MANAGED BY:
SABTU
06 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 14 September 2019 08:49
Hoaks Masih Menjadi Atensi KPU
PEMAPARAN: KPU Bulungan melakukan pemaparan terhadap parpol mengenai informasi Aplikasi Sifokum yang diklaim dapat menangkal hoaks.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Bulungan, tak menampik bahwa penyebaran berita bohong alias hoaks diproyeksikan bakal terus terjadi hingga proses pemilihan kepala daerah (pilkada) 2020 mendatang.

Oleh karenanya, mencegah semakin tingginya hoaks yang ibarat semakin bombastis, khususnya di media sosial (medsos). Akhirnya, jajaran penyelenggara pemilu yakni KPU sepakat menjadikan permasalahan itu sebagai sebuah atensi.

Ketua KPU Bulungan, Lili Suryani mengungkapkan, dengan menjadikannya hoaks sebagai atensi. Maka, diharapkan nantinya permasalahan hoaks dapat dicegah. Atau setidaknya meminimalisirnya agar tak semakin bombastis.

“Hoaks ini memang patut menjadi atensi kami sebagai penyelenggara pemilu. Alasannya, karena bila hal itu terus berlarut dan dibiarkan begitu saja. Maka, otomatis dapat mengganggu jalannya pesta demokrasi nantinya,” ungkapnya kepada Radar Kaltara saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (13/9).

Adapun, lanjutnya, sebagai langkah awal dalam mencegah dan meminimalisir penyebaran hoaks itu sendiri. KPU dalam hal ini telah mengeluarkan Aplikasi Sistem Informasi Produk Hukum (Sipokum). Yang mana, dari aplikasi itu nantinya masyarakat biasa sekalipun dapat mengaksesnya dengan mudah.

“Sipokum itu di dalamnya ada isi mengenai surat edaran yang turun dari pusat, peraturan-peraturan dan keputusan dalam pilkada 2020. Artinya, jika di luar terdapat informasi yang berlawanan arah. Maka, bisa dipastikan itu hoaks,” ujar wanita berhijab yang murah senyum ini.

Lanjutnya, dalam Aplikasi Sifokum itu juga pihaknya memastikan sebelumnya ditangani oleh orang–orang yang memang ahli di bidangnya. Sehingga segala antisipasi bila terjadi sistem eror atau lain sebagainya sudah diantisipasi sejak jauh–jauh hari.

“Apalagi soal adanya hacker–hacker itu sendiri. Anggota kami dalam hal ini sudah melakukan segala antisipasinya. Yakni bila mereka beraksi, maka akan segera diblok. Tujuannya, agar jangan sampai masyarakat menerima berita hoaks,” jelasnya.

Namun, lebih jauh dikatakannya, perlu diketahui bahwa apa yang ada dalam Aplikasi Sifokum itu sejatinya bukan sifatnya detail pada berbasis data yang ada di KPU. Melainkan, dari aplikasi itu hanya menyajikan sebuah publikasi dari informasi hukum. “Tapi, tetap antisipasi terhadap hacker seperti apa yang saya katakan tadi akan dilakukan,” ucapnya.

Di sisi lain, dari aplikasi ini pihaknya menginginkan masyarakat dan peserta pemilu pada umumnya dapat semakin mudah untuk mengetahui jalannya proses pilkada 2020 mendatang. Pasalnya, di dalamnya itu sekaligus terdapat penjelasan dari tahapan-tahapan yang akan dilalui oleh peserta pemilu dan KPU sendiri.

“Aplikasi ini untuk menjadikan era keterbukaan. Apalagi soal produk hukum dari pelaksanaan pesta demokrasi itu. Dimana secara langsung terkoneksi ke JDIH KPU RI dan JDIH KPU Kaltara,” jelasnya.

Senada dikatakan Komisioner KPU Bulungan, Chairullizza bahwa adanya Aplikasi Sifokum ini memang salah satu fungsi utamanya yaitu meminimalisir adanya hoaks. Untuk itulah, pihaknya meminta kepada masyarakat dan peserta pemilu dapat dengan baik mencermati segala informasi yang tengah berkembang. Khususnya di medsos yang kerap kali ditemui informasi hoaks tersebut.

“Sifokum ini sebagai alat konfrontir data. Apakah mekanismenya benar atau tidaknya. Itulah perlu melihat Sifokum,” ungkapnya.

Dikatakannya juga, biasa ciri informasi yang terkadang hoaks itu. Yakni seolah informasi itu bombastis. Sehingga tersebar di seluruh aplikasi mendos. Namun, perlu dipahami untuk dapat memastikan akan kebenarannya dapat dilihat melalui Aplikasi Sifokum.

“Bila melihat informasi yang terkesan bombastis. Dan ingin memastikan kebenarannya cek di sifokum. Didalamnya lengkap terdapat penjelasan lantaran langsung terkoneksi ke pusat,” ujarnya mengakhiri.

Sementara, Ketua KPU Kaltara, Suryanata Al Islami yang saat itu secara langsung menghadiri peluncuran Aplikasi Sifokum menyampaikan apresiasinya atas gagasan jajaran di bawahnya di Sekretariat KPU Bulungan. Menurutnya, dengan adanya upaya di era keterbukaan saat ini, memang diperlukan terobosan baru guna mencegah semakin maraknya hoaks.

“Dengan Sifokum itu yang di dalamnya menyampakan segala produk hukum yang secara langsung terkoneksi ke KPU RI. Maka, ini sejatinya dapat menjadi ajang sosialisasi secara tak langsung,” ungkapnya.

Disinggung mengenai proyeksi hoaks menjelang pilkada, pria yang akrab disapa Surya ini tak menampiknya. Namun, pihaknya dalam hal ini mengimbau terhadap masyarakat dapat memilah informasi yang diterimanya. Jangan mudah percaya dan cari tahu terlebih dahulu kebenarannya.

“Tapi, saya berharap ke KPU Bulungan juga dapat memberikan update informasi ke masyarakat. Sehingga mereka dapat dengan benar menerima informasi yang akurat sebagaimana tujuan diluncurkan Aplikasi Sifokum itu,” pesannya.

Di sisi lain, dari adanya gagasan ini. Maka, pihaknya berharap ke depannya itu dapat merangsang SDM di KPU lainnya. Sehingga dalam pelaksanaan Pilkada serentak di 2020 mendatang dapat menghasilkan pelaksanaan yang lebih baik lagi. “Mudah-mudahan capaian dari pelaksanaan pemilu sebelumnya dapat tertular hingga nanti di Pilkada serentak 2020 nanti,” harapnya.

“Meski, sebenarnya bicara dalam menangkal hoaks bukan hanya tugas KPU. Melainkan, banyak pihak terkait yang turut andil,” timpalnya. (omg/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 06 Juni 2020 10:52

PDP Warga Tanjung Palas Berusia 15 Tahun Meninggal

Juru Bicara Percepatan Penanganan Covid-19 Bulungan dr. Heriyadi Suranta membenarkan…

Sabtu, 06 Juni 2020 10:51

Syukurlah..!! 5 Pasien Klaster Gowa di Bulungan Sembuh Covid-19

TANJUNG SELOR- Gugus Tugas Penangan Covid-19 Kalimantan Utara (Kaltara) kembali menerima…

Sabtu, 06 Juni 2020 10:37

Polres Siapkan Personel Jelang Pilkada

TANJUNG SELOR – Sejak ditetapkan pesta demokrasi berlangsung pada 9…

Sabtu, 06 Juni 2020 10:36

Tahap II, Data Penerima BST Berubah

TANJUNG SELOR – Berdasarkan hasil evaluasi penyaluran bantuan sosial tunai…

Sabtu, 06 Juni 2020 10:34

Temukan Jemaah dengan Suhu Tubuh di Atas Normal

TANJUNG SELOR – Hari pertama pelaksanaan salat Jumat berjemaah di…

Sabtu, 06 Juni 2020 10:32

Diduga Korsleting, Mobil Terbakar

TANJUNG SELOR - Satu kendaraan roda empat (R4) terbakar di…

Jumat, 05 Juni 2020 14:51

Kayu Tanpa Dokumen Diamankan

TANJUNG SELOR – Setelah Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bulungan…

Jumat, 05 Juni 2020 14:24

Tak Sesuai Protap, Rumah Ibadah Bisa Ditutup

TANJUNG SELOR – Kerinduan umat beragama untuk dapat kembali melaksanakan…

Jumat, 05 Juni 2020 14:21

DAK Rp 400 Juta ‘Jalan di Tempat’

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) dan UMKM…

Jumat, 05 Juni 2020 14:19

Hari Ini, 50 Persen ASN Wajib Ngantor

TANJUNG SELOR - Penerapan sistem work from home (WFH) atau…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers