MANAGED BY:
SELASA
22 OKTOBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:35
EMBUNG MENGERING..!! Krisis Air di Kota Ini Makin Dekat

Pelanggan di Perbukitan Sudah Tidak Terdistribusi

KRISIS AIR BAKU: Kondisi Embung Binalatung yang terletak di Kelurahan Kampung Satu Skip semakin memprihatinkan. Foto diabadikan Jumat (23/8). AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN – Hujan yang tak kunjung turun di sekitar Embung Binalatung dalam beberapa pekan terakhir membuat fasilitas penampung air baku tersebut memprihatinkan. Sumber air baku bagi air bersih masyarakat Tarakan Tengah dan Tarakan Timur tersebut mengering.

Plt Direktur Utama (Dirut) Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Alam Sudarto mengaku, karena kekeringan itu PDAM sudah tak dapat lagi memproduksi air dari embung tersebut. Meski demikian, PDAM memanfaatkan sumber air baku lainnya agar dapat mendsitribusikan air bersih ke pelanggan.

“Saat ini sudah hampir tidak bisa diserap. Tapi saat ini masih bisa ditangkap dengan membuka pintu dam/bendungan dan mengambil sisa air di sungai. Jadi untuk pompa besar yang berada di waduk itu sudah tidak dapat menyerap air, sehingga kami harus mengakalinya dengan mengalirkan airnya dulu lewat pintu baru diambil di sungai,” terangnya.

Saat ini pihaknya hanya bisa menyuplai air dengan kekuatan 80 liter per detik ke masyarakat. Kekuatan tersebut, menurun hampir 50 persen mengingat suplai normal mencapai 150 liter per detik. Lanjutnya, saat ini PDAM sedang berupaya agar pasokan air tidak mengalami sampai titik terendah.

“Dengan cara seperti itu kami bisa mengalirkan air sedikitnya 80 liter per detik. Artinya dengan keringnya embung ini produksi aliran air berkurang hampir 50 persen,” ulasnya lagi.
Saat ini pihaknya masih dapat mendistribusikan air ke berbagai wilayah. Meski demikian, pihaknya tidak dapat menyuplai pada perbukitan lagi. Pompa yang ada tak dapat mendorong air dengan intensitas kecil.

“Saat ini tidak ada pemadaman aliran, cuma kami memohon maaf untuk saat ini tidak dapat mengaliri air yang berada di perbukitan. Mengingat kondisinya sudah tidak memungkinkan,” tukasnya.

Meski demikian, kemarau saat ini hanya berdampak pada Embung Binalatung saja. Sementara embung lainnya masih normal. Sehingga ia menjamin beberapa kawasan masih dapat menikmati aliran air dengan normal.
“Khusus wilayah Tarakan Barat dan Utara, khususnya wilayah yang disuplai dari Embung Persemaian dan sungai Kampung Bugis masih aman. Meski tidak terjadi hujan pekan ini, juga tidak memengaruhi kondisi air secara signifikan,” tukasnya.

Meski PDAM menegaskan aliran air pada lainnya cukup aman, namun sebagian warga mengaku tidak dapat merasakan aliran air di siang hari. Seperti yang dirasakan Desi Suherli (31) warga RT 26 Kelurahan Pamusian. Ia menjelaskan tidak dapat menikmati air sejak Jumat (23/8) pagi.

“Air tidak nyala dari pagi. Kalau sekarang persediaan air masih ada. Jadi masih bisa bertahan 2 hari ini. Mudah-mudahan matinya air ini tidak 24 jam. Jadi malam bisa tampung air. Kalau 24 jam, otomatis harus beli air,” ujarnya. (*/zac/lim)


BACA JUGA

Senin, 21 Oktober 2019 09:14

Akan Revisi Puluhan Undang-Undang

 JAKARTA – Joko Widodo berkomitmen akan bekerja dengan cepat dan…

Senin, 21 Oktober 2019 08:46

Sampah Plastik Mengganggu Rantai Makanan

 KEBERADAAN sampah plastik di perairan tidak hanya mengancam keberlangsungan biota…

Senin, 21 Oktober 2019 08:28

Ramai Mau Jadi Biduan Liga Dangdut

  TARAKAN - Antusias masyarakat terlihat dalam menyambut ajang pencarian bakat…

Sabtu, 19 Oktober 2019 11:52

Hilang 3 Hari, Penjaga Tambak Ini Akhirnya Ditemukan

TARAKAN - Asmunir (21), penjaga tambak yang dilaporkan hilang sejak…

Sabtu, 19 Oktober 2019 09:36

Atap Lobi Menimpa Keluarga Pasien

  TARAKAN – Jumat (18/10) sekira pukul 09.30 WITA, puluhan pasien…

Sabtu, 19 Oktober 2019 09:29

Alat Kecil di Pelat Kendaraan Pendeteksi Jarak Aman

 NAMA Muhammad Faturrahman Marsuki disebut sebagai juara 1 Pelajar Pelopor…

Jumat, 18 Oktober 2019 23:07

Sabu 2,4 Kg Rencananya Mau Dibawa Lewat Pantai

TARAKAN – Lima pemuda akhirnya tak dapat menikmati Rp 20…

Jumat, 18 Oktober 2019 09:01

Waktu JPU Sisa Seminggu

 TARAKAN - Terhadap putusan majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tarakan…

Jumat, 18 Oktober 2019 08:55

Bijak Bermedsos Jelang Pelantikan Presiden!

 TARAKAN - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Majelis Ulama…

Jumat, 18 Oktober 2019 08:50

Wajib Sertifikat Halal, Satker Belum Ada

 TARAKAN – Baru-baru ini pemerintah pusat menegaskan seluruh produk di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*