti biasanya.

“Kalau trayek Tanjung Selor-Berau, Tanjung Selor-KTT dan Malinau-Salang jumlah penumpang memang berkurang. Namun untuk trayek Tanjung Selor-Malinau justru mengalami peningkatan,” bebernya.

Biasanya, sebelum terjadi kabut asap jumlah penumpang per hari hanya sebanyak 14 penumpang. Namun sejak tiga hari terakhir jumlah penumpang mulai mengalami peningkatan.

“Tapi semua penumpang masih bisa terakomodasi dan kita juga telah menambah tiga bus untuk trayek Tanjung Selor-Malinau,” sebutnya.

Sementara, Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas III Tanjung Harapan, Muhammad Sulam Khilmi memaparkan, pada pukul 09.00 WITA visibility di Bulungan 2 km. Kemudian pada pukul 15.00 WITA naik menjadi 3 km. Suhu udara juga mengalami kenaikan, dari 29 derajat celsius menjadi 34 derajat celsius.

“Setiap waktu cuaca di Kaltara akan terus kita update, dan kita berharap kondisi di Kaltara. khususnya di Bulungan bisa kembali membaik,” bebernya.

Untuk titik panas atau hotspot, pada pukul 11.33 WITA masih terpantau ada delapan titik panas. Delapan titik itu berada pada lokasi Tanjung Palas Timur.

“Tingkat kepercayaan setiap titik panas beragan. Mulai dari 65 persen hingga 100 persen,” pungkasnya.  (akz */jai/udn)


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 11:21

Bangunan Kantor Difasilitasi Pemkab Bulungan

 KANTOR Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bulungan beserta Panitia Pengawas…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:04

Kacabjari Menunggu Penyerahan dari Pemkab KTT

 TANJUNG SELOR - Pembangunan Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Bulungan…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:54

INGAT..!! Semua Speedboat Harus Dilengkapi Pintu Darurat

 TANJUNG SELOR – Langkah tegas dilakukan pihak Dinas Perhubungan (Dishub)…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:41

Kabupaten/Kota ‘Disuntik’ Dana Rp 29 Miliar

 TANJUNG SELOR – Ketersediaan anggaran merupakan salah satu faktor pendukung…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:31

BPPRD Raup Rp 311 Miliar dari Pajak Daerah

 TANJUNG SELOR – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD)…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:18

Kembalikan Berkas,Sigit Optimistis Didukung Partai

 TANJUNG SELOR - Waktu pengembalian berkas pendaftaran bakal calon (balon)…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:25

NPHD Disepakati, Anggaran KPU Naik Rp 1 M

 TANJUNG SELOR – Setelah melakukan pembahasan yang cukup alot, akhirnya…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:19

Petani Keluhkan Harga TBS Kelapa Sawit

 TANJUNG SELOR – Harga jual tandan buah segar (TBS) kelapa…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:12

Gubernur Usul Pemekaran Daerah Terbatas di RPJMN

 TANJUNG SELOR – Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah daerah, khususnya…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:03

Pinjam dan Baca Buku Menggunakan Ujung Jari

 JIKA sebelumnya masyarakat yang ingin membaca buku itu harus datang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*