MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 09 September 2019 14:03
DPRD
Perintis PKS Nunukan, Bergabung di Politik Sejak Mahasiswa

Para ‘Penyambung Lidah’ Rakyat di DPRD Kaltara, Muhammad Nasir (Bagian 6)

HARMONIS: Muhammad Nasir besama Ima Yuli Astanti dan enam buah hatinya.

PROKAL.CO, Muhammad Nasir merupakan perintis eksisnya Partai Keadilan yang kini dikenal Partai Keadilan Sejahtera (PKS) di Nunukan. Ia menjabat sebagai Ketua DPW PKS Kaltara dan anggota DPRD Kaltara.

—ASRULLAH—

APA yang kau tanam, itu yang akan kau tuai. Pribahasa ini sudah dibuktikan Muhammad Nasir, anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kaltara. Untuk duduk menjadi wakil rakyat tidaklah mudah. Ia sudah berjuang sejak 1998. Waktu, itu ia masih tercatat sebagai mahasiswa aktif di Universitas Mulawarman (Unmul) Samarinda.

Ia berjuangan mulai dari bawah hingga mencatatkan namanya sebagai pemenang pada pemilihan legislatif (pileg) 2019 daerah pemilihan (dapil) IV Nunukan.

Perjalanan politiknya dimulai saat era reformasi 1998. Waktu itu sejumlah partai baru mulai bermunculan. Tak terkecuali Partai Keadilan. Pria kelahiran Gowa, Sulawesi Selatan, 3 Januari 1974 silam ini dilirik elit Partai Keadilan untuk menjadi pengurus DPW Partai Keadilan Kaltim.

Keinginan petinggi partai memilihnya bukat tak beralasan. Ia dinilai memiliki potensi besar dan pengalaman mumpuni. Mengisi posisi strategis di sejumlah oraganisasi dilakoni mulai dari Ketua Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) periode 1998-1999. Ketua Pusat Studi Islam Mahasiswa (PUSDIMA) Unmul periode 1997-1998. Dan menjadi Wakil Ketua Harian Himpunan Mahasiswa Perikanan.

Lulus dari Fakultas Pertanian, Jurusan Perikanan, Unmul tugas pertama diberikan kepadanya. Selama dua tahun yakni 1999-2000 ditempatkan di Loa Janan, Kaltim untuk merintis Partai Keadilan. Di situ, pernah menjadi Kepala Sekolah Madrasah Aliyah Loa Janan Kutai. Karena keberhasilannya menjalankan amanah tersebut tugas kembali diberikan kepadanya.

Pada Agusutus 2001, Kabupaten Nunukan menjadi lokasi tugasnya. Ia dinilai berhasil merintis di Loa Janan sehingga diminta ke Nunukan yang masa itu baru saja dimekarkan menjadi kabupaten.

Lokasi baru tanpa kenalan tak membuatnya kesulitan. Itu berkat pengalamannya selama kuliah aktif berorganisasi. “Berangkat dari nol karena tidak ada kenalan di Nunukan. Dan mulai silaturahim ke tokoh-tokoh dan pemuda,” ucapnya. 

Selama dua tahun berada di Nunukan, pada 2003 ia kembali mendapatkan amanah menjadi Ketua DPD PKS Nunukan. Dan di 2004 memutuskan maju sebagai caleg DPRD Nunukan. Dengan waktu singkat selama dua tahun belum membuatnya terpilih.

Hal itu tak membuatnya patah semangatnya. Ia terus berjuang dan membuktikan kepada masyarakat bahwa kehadiran kader PKS memberikan manfaat bagi masyarakat. Bahkan, pada pileg 2009 ia berhasil membuktikan bahwa untuk duduk menjadi anggota DPRD tidak harus dengan membagikan uang kepada pemilih.

“Saya ingin menyampaikan pesan bahwa untuk duduk di DPRD tidak harus dengan bagi-bagi uang. Saya mampu membuktikan waktu itu terpilih tidak membagi-bagikan uang,” kisah Wakil Ketua Forum Kerukunan Keluarga Besar Makassar Kabupaten Nunukan ini.

Menjadi anggota DPRD Nunukan pada 2009-2014 memiliki jabatan sebagai Ketua Fraksi Amanat Keadilan dan 2014-2019 menjadi Ketua Komisi II. Dua kali menjadi Ketua DPD PKS Nunukan dibuktikan dengan tidak melupakan masyarakat.

Bahkan, ia menegaskan PKS bukan partai yang baru muncul ketika menjelang pemilu. Ia menegaskan, bersama kader selalu hadir di masyarakat untuk memberikan pelayanan dan perhatian. Hal ini sudah dilakukan sejak puluhan tahun silam sebelum menjadi wakil rakyat.

Sebagai partai dakwah memberikan pemahaman kepada masyarakat sehingga terjalin ikatan. Kemudian, apa yang menjadi aspirasi masyarakat benar-benar diperjuangkan. Ia mencontohkan pada bidang pendidikan mengupayakan agar bantuan ke sekolah swasta diberikan.

Dan upaya terobosan juga dilakukan sejak lima tahun terakhir. Di mana, partai lain tidak melakukan hal itu. Yakni, memberikan beasiswa gratis kepada masyarakat Nunukan.

“Dan itu tidak dilakukan partai lainya. Alhamdulillah setiap tahun kami mampu memberangkatkan 50-100 orang untuk melanjutkan pendidikan. Kami berusaha kader PKS harus dirasakan kehadirannya di masyarakat. Harus ada manfaat dan tentunya tidak melupakan masyarakat,” imbuhnya.

Apa yang dilakukan selama ini kembali mengantarkannya menjadi anggota DPRD Kaltara 2019-2024. Dan sebelum menjadi anggota DPRD Kaltara ia sudah menjabat sebagai Bendahara Umum (Bendum) DPW PKS Kaltara 2015- 2016 dan Ketua DPW PKS Kaltara 2016 hingga saat ini. “Karena sudah dua kali (DPRD Nunukan) jadi harus ada regenerasi dan partai setuju maju di provinsi,” pungkasnya. (***/eza)


BACA JUGA

Sabtu, 21 September 2019 09:25

KERASSSS...!! Ke KPU, DPRD Ingatkan Anggaran Jangan Dibuat Hura-Hura

TANJUNG SELOR – Meski anggaran pelaksanaan pemilihan kepala daerah (pilkada)…

Sabtu, 21 September 2019 09:22

SIAP-SIAP AJA..!! 2020, Kemarau Diprediksi Lebih Ekstrem

Titik Panas di Kaltara Pukul 18.00 WITA Jumat (20/9) Lokasi …

Sabtu, 21 September 2019 09:15

PK Ditolak, Bang Toyib Tetap Dihukum Mati

TANJUNG SELOR - Upaya Arman Sayuti alias Bang Toyib terpidana…

Sabtu, 21 September 2019 09:13

Pengguna Ijazah Palsu Divonis 4 Bulan

TANJUNG SELOR – Sidang pelanggaran pemilu yang melibatkan Samsul sebagai…

Jumat, 20 September 2019 09:02

Tak Ingin Dibohongi, PLN Diminta Komitmen

TANJUNG SELOR – Pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG)…

Jumat, 20 September 2019 09:01

Soal Sengketa Lahan di Lokasi Pertambangan, Perusahaan Sebut Lahan Sudah Klir

TANJUNG SELOR – Menyikapi keluhan masyarakat Desa Tengkapak, Kecamatan Tanjung…

Jumat, 20 September 2019 09:01

Unsur Pimpinan Definitif Segera Ditetapkan

TANJUNG SELOR – Unsur pimpinan definitif di Dewan Perwakilan Rakyat…

Jumat, 20 September 2019 09:01

Penyelesaian Batas Wilayah Belum Rampung

TANJUNG SELOR – Sejak terbentuknya Kalimantan Utara (Kaltara) sebagai provinsi…

Jumat, 20 September 2019 09:00

Maharajalila Diusulkan Jadi Nama Korem Kaltara

TANJUNG SELOR – Komando Resor Militer (Korem) Provinsi Kalimantan Utara…

Kamis, 19 September 2019 09:13

Kualitas Udara Baik, tapi Sekolah Kok Diliburkan?

TANJUNG SELOR – Berdasarkan pantauan  Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kalimantan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*