MANAGED BY:
KAMIS
04 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 03 September 2019 10:08
Peternakan
Tekan Impor Pakan Unggas, Produksi Jagung Ditingkatkan
DIKEMBANGKAN: Jagung menjadi salah satu pakan unggas yang bakal dikembangkan DPKP Kaltara. Tujuannya, agar ke depan tak impor lagi.

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Tingginya tingkat konsumsi unggas di masyarakat yang ada di Kaltara dengan kisaran 4.000–an ekor unggas setiap bulannya memiliki dampak yang cukup besar terhadap pakan unggas.

Pasalnya, pemerintah sejauh ini sampai melakukan aksi impor pakan unggas. Tak lain, lantaran dianggap tak mampu memenuhi tingkat produksinya.

Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pun tak menampik aksi impor pakan unggas. Akan tetapi, sejauh ini upaya dalam menekan aksi impor itu tetap dilakukannya. Dan tidak hanya diam dan pasrah akan kondisinya tersebut.

Kepala DPKP Kaltara, A.M Santiaji Pananrangi mengungkapkan, salah satu cara yang telah dilakukannya yaitu dengan membuka lahan seluas 12 hektare. Lahan itu akan dijadikan tempat menanam pakan unggas jenis jagung.

“Lahan yang dibuka itu ada di Desa Binai, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Kabupaten Bulungan. Ya, karena sebelumnya dari hasil survei yang dilakukan di lapangan. Area tersebut cocok sebagai penunjang dalam pengembangannya,” ungkapnya kepada Radar Kaltara belum lama ini.

Dikatakannya juga, dengan lahan seluas itu menurutnya itu sudah cukup dalam menekan tingkat impor pakan unggas. Dan mengenai jagung sendiri lantaran dari protein yang ada cukup cocok bagi pertumbuhan unggas itu sendiri.

“Mengapa dipilih jagung? Ya, karena memang jagung ini merupakan pakan unggas yang memang memiliki protein yang baik bagi unggas,” ujar pria yang akrab disapa Andi ini.

Sejauh ini pun pihaknya memastikan dalam upaya menyukseskan program pakan unggas itu sendiri. Di mana dengan melibatkan masyarakat setempat sendiri yang menanamnya. Termasuk dalam menjaga jagung itu sendiri agar dapat tumbuh kembang dengan baik.

“Sistem mempekerjakan masyarakat setempat ini memang menjadi pola yang cukup efektif. Tak lain, karena nanti dari mereka yang mengelola dan akan menikmati hasilnya,” tuturnya.

Hanya, tambahnya, soal bibit jagung pakan memang dibawakan dari luar daerah. Tujuannya, agar bibit jagung itu dapat berkembang dengan baik juga nantinya. “Kita ingin maksimal, itulah mengapa membawakan bibit dari luar daerah,” bebernya.

Di sisi lain, pihaknya berharap dengan berbagai upaya yang dilakukan DPKP. Maka, ke depannya ditargetkan tidak ada lagi istilah impor pakan unggas. Meski, dalam prosesnya terbilang cukup panjang. Hanya, angan itu diharapkan dapat terealisasi maksimal nantinya. “Cakupannya ini tak hanya sekadar daerah di Bulungan, tapi secara keseluruhan,” jelasnya.

Sebelumnya dibenarkan oleh Herri Komala salah satu perwakilan perusahaan unggas yang menerangkan bahwa tingkat konsumsi unggas cukup tinggi. Yakni sudah tiga kali lipat peningkatannya seiring dengan perkembangan daerah ini. Biasanya, per bulan 600-700 ekor, sekarang mencapi 4000-an ekor. Hanya, data ini untuk se-Kaltara.

“Kita perlu untuk terus mengembangkan, saat ini jika yang paling besar di Tarakan dan Nunukan, untuk Tanjung Selor, Bulungan akan diperiksa sama saja,” pungkasnya. (omg/eza)


BACA JUGA

Kamis, 04 Juni 2020 09:33

Pengetap Ditetapkan Tersangka

TANJUNG SELOR – Penyidik Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Bulungan…

Kamis, 04 Juni 2020 09:14

2021, KBM 'Disuntik' Rp 20 M

TANJUNG SELOR - Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan…

Kamis, 04 Juni 2020 09:12

Penyaluran BST Terkendala Geografis Wilayah

TANJUNG SELOR - Penyaluran bantuan sosial tunai (BST) tahap I…

Kamis, 04 Juni 2020 09:08

Masih Sangat Banyak Warga yang Tak Disiplin Protokol Kesehatan

TANJUNG SELOR – Penegakan disiplin protokol kesehatan di area publik…

Kamis, 04 Juni 2020 09:06

Penyebaran Transmisi Lokal Masih Rawan

TANJUNG SELOR – Dari 10 kecamatan di Kabupaten Bulungan, Kecamatan…

Kamis, 04 Juni 2020 08:51

Jumlah TPS Bakal Bertambah

TANJUNG SELOR - Berdasarkan hasil rapat dengar pendapat (RDP) Komisi…

Rabu, 03 Juni 2020 10:41

Stabilkan Harga dengan 15 Ton Bawang Merah

TANJUNG SELOR - Hingga kemarin (2/6) harga bawang merah di…

Rabu, 03 Juni 2020 10:38

Penegakan Protokol Kesehatan Tanpa Sanksi

TANJUNG SELOR - Haripertama pelaksanaan penegakan standar operasional prosedur (SOP)…

Rabu, 03 Juni 2020 10:32

Tim Petakan Daerah New Normal

TANJUNG SELOR – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) membentuk tim…

Rabu, 03 Juni 2020 10:28

Soal Ibadah Haji Ditiadakan, Ini Kata Gubernur Kaltara

Gubernur Kaltara, Dr. H. Irianto Lambrie mengatakan, pihaknya tetap akan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers