MANAGED BY:
SELASA
10 DESEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 07 September 2019 10:09
Lahan Kawasan Pertanian Nasional Berproses
BERPROSES: DPKP Kaltara hingga kini terus melakukan pemetaan kawasan pertanian nasional. Diketahui, setiap kabupaten/kota nantinya akan memiliki keberagamannya. Tampak salah seorang petani di Bulungan.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) memastikan hingga kini terkait persiapan lahan kawasan pertanian nasional di Kaltara terus berproses.

Ditargetkan sepanjang tahun 2019 ini, DPKP optimistis dapat menyelesaikan terkait pemetaan kawasan pertanian nasional. Mengingat, kawasan pertanian nasional itu pun cukup penting bagi perkembangan daerah ini.

Dikatakan Kepala DPKP Kaltara, Andi Santiaji bahwa dengan dilakukannya pemetaan, maka ke depan dapat ditemui kawasan mana saja yang dianggap strategis. Pasalnya, mengenai pemetaan itu tak semua di kabupaten/kota sama kawasan pertaniannya.

“Seperti apa yang kami sampaikan sebelumnya. Setiap kabupaten/kota memiliki kriteria yang berbeda. Maksudnya? Tidak pada sektor padi atau perkebunan seperti buah-buahan. Melainkan, hortikultura pun dianggap bisa untuk dijadikan kawasan pertanian nasional,” ungkapnya kepada Radar Kaltara.

“Dan rencananya, bayangan kami itu untuk di Bulungan dan Nunukan akan diprioritaskan tanaman padi dan perkebunan seperti buah-buahan. Kemudian, hortikultura bisa di Tarakan dan beberapa kabupaten lainnya,” sambungnya.

Disinggung mengenai penganggarannya sendiri? Andi sapaan akrabnya menjelaskan bahwa nantinya penganggarannya itu ada pada tahun 2020 mendatang, melalui Anggaran Pendapatan Belanja Nasional (APBN). Artinya, tidak membebani pada APBD tingkat I dan II.

“Saya yakin anggaran yang dialokasikan dari pusat (Kementan RI) cukup besar. Meski, belum diketahui berapa jumlahnya yang akan diperuntukkan sebagai kawasan pertanian nasional,” ujarnya.

Dikatakannya juga, bila di lapangan nanti kawasan pertanian nasional dapat berjalan secara maksimal, bisa saja daerah itu statusnya menjadi swasembada. Bahkan, bisa sampai ekspor dari hasil pengelolaan kawasanan pertanian nasional tersebut.

“Tapi, mengenai penentuan kawasan pertanian nasional pertimbangannya tetap di pusat. Artinya, setelah semua dipetakan langsung diajukan ke pusat untuk persetujuannya,” tuturnya.

Hanya, tambahnya, pihaknya pun tak menampik bahwa persoalan suksesnya kawasan pertanian nasional di Kaltara butuh adanya sinergitas, baik di provinsi maupun di kabupaten/kota. Termasuk, dalam koordinasi antar kementerian.

“Ya, dalam kesuksesan mengenai capaian swasembada dan ekspor. Maka, perlu adanya sinergitas dan koordinasi yang baik. Karena nanti hasil dari pertanian itu tetap muaranya ada pada proses pemasarannya,” katanya.

“Termasuk, di dalamnya masalah infrastruktur jalan menuju lokasi pertanian nasional juga perlu adanya dukungan penuh. Meski, dari sisi pertaniannya sepenuhnya dari DPKP, tetapi pendukungnya tetap pada instansi lain,” sambungnya.

Untuk diketahui, mengenai kawasan pertanian nasional ini sendiri cikal bakalnya merupakan hasil dari menindaklanjuti instruksi Kementerian Pertanian (Kementan) RI. Dan instruksi Kementan RI itu tak hanya diturunkan di provinsi termuda di Indonesia ini saja. Melainkan, oleh seluruh provinsi yang ada di Indonesia telah mendapatkan surat keputusan tersebut.

“Bunyi dari surat tersebut menyatakan jika daerah di Indonesia diminta menyiapkan kawasan pertanian nasional,” bebernya. (omg/eza)


BACA JUGA

Selasa, 10 Desember 2019 10:54

Siap-Siap Abadikan Gerhana Matahari Cincin!

FENOMENA gerhana matahari cincin (GMC) kembali terjadi di Indonesia dan…

Selasa, 10 Desember 2019 10:38

Seluruh Dukungan Jalur Perseorangan Diverifikasi Faktual

TANJUNG SELOR – Sejumlah ketentuan ditetapkan Komisi Pemilihan Umum (KPU)…

Selasa, 10 Desember 2019 10:33

Transportasi Online Wajib Kantongi Izin ASK

TANJUNG SELOR – Dinas Pehubungan (Dishub) Kaltara melakukan pemeriksaan terhadap…

Selasa, 10 Desember 2019 10:31

Biar Mulus..!! Jalan Menuju Pelabuhan Feri Diguyur Rp 16,5 Miliar

TANJUNG SELOR – Di tahun 2020 mendatang, Pemerintah Provinsi (Pemprov)…

Senin, 09 Desember 2019 13:38

Kerusakan Jembatan Salimbatu Makin Parah

TANJUNG SELOR – Sejak resmi dibuka pada 2016 lalu, hingga…

Senin, 09 Desember 2019 11:10

Jelang Pilkada, Pantau Hate Speech

TANJUNG SELOR – Polres Bulungan terus memantau aktivitas masyarat di…

Senin, 09 Desember 2019 11:04

Hari Ini, Verifikasi Online Ditarget Rampung

TANJUNG SELOR - Hingga saat ini, verifikasi secara online terhadap…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:23

Jangan Pandang Bulu Atasi Pengetap

TANJUNG SELOR – Menanggapi terkait masih merajalelanya pengetap di stasiun…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:23

Jangan Pandang Bulu Atasi Pengetap

TANJUNG SELOR – Menanggapi terkait masih merajalelanya pengetap di stasiun…

Sabtu, 07 Desember 2019 10:20

Tak Ada Sertifikat Halal, Produk IKM Ditolak

TANJUNG SELOR – Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Mikro…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.