MANAGED BY:
KAMIS
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 18 September 2019 08:57
Ribuan Kasus ISPA, Tarakan Tertinggi
Usman Kepala Dinkes Kaltara

PROKAL.CO,

TANJUNG SELOR - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) menerima ribuan laporan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Jumlah warga yang terserang ISPA ini tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Kaltara, yang mengalami peningkatan dibanding Agustus lalu.
Kepala Dinkes Kaltara Usman menjelaskan, dari data Dinkes Nunukan, ditemukan selama Agustus sebanyak 230 kasus. Sementara Kabupaten Malinau tidak terjadi peningkatan dari sebelumnya. Kemudian di Kota Tarakan, selain ISPA ada juga pneumonia pada umur balita. Pneumonia pada Agustus sebanyak 83 kasus dan ISPA selama Agustus 933 kasus. Sedangkan usia 5 tahun, pneumonia dua kasus dan ISPA 1.060 kasus. Untuk Bulungan sendiri ada 105 kasus ISPA dan pneumonia satu kasus.
“KTT (Kabupaten Tana Tidung) belum ada laporan masuk. Melihat indikasi udara tidak sehat besar kemungkinan juga, namun tidak pada status darurat atau KLB (kejadian luar biasa),” ungkapnya. 
Sejauh ini langkah cepat sudah dilakukan Dinkes Kaltara untuk mengantisipasi. Dengan memberikan imbauan dan membagikan masker ke masyarakat. Sebanyak 6.500 masker dibagikan Dinkes Kaltara bersama Dinkes Nunukan sebanyak 5.250 masker. “Melihat adanya peningkatan yang terjadi ini merupakan bagian dari dampak kabut asap yang terjadi beberapa hari terakhir,” bebernya.

Sementara itu, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kaltara mengklaim kualitas udara di Kaltara masih dalam kategori baik. Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian Pencemaran Kerusakan Lingkungan pada DLH Kaltara, Obed Daniel menuturkan,

Indikator kondisi udara berdasarkan data dan alat ukur Air Quality Monitoring System (AQMS) menunjukkan kualitas udara di Kaltara masih dalam kriteria baik. Artinya, saat ini Kaltara masih dalam zona hijau. “AQMS ini mendeskripsikan cuaca berdasarkan warna. Mulai dari baik (hijau) sedang (biru), tidak sehat (kuning), sangat tidak sehat (merah) dan berbahaya (hitam). Dan semua itu juga sudah ada dasar hukumnya. Yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 41 Tahun 1999 tentang Pengendalian Pencemaran Udara,” jelasnya. (akz/ash)

 

Kasus ISPA dan Pnemonia selama Agustus:

Kabupaten                 Ispa                  Pnemonia 

Halaman:

BACA JUGA

Rabu, 20 Januari 2021 13:21

Pengunjung Positif Covid-19, Pasar Ditutup

TANJUNG SELOR – Sepekan pasca diresmikan, pasar modern di Desa…

Rabu, 20 Januari 2021 13:19

Zona Oranye, Harus Tetap Patuh Prokes

TANJUNG SELOR – Sempat menjadi wilayah zona merah (risiko tinggi)…

Rabu, 20 Januari 2021 13:18

Melihat Eksistensi Angkot di Tanjung Selor

JIKA dulu angkot merupakan salah satu transportasi yang cukup diandalkan.…

Rabu, 20 Januari 2021 13:06

Tambah Lagi 188 Positif, 77 Meninggal

TANJUNG SELOR – Jumlah pasien konfirmasi positif Covid-19 di Kaltara…

Selasa, 19 Januari 2021 13:55

3.000 Usaha Walet Tak Berizin

TANJUNG SELOR - Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan…

Selasa, 19 Januari 2021 13:54

Proses Vaksinasi di Sini Dinilai Kurang Sosialisasi

TANJUNG SELOR – Pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Bulungan telah…

Selasa, 19 Januari 2021 13:53

Covid-19 Kian Meluas, PTM Ditunda

TANJUNG SELOR – Pemkab Bulungan akhirnya memutuskan untuk menunda pelaksanaan…

Selasa, 19 Januari 2021 13:52
Pelaku Buang Bayi Karang Cerita Temukan Bayi

Melahirkan di Hotel dengan Bantuan YouTube

TANJUNG SELOR - Sepandai-pandainya tupai melompat pasti akan jatuh juga.…

Senin, 18 Januari 2021 12:50

Pelaku Pembuang Bayi Diamankan

TANJUNG SELOR - Tidak butuh waktu lama bagi Satreskrim Polres…

Senin, 18 Januari 2021 11:25

Penyelesaian Revisi Perda GSB, Legislatif Tak Pasang Target

TANJUNG SELOR – Target penyelesaian revisi Peraturan Daerah (Perda) tentang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers