MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 10 September 2019 10:13
Politik
Tiga Nama Lebih ‘Pede’ Cagub

dr. Ari Peluang Bertarung di Bulungan

NORHAYATI ANDRIS Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah PDIP Kaltara

PROKAL.CO, TARAKAN - Baru beberapa hari membuka penjaringan bakal calon gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) telah mengantongi tiga nama. Gubernur Kaltara saat ini Dr. H. Irianto Lambrie, H. Udin Hianggio yang juga wakil gubernur Kaltara dan dr. Jusuf Serang Kasim, wali kota Tarakan dua periode. Kendati demikian, PDIP masih membuka penjaringan hingga 23 September nanti.

“Sudah ada 3 nama yang mendaftar dan mengambil formulir. Kami membuka pendaftaran ini ada panitianya, dan tugas panitia mengumpulkan dan menerima berkas calon,” ungkap Norhayati Andris, sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDIP Kaltara kepada Radar Tarakan.

Di internal PDIP, Norhayati mengungkapkan bahwa terdapat sejumlah kader potensial. Seperti Jhonny Laing Impang yang kini menjabat sebagai ketua DPD PDIP Kaltara dan sejumlah kader dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP. Pun dengan Ir. Deddy Yevri Sitorus yang terpilih sebagai anggota DPR RI Dapil Kaltara. “Yang menentukan siapa nanti, itu urusan DPP PDIP. Karena nanti DPP PDIP akan mengeluarkan satu nama plus wakilnya, tapi melalui proses dan tahapan,” jelasnya.

Nama-nama yang terangkum dalam penjaringan akan diserahkan ke DPP PDIP. Kemudian mengerucut menjadi 2 nama. Bakal calon yang dimaksudnya selanjutnya menjalani uji kelayakan dan kepatutan tertulis dan lisan. Setelah itu bakal calon yang dianggap layak menjalani sekolah partai. “Siapa yang dipanggil ikut sekolah partai, itulah yang diusung PDIP. Setelah penjaringan ini, seluruh nama akan kami bawa ke DPP PDIP, yang di DPD PDIP ini hanya menerima berkas saja,” imbuhnya.

Gubernur Kaltara Dr. H. Irianto Lambrie yang dikonfirmasi soal penjaringan oleh PDIP, mengaku masih belum menentukan sikap apakah akan mendaftar atau tidak. “Nanti kita lihat saja. Ini kan baru tahap awal dan waktunya terbatas. Dan saya juga tahu bahwa di PDIP itu prosesnya panjang. Dia (PDIP) beda dengan partai lainnya,” jelas Irianto.

Menurutnya di politik itu semuanya biasa, bahkan yang tidak mendaftar saja pada akhirnya bisa diusung oleh partai. Pastinya hal itu masih akan didiskusikan dulu oleh pihaknya sebelum menentukan sikap.

Soal 3 nama yang telah mendaftar di PDIP, sebelumnya menguat di internal Pemilihan Raya Partai Keadilan Sejahtera (PKS) yang digelar Agustus lalu.

Sekretaris Umum Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kaltara H. Syamsuddin Arfah, S.Pd.I, M.Si, mengatakan pihaknya akan berkomunikasi dengan 3 nama yang dimaksud.

Setelah Pemilihan Raya, PKS akan rapat internal mengingat adanya dinamika politik. “Kemarin sudah ada (sampel nama calon), misalnya Pak Irianto Lambrie, Pak Udin (H. Udin Hianggio), Pak Jusuf SK (dr. Jusuf SK). Setelah itu kami akan melakukan komunikasi politik dan membuka penjaringan,” jelasnya.

 

HANURA BOCORKAN 4 NAMA

Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Hanura Kaltara Effendhi Djuprianto yang juga wakil wali kota Tarakan mengungkapkan, saat ini DPD Hanura Kaltara masih menunggu petunjuk teknis (juknis). Ia menjelaskan, meski demikian Hanura membuka peluang bagi kader yang menonjol dari sisi elektabilitas.

"Tahapannya kami masih menunggu juknis dari DPP, kemungkinan tahapannya itu menerima pencalonan. Artinya ini belum ada. Dari Hanura memang sudah ada petunjuk dari rapimnas (rapat pimpinan nasional). Bahwa kalau ada kader yang kuat, diutamakan kader. Intinya siapa pun boleh, asalkan dianggap mampu," tuturnya, kemarin (9/9).

"Nanti kami lihat seberapa banyak yang mendaftar dan dari yang mendaftar itu akan disurvei sejauh mana elektabilitasnya. Begitu kira-kira. Secepatnya (penjaringan). Mungkin di bulan September ini. Mudah-mudahan tidak terlalu lama," tuturnya.

Di internal Hanura, terdapat 4 nama yang dianggap siap untuk diusung. Nama tersebut ialah, H. Udin Hianggio, Andi Muhammad Akbar, H. Abdul Hafid Achmad dan Ingkong Ala.

"Kebetulan saat ini sekretaris juga sedang di Jakarta. Untuk tokohnya sejauh ini 4," ujarnya.

Soal koalisi, ia menjelaskan saat ini pihaknya belum dapat memastikan partai mana yang dianggap cocok dengan Hanura. Meski demikian, ia menegaskan dalam politik, segala kemungkinan dapat terjadi. "Nanti kami lihat pendaftarannya lagi, siapa yang berminat untuk mendaftar. Sejauh ini belum ada. Tidak tahu kalau dari ketua. Artinya masih banyak kemungkinan yang terjadi. Yang penting calon yang diusung punya elektabilitas kuat," imbuhnya.

 

PARPOL BERI SINYAL KE ARI

Sementara, anggota DPR RI dr. Ari Yusnita buka mulut soal tawaran satu parpol yang memintanya maju di pilkada 2020 mendatang. Tawaran itu, kata dia, masih ditimbang.

“Sekarang sih sudah ada satu parpol menawari saya di salah satu kabupaten,” ungkap dr. Ari Yusnita, anggota Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem kepada Radar Tarakan.

Ari tak ingin gegabah, perlu melihat dinamika politik. Banyak figur yang dianggap berkompeten di Kaltara, Bulungan, Tana Tidung, Nunukan, dan Malinau. Ari harus mengukur kapasitas dirinya. “Banyak sih harapan dari masyarakat agar saya kembali mengabdikan diri di Kaltara atau Bulungan. Tapi sekali lagi, saya melihat dulu ke depannya seperti apa,” bebernya.

Jika ingin bertarung di pilkada 2020, Ari wajib merencanakan seluruh strategi pemenangan dengan baik. Namun pada dasarnya, Ari menginginkan untuk mengabdikan diri di Kaltara, sebab masih banyak yang harus dibenahi. “Kalau memang Tuhan berkehendak saya maju, ya saya maju. Dan masyarakat Kaltara pun mau saya mengabdikan diri untuk Kaltara, maka saya siap saja. Tapi sekali lagi, untuk sekarang ini saya masih melihat dinamika politik yang terjadi di Kaltara,” jelasnya.

Ari ternyata sudah menyiapkan tim surveinya untuk bergerak. Menurutnya hal terpenting ialah menjaga silaturahmi. “Saya belum ambil formulir apa pun. Lihat saja nanti. Intinya saya berharap Kaltara ini baik dari provinsi maupun kabupaten bisa maju, dekat ibu kota lagi nanti. Pada prinsipnya, kalau bekerja dengan hati, maka bisa mengerjakan semuanya dengan baik. Kalau Nasdem yang pasti lihat dari survei, lihat nanti perkembangannya ya,” ujarnya. (shy/iwk/*/zac/lim)


BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 09:26

Ketua HIPMI Tertarik Pilgub Kaltara?

TARAKAN - Dari 13 figur yang mengambil formulir pendaftaran calon…

Sabtu, 21 September 2019 09:17

Malam Ini, Babak Penyisihan Tarakan Timur

TARAKAN – Babak penyisihan Lomba Domino Piala Irianto di Kecamatan…

Sabtu, 21 September 2019 08:35

Budi Daya Rumput Laut Sudah Langgar Batas Negara

TARAKAN- Wilayah budi daya rumput laut yang masih ditemukan di…

Sabtu, 21 September 2019 08:20

Sulap Lingkungan RT Menjadi Wadah Pendidikan

SEIRING berkembangnya zaman, kecanggihan tekonolgi tidak dapat dihindari. Tapi tergantung…

Jumat, 20 September 2019 09:33

BREAKING NEWS! Pipa Gas Bocor Keluar Api

TARAKAN - Warga sekitar RT 1 Kelurahan Gunung Lingkas dihebohkan,…

Jumat, 20 September 2019 09:29

45 Titik Panas Terpantau

KEBAKARAN hutan dan lahan (karhutla) beberapa hari belakangan berdampak pada…

Jumat, 20 September 2019 09:20

Langkah Andi Akbar Tergantung Mertua

TARAKAN – Kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) dari Nunukan,…

Jumat, 20 September 2019 09:10

Gadai Sertifikat Tanah demi Pra PON

TARAKAN – Cabang olahraga panahan Kalimantan Utara (Kaltara) tertatih-tatih mengikutsertakan…

Jumat, 20 September 2019 08:58

Peserta per Kecamatan Dibatasi 260 Orang

TARAKAN – Babak penyisihan Lomba Domino Piala Irianto di Kecamatan…

Jumat, 20 September 2019 08:58

Harmoni Legislatif dan Eksekutif Kunci Sukses Kaltara

Nama                : Achmad…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*