MANAGED BY:
KAMIS
28 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 18 September 2019 08:57
Kaltara Aman Karhutla, Kapolda Bilang Tinggal Asap Saja...
WASPADA KARHUTLA: Kapolda altara Brigjen Pol Indrajit didampingi Dandim 0903/Tsr Letkol Inf Aswin Kartawijaya dan Kapolres Bulungan AKBP Andrias Nugroho Susanto, usai mengikuti video conference di Makodim 0903/Tsr.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Provinsi Kalimanta Utara (Kaltara) saat ini aman dari Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). Tercatat, dari pantauan di BMKG ditemukan hanya satu titik hotspot.

Hal ini ditegaskan Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Kaltara Brigjen Pol Indrajit, yang ditemui usai mengikuti video conference bersama Pangdam VI/Mulawarman. Satu titik api yang terdeteksi berada di titik rendah. “Berdasarkan pantauan titik api dari BMKG saat ini hanya ada satu titik api. Dengan kategori rendah atau sisa api yang dipadamkan. Tinggal asap saja,” ucap Kapolda Kaltara Brigjen Pol Indrajit kepada Radar Kaltara, (17/9).

Ia menegaskan, TNI, Polri dan pemerintah daerah sudah bergerak cepat menangani karhutla yang terjadi. Sehingga pihaknya berharap agar tidak ada lagi masyarakat yang melakukan pembukaan lahan dengan cara dibakar. Sebab, dampak yang ditimbulkan merugikan semua masyarakat. Kapolda pun berharap agar membuka lahan dilakukan dengan cara gotong-royong. “Baiknya dilakukan dengan cara gotong-royong atau tenguyun,” tegasnya.

Kapolda juga menuturkan, suku apapun dan agama apapun tidak mengizinkan untuk membuka lahan karena merugikan masyarakat. Lantaran dampak api ini membuat kabut asap dan berakibat menghambat kegiatan dan merusak kesehatan. “Asap menyelumuti Tarakan dan Bulungan. Berapa kerugian? Menghambat kegiatan dengan tidak beroperasinya pesawat. Juga dengan ini menganggu perekonomian. Ditambah lagi kesehatan, adanya ISPA (insfeksi saluran pernapasan akut) dan sekolah diliburkan,” tanyanya.

Terkait  Undang-Undang (UU) Nomor 32 Tahun 2009, pada ayat 2  pasal 69 tentang kearifan lokal, pembukaan lahan dapat dilakukan hanya dua hektare untuk satu kepala keluarga. Menurut Kapolda, aturan tersebut dibenarkan jika diperkuat dengan cara meminta izin kepada kapolsek, danramil dan camat setempat. Jika tidak dapat izin, Kapolda menegaskan agar pembukaan lahan tidak dilakukan. “Apalagi dengan kondisi saat ini curah hujan rendah. Hal itu tidak dapat dilakukan. Apalagi dengan alasan jika dibakar menjadi pupuk itu tidak benar,” ungkapnya.

“Saya mengimbau jangan lagi membuka lahan dengan dibakar. Ada aturan bisa tetapi kondisi tidak memungkinkan. Jika bakar 2 hektare namun merembet jadi 12 hektare. Ini salah, makanya budaya tenguyun harus dilakukan lagi. Jika lahan si A hari ini bersama TNI-Polri dan masyarakat. Kemudian lahan si B. Ini baik itu gotong-royong membuka lahan dengan cara manual,” harapnya.

Dengan kondisi ini, TNI dan Polri membentuk operasi khusus yang terdiri tiga tim khusus. Pertama, tim operasi prehentif yang melakukan sosialisasi, imbauan langsung di masyarakat. Kemudian, tim khusus perventif yang terdiri dari babinsa dan babinkabtimas melakukan patroli ke daerah rawan. Terakhir, tim penegakan hukum. “Jika ada unsur sengaja, ada tim khusus yang melakukan lidik dan sidik. Jadi mengetahui siapa yang memerintahkan masyarakat untuk melakukan pembakaran. Dan saat ini masih lidik dan sidik. Saya tegaskan ke Kapolres untuk tindak tegas,” tuturnya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kaltara Mohammad Pandi menjelaskan, dalam menanggulangi bahaya karhutla ini, pemerintah provinsi telah mengerahkan personel di posko karhutla yang belokasi di Kecamatan Tanjung Palas Timur. Sejumlah peralatan juga disiapkan di posko. “Karena untuk mengantisipasi di daerah tersebut sehingga BPBD menyiapakan personel dan sejumlah armada,” jelasnya. (akz/ash)


BACA JUGA

Rabu, 27 Mei 2020 14:33

Ular Piton Kejutkan Petugas di Posko Km 16

TANJUNG SELOR - Posko terpadu di kilometer (Km) 16, Tanjung…

Rabu, 27 Mei 2020 14:13

Waspada! Tinggi Gelombang 1,5 Meter dan Hujan Lebat

TANJUNG SELOR – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas…

Rabu, 27 Mei 2020 14:08

Tak Ada Pengiriman, Rutan Over Kapasitas

TANJUNG SELOR – Jumlah tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres…

Rabu, 27 Mei 2020 13:58

Volume Sampah Membeludak Tiga Kali Lipat

TANJUNG SELOR – Volume sampah pasca perayaan IdulFitri 1441 Hijriah…

Rabu, 27 Mei 2020 13:28

New Normal Tetap Ketat

 SEBAGAI dampak dari pandemi Covid-19 saat ini, pemerintah akan memberlakukan…

Rabu, 27 Mei 2020 13:26

Transmisi Lokal Membeludak

KABAR duka datang dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bulungan.…

Selasa, 26 Mei 2020 17:12

Innalillahi, Satu Pasien Positif Meninggal Dunia

TANJUNG SELOR – Kabar duka datang dari Gugus Tugas Percepatan…

Selasa, 26 Mei 2020 10:04

Balai Desa Ludes, Diduga Akibat Puntung Rokok

TANJUNG SELOR - Balai Desa Tanjung Buka, di kawasan transmigrasi…

Selasa, 26 Mei 2020 09:46

Penlok PLBN Sebatik Ditetapkan

TANJUNG SELOR - Beberapa titik di wilayah perbatasan Kalimantan Utara…

Selasa, 26 Mei 2020 09:43

Pembangunan Gedung Gadis Terhambat

TANJUNG SELOR – Dampak dari pandemi CoronaVirus Disease (Covid-19) membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers