MANAGED BY:
SENIN
16 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 03 September 2019 10:29
Aturan Sebulan Sekali Belanja di Malaysia Sebesar RM 600 Sulit Diterapkan, Ini Alasannya

Minim Pengawasan di Dermaga Tradisional

BEBAS: Perahu yang menggunakan pelat nomor Tawau, Malaysia masuk hingga perairan Indonesia mengangkut barang.

PROKAL.CO, NUNUKAN – Setelah penerapan Peraturan Pemerintah (PP) 34/2019, tentang Perdagangan Lintas Batas, bahwa setiap warga negara Indonesia hanya dapat berbelanja di Malaysia senilai RM 600 dilakukan sebulan sekali. Namun aturan tersebut tak mampu diterapkan di Nunukan.

Terbukti dengan bebasnya perahu menggunakan pelat Malaysia masuk ke wilayah Nunukan tanpa dilakukan pengawasan. Bahkan perahu pelat Tawau, Malaysia melenggang sandar di salah satu dermaga yang ada di Nunukan.

Salah seorang penjual tiket penumpang salah satu dermaga di Nunukan, Toni bahwa perahu bebas sandar di dermaga yang tidak resmi. Tanpa dilakukan pengawasan, seharusnya semua angkutan laut yang masuk harus melalui dermaga resmi.

“Dermaga resmi pasti ada pemasukan ke pemerintah daerah, karena seluruh penumpang menggunakan karcis jika beli tiket. Berbeda dengan dermaga yang tidak resmi,” kata Toni.

Padahal pemerintah sering meminta kepada seluruh petugas atau penjual tiket untuk membantu aktivitas penyeberangan di dermaga. Namun sulit dilakukan, karena bukan menjadi tugas penjual tiket melakukan pengawasan.

Menurutnya, jika ingin terbuka dengan aktivitas di beberapa dermaga banyak yang dapat diungkapkan. Karena perahu dari Tawau, Malaysia bebas masuk tanpa melalui dermaga resmi. Tentu yang dirugikan adalah pemerintah daerah.

“Sebagian orang berusaha untuk melakukan aktivitas secara resmi di Nunukan, terutama perahu dari Malaysia. Namun ada sebagian orang tak meninginkan hal tersebut, tetap ingin melalui dermaga yang tidak resmi,” ujarnya.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Sarana dan Prasarana Dinas Perhubungan (Dishub) Nunukan, Edi mengatakan, untuk dermaga yang ada sangat bisa untuk dijadikan satu. Namun perlu ada kajian sebelum dan tempat yang khusus disediakan.

“Jika di PLBL ingin dijadikan sebagai dermaga terpusat, tentu mudah namun perlu ada pembahasan terlebih dahulu,” kata Edi.

Dermaga reguler yang ada saat ini, dapat tetap beroperasi seperti biasa. Karena tidak menganggu aktivitas dermaga yang lain. Karena dermaga lain masing-masing memiliki penanggung jawab untuk melakukan pengawasan dan penjual tiket.

“Sepertinya tidak ada masalah dermaga reguler ini, saat ini masih konsentrasi menyelesaikan status PLBL Liem Hie Djung saja,” ujarnya. (nal/zia)


BACA JUGA

Kamis, 12 September 2019 13:49
Partai Politik

Basri Ikut Ambil Formulir

NUNUKAN – Bupati Nunukan periode 2011-2014, H. Basri ikut melakukan…

Rabu, 11 September 2019 10:42
Partai Politik

Petahana Pinang PDIP?

NUNUKAN – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nunukan, mulai membuka…

Rabu, 11 September 2019 10:28
Deportasi WNI Dari Malaysia

Disdukcapil Flores Timur Jemput Bola

NUNUKAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Flores…

Selasa, 10 September 2019 10:35
BPJS Kesehatan

Dinkes Sebut Manajemen RSUD Perlu Diperbaiki

NUNUKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan, mulai turun tangan untuk…

Selasa, 10 September 2019 10:22
Sidang Kayu Ilegal

Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Kasus Kayu Ilegal

NUNUKAN - Sidang praperadilan kasus dugaan kayu ilegal kembali digelar…

Senin, 09 September 2019 13:05
Pujasera

Siap Diresmikan, Harapkan Fasilitas Memadai

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan telah mempersiapkan Pasar Pujasera…

Sabtu, 07 September 2019 09:57

HADUHH..!! Kebanyakan Utang, RSUD Nunukan Susah Beli Obat-obatan

NUNUKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan mengalami kesulitan…

Sabtu, 07 September 2019 09:56

Angkut Barang Malaysia, Satu Truk Sembako Diamankan

NUNUKAN - Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe…

Sabtu, 07 September 2019 09:50

Memangnya Ada Apa..?? Warga Flores Timur Didata Ulang

NUNUKAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Flores…

Sabtu, 07 September 2019 09:33
Kebakaran

Bocah Bermain Api, Tiga Unit Rumah Hangus

NUNUKAN – Kebakaran terjadi di Jalan Tawakal, Kecamatan Nunukan Tengah,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*