MANAGED BY:
RABU
18 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 26 Agustus 2019 11:10
BKSDA Pantau Perburuan Kayu Bajakah
Dheny Mardiono Kasi Konservasi Wilayah I BKSDA Kaltim JANURIANSYAH/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Kayu bajakah mendadak familiar setelah dibuktikan tiga pelajar asal Palangkaraya, Kalimantan Tengah (Kalteng) yakni Yazid, Anggina Rafitri dan Aysa Aurelya Maharani, dapat menyembuhkan kanker payudara. Atas hal itu, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kaltim melakukan pengawasan terkait tindakan pengambilan kayu bajakah yang dapat merusak alam dan ekosistem di dalamnya.

Kepala Seksi (Kasi) Konservasi Wilayah I pada BKSDA Kaltim Dheny Mardiono mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah melakukan pengawasan terkait tindakan pengambilan kayu bajakah di wilayah kerja BKSDA Kaltim yakni wilayah Kaltim dan Kaltara.

“Dalam penelitian yang dilakukan ketiga siswa ini berhasil meraih medali emas dalam ajang World Invention Olympic (WICO) di Seoul, Korea Selatan. Tentu kita berusaha saat ini mengantisipasi perburuan kayu bajakah secara sporadis yang dapat merusak ekosistem alam,” ucapnya.

Antisipasi terhadap adanya perburuan kayu bajakah yang sporadis dilakukan, setelah berkaca pada kasus sebelumnya yakni perburuan batu akik yang sempat terjadi beberapa tahun lalu. Di mana perburuan batu akik dilakukan oleh masyarakat dilakukan secara sporadis tanpa memikirkan dampaknya yang merusak ekosistem alam.

“Beberapa tahun lalu sempat terjadi perburuan batu akik secara sporadis karena menganggap memiliki nilai jual tinggi dan memiliki manfaat dalam berbagai hal. Tentunya apa yang dilakukan beberapa tahun lalu tersebut berdampak pada kerusakan ekosistem alam, sehingga untuk kayu bajakah ini sudah kita awasi sebagai upaya antisipasi,” ucapnya.

Beberapa kali pihaknya juga mensosialisasikan kepada masyarakat terkait kayu bajakah. Dirinya memberikan pemahaman agar masyarakat tidak memburu kayu bajakah yang ada di Kaltim dan Kaltara bila belum ada identifikasi apakah jenisnya sama dengan yang ada di Kalteng.

“Kami belum tahu apakah jenisnya sama atau tidak, jangan sampai nanti sudah melakukan perburuan kayu bajakah secara sporadis yang sudah merusak alam. Kenyataannya jenisnya tidak sama dengan yang ada di Kalteng,” ujarnya.

Memang dirinya mengakui, beberapa masyarakat lokal di Kaltim dan Kaltara menjadikan daun yang tumbuh di batang bajakah sebagai bahan baku obat untuk penyakit-penyakit tertentu. Selain itu keberadaannya juga digunakan sebagai sumber air ketika menjelajah hujan, mengingat batangnya bila dipotong akan mengeluarkan air.

“Uniknya lagi di Kecamatan Biduk-Biduk ada sejenis bajakah yang ditumbuhi bunga raflesia. Saat ini kami sudah mengirimkan sampel ke pusat badan penelitian dan pengembangan untuk mengetahui jenis rafelsia apa yang tumbuh di bajakah tersebut,” bebernya.

Sejauh ini BKSDA Kaltim belum menemukan adanya laporan perburuan kayu bajakah secara sporadis di wilayah kerjanya yakni Kaltim dan Kaltara. Bila nanti ada masyarakat yang menemukan dirinya mengimbau untuk melaporkannya. “Belum ada, bila ada saya harap dilaporkan, sejauh ini kami juga memantau melalui medsos yang biasa digunakan sebagai transaksi jual beli termasuk kayu bajakah,” ulasnya. (jnr/lim)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 18 September 2019 09:03

Di Balik Kabut Asap, Diduga Ulah Perusahaan

MASYARAKAT Nunukan, mulai tidak tenang dengan kabut asap yang terjadi…

Rabu, 18 September 2019 08:44

Ombudsman Singgung Soal Lapas Kelebihan Kapasitas

TARAKAN - Lapas Kelas II-A Tarakan kelebihan kapasitas sejak bertahun-tahun…

Selasa, 17 September 2019 12:35

Satu Hektare Lebih Lahan Dilalap Api

TARAKAN - Kebakaran lahan kembali terjadi. Lahan yang terbakar merupakan…

Selasa, 17 September 2019 12:26

PARAH BAH..!! Embung Kekeringan, PDAM Hanya Bisa Berdoa

HUJAN yang tak kunjung membasahi Bumi Paguntaka, membuat Embung Binalatung…

Selasa, 17 September 2019 12:12

Waspada Penyakit Dampak Kabut Asap

TARAKAN - Meski masih dinyatakan aman, namun kabutasap di Tarakan…

Selasa, 17 September 2019 11:53

Umi dan Sofian Berebut Simpati PDIP

PETA PARPOL DI DPRD TANA TIDUNG   PARPOL        JUMLAH KURSI…

Selasa, 17 September 2019 09:32
Ramah, berwibawa dan santun. Itulah sosok Agus Priyono, S.E, Sk, CA, di mata anak buahnya. Mungkin belum banyak yang mengenal sosok pria kelahiran Banyumas, 21 April 1972 ini. Ia adalah kepala perwakilan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan K

Awal Karier Terbayang sebagai Teller Bank

MENGAWALI karir di Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), sebenarnya bukanlah tujuan…

Senin, 16 September 2019 10:22

Di Nunukan, Semua Sekolah Diliburkan, Bandara Ditutup

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, meliburkan seluruh sekolah di…

Senin, 16 September 2019 09:47

Ada Tambang, Diusulkan Ada BUMD yang Kelola Sumber Daya Alam

POTENSI itulah membuat Pulau Tarakan yang saat ini sudah menyandang…

Senin, 16 September 2019 09:33

6 Pasang Peserta dari Utara ke Babak Final

PARA PEMENANG DI KECAMATAN TARAKAN UTARA Juara I         …
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*