MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Kamis, 19 September 2019 09:05
Pasang Pipa ‘Siluman’, Sanksi Pidana Menanti

DLH Belum Miliki Petugas PPNS

Hamsi Kapala Bidang Limbah, Persampahan dan Peningkatan Kapasitas pada DLH Kaltara,

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Langkah tegas akan dilakukan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan Utara (Kaltara) kepada perusahaan yang terbukti memasang pipa ‘siluman’. Khususnya pipa limbah bahan berbahaya dan beracun atau B3.

Kapala Bidang Limbah, Persampahan dan Peningkatan Kapasitas pada DLH Kaltara, Hamsi mengatakan, dalam hal ini DLH Kaltara akan terus melakukan monitoring (pemantauan) ke sejumlah perusahaan yang ada di Kaltara. Itu dilakukan agar tidak ada perusahaan yang membuang limbah B3 secara sembarangan.

“Kita akan terus melakukan pengawasan dan pembinaan kepada perusahaan,” kata Hamsi kepada Radar Kaltara, kemarin.

Bukan hanya pembuangan limbah saja yang di-monitoring, tempat pembuangan akhir (TPA) limbah B3 juga tak luput dari pengawasan DLH.

“TPA untuk B3 ini harus memenuhi syarat, begitu juga dengan gudang penyimpanan,” bebernya.

Untuk pipa ‘siluman’, kata Hamsi, jika terbukti maka perusahaan dapat disanksi pidana. Untuk aturan sudah jelas diatur di dalam Undang-Undang (UU) nomor 32 tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Khususnya pada pasal 103 menyebutkan bahwa setiap orang yang menghasilkan limbah B3 dan tidak melakukan pengelolaan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 tahun dan paling lama 3 tahun dan denda paling sedikit Rp 1 miliar dan paling banyak Rp 3 miliar.

“Jadi kalau terkait aturan sebenarnya sudah jelas,” bebernya.

Selain itu, pada Peraturan Pemerintah (PP) nomor 101 tahun 2014 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun setiap perusahaan diwajibkan untuk melaporkan limbah B3. Khususnya pada pasal 11 ayat 1 menyebutkan bahwa setiap orang yang menghasilkan Limbah B3 sebagaimana dimaksud dalam pasal 10 wajib menyampaikan laporan secara tertulis kepada menteri mengenai pelaksanaan pengurangan Limbah B3.

“Jadi setiap limbah itu wajib dilaporkan, dan kalau tidak dilaporkan akan ada sanksi tegas yang akan diberikan kepada perusahaan,” sebutnya.

Selama ini, kendala di lapangan DLH Kaltara belum memiliki pejabat pengawas lingkungan hidup (PPLH) dan Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS). Saat ini yang telah pejabat PPLH dan PPNS hanya kementerian.

“Kita belum punya, dan dua jabatan itu yang sedang kita upayakan saat ini,” pungkasnya. (*/jai/udn)


BACA JUGA

Rabu, 16 Oktober 2019 11:21

Bangunan Kantor Difasilitasi Pemkab Bulungan

 KANTOR Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Bulungan beserta Panitia Pengawas…

Rabu, 16 Oktober 2019 11:04

Kacabjari Menunggu Penyerahan dari Pemkab KTT

 TANJUNG SELOR - Pembangunan Kantor Cabang Kejaksaan Negeri (Kacabjari) Bulungan…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:54

INGAT..!! Semua Speedboat Harus Dilengkapi Pintu Darurat

 TANJUNG SELOR – Langkah tegas dilakukan pihak Dinas Perhubungan (Dishub)…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:41

Kabupaten/Kota ‘Disuntik’ Dana Rp 29 Miliar

 TANJUNG SELOR – Ketersediaan anggaran merupakan salah satu faktor pendukung…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:31

BPPRD Raup Rp 311 Miliar dari Pajak Daerah

 TANJUNG SELOR – Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD)…

Rabu, 16 Oktober 2019 10:18

Kembalikan Berkas,Sigit Optimistis Didukung Partai

 TANJUNG SELOR - Waktu pengembalian berkas pendaftaran bakal calon (balon)…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:25

NPHD Disepakati, Anggaran KPU Naik Rp 1 M

 TANJUNG SELOR – Setelah melakukan pembahasan yang cukup alot, akhirnya…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:19

Petani Keluhkan Harga TBS Kelapa Sawit

 TANJUNG SELOR – Harga jual tandan buah segar (TBS) kelapa…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:12

Gubernur Usul Pemekaran Daerah Terbatas di RPJMN

 TANJUNG SELOR – Berbagai upaya terus dilakukan pemerintah daerah, khususnya…

Selasa, 15 Oktober 2019 09:03

Pinjam dan Baca Buku Menggunakan Ujung Jari

 JIKA sebelumnya masyarakat yang ingin membaca buku itu harus datang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*