MANAGED BY:
MINGGU
09 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 03 September 2019 10:29
Aturan Sebulan Sekali Belanja di Malaysia Sebesar RM 600 Sulit Diterapkan, Ini Alasannya

Minim Pengawasan di Dermaga Tradisional

BEBAS: Perahu yang menggunakan pelat nomor Tawau, Malaysia masuk hingga perairan Indonesia mengangkut barang.

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Setelah penerapan Peraturan Pemerintah (PP) 34/2019, tentang Perdagangan Lintas Batas, bahwa setiap warga negara Indonesia hanya dapat berbelanja di Malaysia senilai RM 600 dilakukan sebulan sekali. Namun aturan tersebut tak mampu diterapkan di Nunukan.

Terbukti dengan bebasnya perahu menggunakan pelat Malaysia masuk ke wilayah Nunukan tanpa dilakukan pengawasan. Bahkan perahu pelat Tawau, Malaysia melenggang sandar di salah satu dermaga yang ada di Nunukan.

Salah seorang penjual tiket penumpang salah satu dermaga di Nunukan, Toni bahwa perahu bebas sandar di dermaga yang tidak resmi. Tanpa dilakukan pengawasan, seharusnya semua angkutan laut yang masuk harus melalui dermaga resmi.

“Dermaga resmi pasti ada pemasukan ke pemerintah daerah, karena seluruh penumpang menggunakan karcis jika beli tiket. Berbeda dengan dermaga yang tidak resmi,” kata Toni.

Padahal pemerintah sering meminta kepada seluruh petugas atau penjual tiket untuk membantu aktivitas penyeberangan di dermaga. Namun sulit dilakukan, karena bukan menjadi tugas penjual tiket melakukan pengawasan.

Menurutnya, jika ingin terbuka dengan aktivitas di beberapa dermaga banyak yang dapat diungkapkan. Karena perahu dari Tawau, Malaysia bebas masuk tanpa melalui dermaga resmi. Tentu yang dirugikan adalah pemerintah daerah.

Halaman:

BACA JUGA

Kamis, 06 Agustus 2020 09:56

BB Penyelundupan Dimusnahkan

 NUNUKAN - Pasca menggagalkan masuknya media pembawa Hama Penyakit Hewan…

Selasa, 04 Agustus 2020 10:02

Penyaluran JPS Tahap II di Nunukan Terhambat

NUNUKAN – Bantuan jaring pengaman sosial (JPS) tahap II masih…

Sabtu, 01 Agustus 2020 11:40

Sabu Disimpan di Lubang Dubur, Ketahuan Juga...!!

NUNUKAN - Tiga orang tersangka kurir sabu jaringan internasional yang…

Kamis, 30 Juli 2020 18:07

Door to Door, Satgas Pamtas Ajar Murid Baru

NUNUKAN - Kepedulian Satgas Pamtas Yonif 623/BWU terhadap pendidikan anak-anak…

Kamis, 30 Juli 2020 17:58

Populasi Kerbau Krayan Terus Menurun

NUNUKAN – Dari tahun ke tahun populasi kerbau Krayan terus …

Kamis, 30 Juli 2020 17:38

Deklarasi ‘Amanah’, Hanura-Golkar Solid

NUNUKAN - Pasangan Calon (Paslon) Hj. Asmin Laura Hafid -…

Rabu, 29 Juli 2020 11:50

Sapi Lokal Cuma Dihargai Rp 12 Juta, Cuma Banyak yang Tak Minat

NUNUKAN - Pandemi memengaruhi masuknya hewan kurban ke Nunukan menjelang…

Rabu, 29 Juli 2020 11:48

Yang Zona Hijau, Pelajar Masuk Sekolah Dilakukan Bertahap

NUNUKAN - Memasuki zona hijau, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud)…

Rabu, 29 Juli 2020 09:56

Mayat Laki-laki dalam Karung Ditemukan di Pantai Sebatik

NUNUKAN - Sesosok mayat laki-laki ditemukan warga sekitar di Pantai…

Selasa, 28 Juli 2020 13:05

Mantan Dosen Selundupkan Sabu 7 Kg, Mau Dibawa ke Sulawesi

NUNUKAN – Personel Satgas Pamtas Yonif 623/BWU menggagalkan percobaan penyelundupan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers