MANAGED BY:
KAMIS
17 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 14 September 2019 09:01
Antisipasi Pengetap, Pelat Kendaraan Dicatat
TIDAK DIBATASI: APMS Aryan Berkah memperketat pengawasan dengan mencatat pelat kendaraan yang mengisi BBM di APMS.

PROKAL.CO, TANA TIDUNG- Pembelian bahan bakar minyak (BBM) jenis premium untuk mobil tidak dibatasi lagi seperti sebelumnya hanya Rp  150 ribu  per hari. Namun, pemilik Agen Premium Minyak dan Solar (APMS) Aryan Berkah, H. Arifin punya cara baru mengantisipasi aksi pengetap bensin atau penimbun.Yakni dengan mencatat nomor pelat kendaraan yang melakukan pembelian BBM di APMS.

“Pembatasan pembelian BBM waktu itu untuk mengantisipasi para pengetap, tapi sekarang sudah tidak ada pembatasan lagi,” kata Arifin kepada Radar Tarakan, kemarin (13/9).

Ia yakin dengan cara mencatat nomor kendaraan, tidak ada lagi pengetap. Karena akan diketahui jika melakukan pembelian berulang.

“Petugas kami tidak akan melayani pengendara yang akan membeli BBM sehari lebih dari satu kali,” kata Arifin kepada Radar Tarakan, kemarin (13/9).

Selain mencatat, lanjut Arifin, pihaknya juga memantau aktivitas pembelian BBM di APMS miliknya yang berada di Desa Tideng Pale, Kecamatan Sesayap itu.

“Dengan cara itu, kami berharap tidak ada lagi pengetap,” ujarnya.

Sebab, kata dia, keberadan pengetap sangat merugikan masyarakat. Terlebih premium bukan hanya untuk sekelompok orang tapi semua masyarakat.

“Makannya waktu itu kami batasi pembelian dalam sehari Rp 150 ribu,” jelasnya.

“BBM sebanyak itu (Rp 150 ribu), kalau mau ke Malinau atau ke Tanjung Selor sudah cukup, makanya itu kami terapkan, sudah kami perhitungkan, makanya kami berani batasi pembelian sebanyak itu,” sambungnya.

 

Jika tidak dibatasi, sementara pembelian BBM hanya diguna untuk mencari keuntungan dengan dijual kembali, maka BBM hanya  dinikmati kelompok tertentu.

“Kalau mobil satu tangki itu full-nya 40 liter, bayangkan kalau bolak-balik masuk ke APMS beli berulang-ulang, kalau satu kali saja tidak masalah,” katanya.

 Salah seorang pengendara mobil, Ismanto saat melakukan pengisian premium di APMS sempat kaget  karena sudah tidak dibatasi lagi. Petugas APMS mengisi tangki sesuai kebutuhan yang diinginkan.

 "Biasanya kalau mobil hanya dapat jatah Rp 150 ribu saja, sekarang pihak APMS tidak lagi memberlakukan pembatasan. Katanya mereka akan menyesuaikan kebutuhan pembeli, makanya sekarang tidak dibatasi lagi,"kata Ismanto.

Pembatasan premium yang dilakukan oleh APMS beberapa waktu lalu sempat membuat pemilik mobil kesal, karena ketika hendak ingin bepergian jauh harus mengisi lagi ke APMS atau SPBU lain. "Memang kemarin waktu dibatasi itu saya juga kesal karena kita harus berulang mengisi premium. Nah sekarang kan bagus jangan dibatasi hanya saja kalau bisa setiap ada mobil yang datang berulang jangan dilayani itu sudah pasti pengetap,” ujarnya.

“Kalau dilayani, berapa pun banyak stok BBM pasti tidak akan cukup dan warga juga tidak akan kebagian,"tambah Ismanto. (*/rko/ana)


BACA JUGA

Jumat, 11 September 2015 15:28

Lebih Langsing dengan Berenang

<p>Berenang termasuk olahraga yang menyenangkan. Tetapi kebanyakan orang lebih menganggap olahraga…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*