MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

OLAHRAGA

Rabu, 28 Agustus 2019 09:33
Dua Perwakilan Provinsi Tak Hadir
DIBUKA: Liga Nusantara grup C putra dan grup G putri resmi dilaksanakan di lapangan Tenis Indoor Telaga Keramat, Tarakan kemarin./GUNTUR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Pelaksanaan Liga Nusantara (Linus) 2019 grup c putra dan grup g putri yang dilaksanakan di Tarakan, tepatnya lapangan Tenis Indoor Telaga Keramat, dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Tarakan Effendhi Djuprianto kemarin (27/8).

Pada Linus 2019 ini seyogianya dihadiri klub dari provinsi Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Papua, Maluku Utara, Sulawesi Tenggara, Gorontalo, Jawa Timur, dan Nusa Tenggara Barat (NTB). Namun dua daerah yakni Jawa Timur dan NTB tidak mengutus klubnya ke event ini.

Ketua Panitia Pelaksanaan Linus 2019 Ruslan menuturkan, ketidakhadiran dua tim dari dua provinsi ini dikarenakan mahalnya biaya perjalanan ke Tarakan, sehingga kedua provinsi ini absen dan tidak mengimkan perwakilannya pada ajang menuju Liga Pro Indonesia kali ini. "Memang dari hasil yang sudah kami dapat ada beberapa provinsi yang menyatakan absen karena alasan biaya keberangkatan dan ada pula yang mengatakan belum mendapatkan penerbangan menuju Tarakan, di antaranya Gorontalo," jelasnya kepada media ini.

Ketua Umum Asosiasi Futral Provinsi (AFP) Kalimantan Utara Maslan menjelaskan terkait dengan pelaksanaan Linus 2019 diakui hanya membutuhkan waktu tiga pekan untuk pelaksanaannya sebab ia bersama pengurus sangat tertatih-tatih untuk mencari anggaran agar pelaksanaan Linus dapat terselenggara dengan baik. "Pastinya kami dituntut agar menyiapkan pelaksanaan ini agar maksimal. Karena memang kendala kita saat ini selain dana juga belum memiliki lapangan futsal permanen," katanya.

Meski begitu, kata Maslan, pihaknya mendapat apresiasi dari Asosiasi Wasit Nasional karena meskipun persiapan minim pihaknya bisa menyelesaikan hingga menyiapkan lapangan tenis yang disulap menjadi lapangan futsal berstandar nasional.

Maslan juga menuturkan, terkait dengan keikutsertaan tim putri di grup G hanya dua daerah yang hadir, Kaltara dan Sulawesi Selatan, maka sesuai instruksi Federasi Futsal Indonesia, ditetapkan hanya satu perwakilan yang akan berlaga di babak delapan besar nasional. "Tentu sebagai tuan rumah kita wajib untuk lolos di 34 besar ini," jelasnya.

Maslan berharap dari kejuaraan ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bagi pemerintah daerah terkait dengan ketersediaan venue futsal di Kaltara. "Wajiblah Kaltara memikirkan adanya lapangan permanen untuk futsal. Selain untuk kegiatan nasional yang mungkin dilaksanakan setiap tahunnya. Dengan adanya lapangan berstandar nasional dapat digunakan anak daerah untuk berlatih, karena lapangan futsal yang ada di Kaltara hanya beberapa yang memiliki ukuran lapangan sesuai standar nasional," ungkapnya.(puu/ash)

loading...

BACA JUGA

Kamis, 03 September 2015 11:38

Puluhan Taksi Gelap ‘Ditegur’

<p><strong>TARAKAN</strong> &ndash; Selain razia kendaraan roda dua dan empat,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*