MANAGED BY:
SABTU
04 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 11 September 2019 11:26
Wisata Pulau sapi
Kemendagri Monev Desa Wisata Pulau Sapi

Sekaligus FGD dengan Pemerintah Daerah dan Masyarakat

KUNJUNGAN KERJA: Direktur Evaluasi Perkembangan Desa Kemendagri Dr. Eko Prasetyanto, PP, S.Si, M.Si, MA (pakai batik) mengunjungi Desa Wisata Pulau Sapi untuk monev sekaligus melaksanakan Focus Group Discussion (FGD)di Aula Kantor Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang, Senin (9/9).

PROKAL.CO, MALINAU – Lomba desa dan kelurahan tingkat nasional regional III Tahun 2019 sudah berakhir dan pemenang sudah ditetapkan. Namun, usai lomba tidak berakhir begitu saja. Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia (Kemendagri) sebagai penyelenggara lomba melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke desa-desa yang juara.

Desa Wisata Pulau Sapi, sebagai juara pertama tak lepas di-monev oleh Kemendagri. Senin (9/9), Direktur Evaluasi Perkembangan Desa Kemendagri Dr. Eko Prasetyanto, PP, S.Si, M.Si, MA mengunjungi Desa Wisata Pulau Sapi untukmonev sekaligus melaksanakan Focus Group Discussion (FGD)di Aula Kantor Desa Wisata Pulau Sapi, Kecamatan Mentarang. “Tujuan kami yang pertama adalah monev, karena Desa Wisata Pulau Sapi ini adalah salah satu desa yang juara di regional III. Jadi, perlu kita syukuri dan kita lihat bagaimana pasca lombanya seperti apa,” ujar Dr. Eko Prasetyanto.

Kemudian yang kedua, lanjutnya, kalau melihat Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 81 Tahun 2015, desa-desa yang juara ini dapat dijadikan lab site. Artinya bagaimana melihat kemajuan desa-desa yang juara termasuk Desa Wisata Pulau Sapi ke depan. “Itu yang perlu kita lakukan,” katanya.

Dalam monev ini, lanjutnya lagi, ada tiga hal yang pihaknya tekankan, yaitu menyangkut masalah bidang pemerintahan, kewilayahan dan kemasyarakatan. Jadi dengan monev, apa yang perlu ditingkatkan, sebab akan disebarluaskan kepada desa-desa lainnya di Malinau, Kalimantan Utara (Kaltara) dan bahkan di desa-desa lainnya yang ada di Indonesia. “Perlu kita sebarkan bagi desa-desa yang lain, 8 desa lain di Kecamatan Mentarang ini atau 108 desa yang lain yang ada di Malinau supaya dicontoh. Atau juga ke 447 desa di Provinsi Kaltara, bahkan disebarluaskan untuk 15336 desa-desa di regional III. Bahkan antar regional nanti, regional I Sumatera, regional II Jawa dan Bali, regional III Kalimantan dan Sulawesi, bahkan regional IV Nusa Tenggara, Maluku dan Papua,” ungkapnya.  (ags/ash)


BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 16:00

Pukuli Anak, KW Terancam Penjara Lima Tahun

<p>&nbsp;TARAKAN &ndash; Polres Tarakan menetapkan KW warga Jalan Cendana, Kelurahan Karang…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers