MANAGED BY:
JUMAT
15 NOVEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 11 September 2019 10:21
IKN di Kaltim, Kaltara Jadi Tembok Pertahanan Pertama
PERIKSA PASUKAN: Danlantamal XIII Laksamana Pertama TNI Judijanto memeriksa pasukan dalam upacara HUT ke-74 TNI AL di Mako Lantamal XIII Mamburungan, Tarakan Timur, Selasa (10/9).

PROKAL.CO, TARAKAN – Dengan dipindahkannya ibu kota negara (IKN) ke Kalimantan Timur (Kaltim), pertahanan negara di bagian Kalimantan juga harus ditingkatkan. Pengamanan wilayah perairan di Kalimantan, saat ini terdapat dua pangkalan TNI AL yaitu Lantamal XII Pontianak dan Lantamal XIII Tarakan.

Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) XIII Laksamana Pertama TNI Judijanto menuturkan, saat ini pihaknya tengah membangun konsep strategi terhadap pertahanan negara. “Salah satunya adalah bagaimana Kalimantan Utara menjadi barier dari ibu kota. Jadi kita yang menghadapi musuh yang pertama kali,” ungkapnya (10/9).

Ditambahkan Judijanto, sebuah negara harus waspada terhadap musuh yang menyerang dari 5 wahana yaitu darat, air, udara, ruang angkasa dan siber. Kelimanya harus dibentengi dan dibuat suatu strategi untuk pengolahan dalam menghadapi ancaman yang ada. “Kaltara ini adalah bagian yang sangat utama dan penting dari ibu kota di Kaltim. Dari awal apabila ada musuh maupun ancaman, itu semua bisa dikontrol,” tuturnya.

Lantamal XIII Tarakan pasti akan menjadi barier dari pertahanan IKN, khususnya dari laut. Apalagi Lantamal XIII saat ini sudah membawahi lima pangkalan di Kaltara, Kaltim dan Kalsel. Untuk itu konsep pertahanan harus berbeda dari sebelumnya. “Konsep berperang saat ini berbeda, rudal sudah antarbenua. Jadi membangun saat ini bukan lagi dengan konsep konvensional karena sudah kedaluwarsa. Konsep pertahanan kita harus yang modern dan terintegrasi dengan tiga angkatan,” tutur Judijanto.

Khusus saat ini, pertahanan di wilayah Kaltara khusus perairan hanya dijaga oleh 4 KRI. Untuk itu, apabila pemindahan IKN berjalan, selain harus ada penambahan alutsista, kemampuan pangkalan juga ditingkatkan.

“Personel juga harus ditambah. Markas besar kita pun harus berpindah ke sana (IKN). Jadi cukup banyak yang harus dilakukan untuk pemindahan ibu kota dan sudah disiapkan. Intinya Lantamal XIII sudah sangat siap,” imbuhnya.

 

ANCAMAN SEMAKIN NYATA

Beberapa waktu lalu Abu Sayyaf Group (ASG) masih didapati berada di perbatasan dengan Indonesia. Namun berhasil diamankan oleh kepolisian dari Malaysia. “Kalaupun tidak, mungkin penangkapan dilakukan di sana. Ini membuktikan kalau memang betul-betul ancaman di wilayah kita nyata dan ada,” katanya usai memimpin HUT ke-74 TNI AL di Mako Lantamal XIII Mamburungan.

Sangat diperlukan kehadiran TNI AL. Bahkan pihaknya sangat serius untuk memberdayakan wilayah pertahanan laut Kaltara.

Selain ancaman dari kelompok separatis, khusus di perbatasan Kaltara terhadap ancaman penyelundupan barang ilegal dan narkotika juga semakin banyak.

Diakuinya, Lantamal XIII sudah beberapa kali berhasil menggagalkan masuknya narkotika dan barang ilegal, yang masuk dari Malaysia ke Indonesia melalui Kaltara. Untuk itu, pihaknya juga selalu meningkatkan koordinasi dengan aparat kepolisian, dalam melakukan penindakan terhadap penyelundupan barang ilegal.

“Dari BNN juga datang kemari dan kami bantu menangkap di laut. Ini menunjukkan kami berada di sini tidak main-main. Negara ini perlu dibentengi dan jaga, jangan sampai narkoba masuk,” beber pria yang berpangkat bintang satu ini.

TNI AL berharap menjadi institusi yang menopang pembangunan sumber daya unggul untuk Indonesia maju. Bahkan Judijanto menegaskan, sesuai dengan pesan yang disampaikan oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL), semua personel TNI AL diwajibkan meningkatkan profesionalisme SDM.

“Kami juga diminta untuk meningkatkan keahlian dan keterampilan bertempur. Kemudian profesionalisme bagaimana kita bisa membantu masyarakat,” bebernya.

Menurutnya pembangunan SDM di TNI AL sangat diperlukan untuk mengembangkan organisasi yang sangat kuat. Namun juga harus didukung dengan alutsista dan penyerapan teknologi yang modern. Khusus di Lantamal XIII, saat ini pihaknya selalu berupaya meningkatkan kemampuan SDM.

Salah satu fokus TNI AL dalam melakukan pengamanan ekstra adalah perairan Ambalat, selain Natuna dan perairan Papua. “Kami concern di sini luar biasa. Karena Ambalat adalah spot kita, jadi minimal setiap hari ada 4 kapal di Ambalat. Kami jaga 24 jam dan ada di sana (KRI),” bebernya.

Pengembangan organisasi yang dilakukan oleh Lantamal XIII, saat ini pihaknya sudah memiliki koneksi yaitu Indomalphi. Pihaknya sudah melakukan latihan dan patroli bersama. Bahkan, saling menukar informasi terhadap pergerakan kelompok separatis. “Kemarin ada pergerakan Abu Sayyaf kami langsung aksi semua dan benar tertangkap, meski oleh aparat Malaysia. Kalau masuk ke wilayah kita, pastikan akan kami dapatkan. Kapal kita sudah menunggu. Ini yang menjadi penekanan dari KSAL kalau instrumen harus stay dan itu sudah kami lakukan,” jelasnya. (zar/lim)


BACA JUGA

Kamis, 14 November 2019 11:42

Aktivitas Pelabuhan Tengkayu I Dibatasi

TARAKAN – Proyek pembangunan Pelabuhan Tengkayu I (SDF) masih terus…

Rabu, 13 November 2019 13:28

Mau Hijrah, Ratusan Warga Hapus Tato, dari Seniman Hingga Ibu Rumah Tangga

TARAKAN - Selasa (12/11) sekira pukul 09.00 WITA, Gedung Komite…

Rabu, 13 November 2019 13:23

Besaran UMK Tarakan Diusulkan Rp 3,7 Juta

TARAKAN – Para buruh merasa lega, setelah pembahasan mengenai angka…

Rabu, 13 November 2019 13:00

Portal Digital Tengkayu I Berlaku Tarif per Jam

TARAKAN – Setelah terpasang, portal digital pada Pelabuhan Tengkayu I…

Rabu, 13 November 2019 12:56

Divonis MA 3 Tahun, Terpidana Menyerahkan Diri

TARAKAN - Menerima surat pemanggilan kedua, terpidana kasus korupsi kegiatan…

Selasa, 12 November 2019 14:16

DIKELUHKAN..!! Makanya Tarif Jasa Pengiriman Perlu Diatur

TARAKAN - Sistem baru dalam aktivitas pengiriman barang pada Pelabuhan…

Selasa, 12 November 2019 13:59

Kenaikan Hanya Berdampak pada Warga Mampu

TARAKAN - Kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan…

Selasa, 12 November 2019 10:50

APBD Tarakan Tahun 2020 Diprediksi Rp 1 Triliun

TARAKAN - Pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020…

Senin, 11 November 2019 11:57

Ditinggal Berbelanja, Rumah Terbakar

TARAKAN - Kebakaran menimpa dua rumah dan satu gudang yang…

Sabtu, 09 November 2019 09:58

Ular 8 Meter Bolak-balik Masuk Pasar

TARAKAN – Beberapa warga berlarian meninggalkan kiosnya di bagian Selatan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*