MANAGED BY:
KAMIS
28 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 16 September 2019 08:45
Jemaah Haji Bulungan Pulang Lewat Darat

Kabut Asap, Jemaah Haji Tunda Keberangkatan

BERKABUT: Jemaah haji Kaltara harus menunda penerbangan ke Kota Tarakan kemarin.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Keberangkatan jemaah haji asal Kalimantan Utara (Kaltara) dari Bandar Udara Internasional Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan, Balikpapan menuju Bandar Udara Internasional Juwata, Kota Tarakan tertunda.

Kepala Seksi Pembinaan Haji dan Umrah pada Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag)  Kaltara, H. Muhammad Aslam mengatakan, kondisi cuca Kaltara yang masih diselimuti kabut asap sangat tidak memungkinkan ada penerbangan.

“Hari ini (kemarin, Red) tidak ada jemaah haji kita yang berangkat, semua ditunda keberangkatannya,” ungkap Aslam kepada Radar Kaltara.

Sedangkan jemaah haji asal Kabupaten Bulungan, rencananya akan dipulangkan melalui jalur darat dari Balikpapan menuju Tanjung Selor. “Saat ini baru Bulungan yang memutuskan untuk pulang melalui jalur darat, untuk Tarakan dan KTT belum ada keputusan,” ujarnya.

Aslam belum dapat memastikan kapan jemaah haji Kaltara dapat dipulangkan, karena saat ini kondisi cuaca masih berkabut. “Kalau besok dimungkinkan. Insyaallah, besok (hari ini, Red) jemaah haji akan dipulangkan ke daerah Kaltara,” ujarnya.

Sebenarnya sejak siang, jemaah haji sudah menunggu di bandara. Namun karena kondisi sampai sore masih berkabut. Akhirnya jemaah haji kembali lagi ke Embarkasi Balikpapan. “Saat ini jemaah haji sudah kembali ke Embarkasi Balikpapan,” bebernya.

Sementara, Kepala Kemenag Bulungan, Hamzah saat dikonfirmasi membenarkan bahwa jemaah haji asal Kabupaten Bulungan akan dipulangkan melalui jalur darat.

“Kita ketahui bersama mulai pagi hingga sore ini kondisi cuaca masih diselimuti kabut, sehingga kita putuskan jemaah haji dipulangkan melalui jalur darat. Kalau tidak ada kendala malam ini jemaah haji akan dipulangkan melalui jalur darat,” ujarnya.

Namun, sambung Hamzah, saat ini pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah bus yang tersedia, tapi informasi terakhir sudah ada dua bus yang siap mengangkut jemaah haji Bulungan. “Setiap bus itu kapasitasnya 29 orang,” bebernya.

Sementara, jumlah jemaah haji Bulungan sebanyak 159 orang. Artinya, jumlah bus yang tersedia belum bisa mengakomodasi seluruh jemaah. “Saat ini petugas haji sedang berupaya mencari bus tambahan,” tuturnya.

Jemaah Haji Tertahan

Selain jemaah haji asal Kabupaten Bulungan, jemaah haji Kaltara lainnya yang tergabung dalam kloter 14 dan dijadwalkan tiba di Tarakan Minggu (15/9) juga dibatalkan. Petugas pendamping haji Kementerian Agama (Kemenag) Tarakan, Abdullah mengatakan, pembatalan oleh du maskapai dibatalkan karena kabut asap.

“Menggunakan 2 maskapai Sriwijaya dan Batik Air. Untuk saat ini sementara penerbangan dibatalkan sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Karena dari itu kami belum dapat informasi lanjutan kapan keberangkatan dilakukan,” ujarnya kemarin (15/9).

Para jemaah masih menunggu kepastian tersebut. Meski seluruh jemaah dalam kondisi sehat, ia mengakui sebagian besar terlihat cukup lelah.

“Sampai sekarang kami juga masih menunggu di Bandara (Sultan Aji Muhammad Sulaiman Sepinggan). Kondisi jemaah sehat, memang sebagian besar cukup lelah karena perjalanan juga lumayan cukup panjang. Kalau jumlah jemaah kloter 14 totalnya 447, tapi untuk Tarakan itu 206,” bebernya.

Kebutuhan operasional masih dapat teratasi seperti konsumsi yang cukup. Meski demikian, pihaknya juga berharap adanya pertanggung jawaban maskapai.

“Kalau untuk konsumsi seluruh jemaah sudah ditanggung panitia dan juga kami mengharapkan adanya jaminan konsumsi juga dari pihak maskapai. Karena delay ini kan bukan kehendak kami. Untuk jemaah sebagian telah menghubungi keluarganya kalau keberangkatan hari ini (kemarin, Red) dibatalkan. Adapun jemaah yang kehilangan suami dalam artian meninggal di Arab Saudi, sudah mengikhlaskan anggota keluarga,” tuturnya.

Kemarin, sejumlah anggota keluarga jemaah menyemut di halaman Masjid Baitul Izzah Islamic Center, meski sebagian telah mengetahui kedatangan jemaah tertunda. “Kami sengaja tidak pulang. Mana tahu hari ini (kemarin, Red) tetap jadi pulang. Kami berharap semoga pesawatnya tidak jadi dibatalkan,” ujar Ratnasari (40).

Sementara itu, Kepala Kemenag Tarakan H.M. Shaberah Ali mengungkapkan, pihaknya belum dapat memastikan kapan jemaah diberangkatkan dari Balikpapan. Menurutnya keberangkatan tersebut bukanlah kehendak panitia, melainkan pihak maskapai. Meski demikian, demi keselamatan jemaah pihaknya tetap mendukung keputusan tersebut.

“Kami belum bisa memastikan kapan jadwal selanjutnya. Karena ini bukan keputusan kami. Tapi demi keselamatan, kami berpandangan positif saja. Namun kami memastikan jemaah tetap sehat,” pungkasnya. (*/jai/*/zac/eza)


BACA JUGA

Rabu, 27 Mei 2020 14:33

Ular Piton Kejutkan Petugas di Posko Km 16

TANJUNG SELOR - Posko terpadu di kilometer (Km) 16, Tanjung…

Rabu, 27 Mei 2020 14:13

Waspada! Tinggi Gelombang 1,5 Meter dan Hujan Lebat

TANJUNG SELOR – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kelas…

Rabu, 27 Mei 2020 14:08

Tak Ada Pengiriman, Rutan Over Kapasitas

TANJUNG SELOR – Jumlah tahanan di Rumah Tahanan (Rutan) Polres…

Rabu, 27 Mei 2020 13:58

Volume Sampah Membeludak Tiga Kali Lipat

TANJUNG SELOR – Volume sampah pasca perayaan IdulFitri 1441 Hijriah…

Rabu, 27 Mei 2020 13:28

New Normal Tetap Ketat

 SEBAGAI dampak dari pandemi Covid-19 saat ini, pemerintah akan memberlakukan…

Rabu, 27 Mei 2020 13:26

Transmisi Lokal Membeludak

KABAR duka datang dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Bulungan.…

Selasa, 26 Mei 2020 17:12

Innalillahi, Satu Pasien Positif Meninggal Dunia

TANJUNG SELOR – Kabar duka datang dari Gugus Tugas Percepatan…

Selasa, 26 Mei 2020 10:04

Balai Desa Ludes, Diduga Akibat Puntung Rokok

TANJUNG SELOR - Balai Desa Tanjung Buka, di kawasan transmigrasi…

Selasa, 26 Mei 2020 09:46

Penlok PLBN Sebatik Ditetapkan

TANJUNG SELOR - Beberapa titik di wilayah perbatasan Kalimantan Utara…

Selasa, 26 Mei 2020 09:43

Pembangunan Gedung Gadis Terhambat

TANJUNG SELOR – Dampak dari pandemi CoronaVirus Disease (Covid-19) membuat…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers