MANAGED BY:
MINGGU
22 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 26 Agustus 2019 11:34
Cepat Habis, BBM Diduga Dijual ke Industri
LANGKA: Masyarakat sering tidak kebagian BBM di APMS Nunukan karena cepat habis./ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) di SPBU yang terjadi di beberapa daerah di Kaltara juga terjadi di Nunukan. APMS yang selama ini dipercaya menyalurkan BBM ke masyarakat Nunukan hanya beroperasi sekitar dua hari dalam sepekan.

Sehingga Satpol PP menduga kuota BBM untuk APMS di Nunukan banyak dialokasi untuk industri. Dampaknya kebutuhan masyarakat kerap tak bisa terpenuhi.

Kepala Satpol PP Nunukan Abdul Kadir mengatakan, tidak logis BBM di APMS cepat habis jika melihat jumlah kendaraan yang ada di Nunukan.

“Karena kebutuhan BBM masyarakat tidak akan banyak jika melihat jumlah kendaraan yang ada,” kata Kadir kepada Radar Nunukan kemarin.

Karena itu, Satpol PP meminta ke Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kaltara melakukan pemeriksaan APMS seperti yang dilakukan di Ibu Kota Provinsi Kaltara, Tanjung Selor.

“Seharusnya pemeriksaan juga dilakukan di daerah (Nunukan). Karena masalah BBM  di Nunukan  mirip dengan daerah lain,” ungkapnya.

Sebab, kata dia, pihaknya tidak punya kewenangan melakukan penindakan terhadap APMS yang tidak bekerja dengan baik dalam hal pendistribusian BBM ke masyarakat.

“Jadi kita berharap penindakan yang dilakukan provinsi juga dapat dilakukan di daerah seperti Nunukan ini,” pintanya.

Pihaknya, jelas Kadir, hanya bisa menegur pemilik APMS karena sering tutup. Karena  dalam sepekan hanya beroperasi dua hari melayani masyarakat. Selebihnya pemilik kendaraan harus mengisi BBM di pengecer.

“Kalau APMS menjual ke pengecer tidak perlu dipermasalahkan, karena sangat membantu,” katanya.

“Misalkan BBM habis di Jalan Sedadap dan tidak ada pengecer, masa harus kembali ke kota untuk mengisi BBM lagi di APMS, kan ndak mungkin,” sambungnya.

Karena itu, dikatakannya lagi, dengan jumlah kendaraan yang ada di Nunukan, dipastikan lebih banyak stok BBM yang masuk. Sehingga APMS tidak akan pernah tutup. Kecuali BBM dijual kepada pihak lain, BBM dipastikan akan cepat habis.

“Masalah BBM ini bukan baru kali ini, tapi sudah lama,” ungkapnya.

Hanya saja pihaknya tidak bisa berbuat banyak tanpa ada instruksi dari pihak yang berwenang. Jika ada aturan yang membenarkan Satpol PP melakukan penindakan terhadap APMS, sejak lama sudah dilakukan.

“Karena jika dilakukan pembiaran, keluhan masyarakat tidak pernah berhenti,” tukasnya.

Menurutnya, jika tidak dapat dilakukan penindakan, paling tidak ada solusi cepat agar BBM di APMS tidak cepat habis seperti yang terjadi selama ini.(nal/ana)

 

loading...

BACA JUGA

Selasa, 17 September 2019 09:12

Ciptakan Keamanan, Ketertiban dan Pikirkan Nasib Rakyat

Masing-masing dari 35 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan…

Jumat, 13 September 2019 09:40

Perahu yang Ditumpangi Tiga WNI Hanyut Hingga Sabah

NUNUKAN – Tiga warga negara Indonesia (WNI) asal Tarakan hanyut…

Kamis, 12 September 2019 13:49
Partai Politik

Basri Ikut Ambil Formulir

NUNUKAN – Bupati Nunukan periode 2011-2014, H. Basri ikut melakukan…

Rabu, 11 September 2019 10:42
Partai Politik

Petahana Pinang PDIP?

NUNUKAN – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nunukan, mulai membuka…

Rabu, 11 September 2019 10:28
Deportasi WNI Dari Malaysia

Disdukcapil Flores Timur Jemput Bola

NUNUKAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Flores…

Selasa, 10 September 2019 10:35
BPJS Kesehatan

Dinkes Sebut Manajemen RSUD Perlu Diperbaiki

NUNUKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan, mulai turun tangan untuk…

Selasa, 10 September 2019 10:22
Sidang Kayu Ilegal

Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Kasus Kayu Ilegal

NUNUKAN - Sidang praperadilan kasus dugaan kayu ilegal kembali digelar…

Senin, 09 September 2019 13:05
Pujasera

Siap Diresmikan, Harapkan Fasilitas Memadai

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan telah mempersiapkan Pasar Pujasera…

Sabtu, 07 September 2019 09:57

HADUHH..!! Kebanyakan Utang, RSUD Nunukan Susah Beli Obat-obatan

NUNUKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan mengalami kesulitan…

Sabtu, 07 September 2019 09:56

Angkut Barang Malaysia, Satu Truk Sembako Diamankan

NUNUKAN - Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*