MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Sabtu, 24 Agustus 2019 10:13
Disdikbud Tingkatkan Kompetensi Guru
LEBIH BERKOMPETEN: Guru PNS dan honorer akan mendapatkan peningkatan kompetensi dan dibiayai untuk melanjutkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi dari pendidikan sebelumnya. RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan akan meningkatkan kompetensi sejumlah guru baik yang sudah berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) juga honorer, untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Namun, guru-guru tersebut dikhususkan untuk guru dengan latar belakang guru yang berijazah SMA dan Diploma Tiga (D-3). Itu diungkapkan Kepala Disdikbud Nunukan H. Junaidi kepada media ini. H. Junaidi mengatakan, peningkatan kompetensi guru tersebut dilakukan tak lain tujuannya untuk menambah kemampuan guru dalam bidang studi dan juga yang lainnya.

“Ya, kita bekerja sama dengan Universitas Borneo Tarakan (UBT) agar mereka bisa lanjutkan studi ke jenjang S-1. Bahkan kita sudah lakukan Memorandum of Understanding (MoU),” ungkap H. Junaidi kepada pewarta harian ini.

Apalagi, menurut H. Junaidi, jenjang pendidikan S-1 adalah syarat seorang guru duduk di jabatan kepala sekolah dan sebagai keharusan dalam mengikuti sertifikasi. Tanpa memiliki ijazah S-1, guru honorer dan PNS tidak akan mendapatkan tunjangan (insentif, Red.) dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara.

H. Junaidi sendiri mengaku, setidaknya ada lebih kurang 100 kepala sekolah SD yang belum bersertifikasi. Dan notabenenya, mereka berada di sekolah wilayah terdepan, terluar dan tertinggal (3T). “Mereka banyak di daerah 3T, seperti di Sebuku, Sembakung, Lumbis dan Krayan. Belum lama ini banyak yang curhat kepada saya. Jadi semoga lewat cara ini, nantinya menjadi solusi bagi mereka,” harap H. Junaidi.

Pembiayaan program peningkatan SDM  guru sepenuhnya dibiayai pemerintah daerah dan dibantu anggaran khusus dari UBT Tarakan. Pembagian besaran biaya inilah yang masih dalam pembahasan bersama. Sementara untuk pelaksanaan MoU, masih menunggu besaran alokasi anggaran yang disiapkan pemerintah daerah dan melihat sistem keterikatan yang akan diterapkan UBT sebagai lembaga pendidikan penyedia jasa. “Ya, nanti kita sinkronkan dulu masing-masing anggarannya, kemampuan anggaran kita berapa, kemampuan UBT berapa,”  tambah H. Junaidi.

Dengan peningkatan kompetensi tersebut nantinya, H. Junaidi tentu berharap guru-guru yang telah memenuhi syarat namun terkendala keuangan bisa mengikuti sertifikasi profesi lewat bantuan dana pemerintah. Apalagi peserta sertifikasi profesi harus mengikuti pendidikan dua semester, biaya satu semesternya sekitar Rp 10 juta. Dengan biaya sebesar itu, pemerintah tidak menjanjikan semua guru bisa mendapatkan jatah sertifikasi tersebut.

“Kita tahu sendiri, kemampuan anggaran APBD sangat terbatas meski telah dibantu kucuran dana APBN. Mungkin setahunnya bisa 70 orang guru dulu yang difasilitasi mengikuti sertifikasi profesi. Jadi bergantian,” beber H. Junaidi.

Menurut Junaedi, dari 2.260 guru di Kabupaten Nunukan, hanya 590 orang guru memiliki sertifikasi, sedangkan 1.670 orang belum bersertifikasi karena jenjang pendidikan SMA/D3, sebagian terkendala biaya dan sebagian pernah mengikuti namun gagal. (raw/zia)

loading...

BACA JUGA

Sabtu, 22 Februari 2020 11:28

Warga Diimbau Hemat dan Tampung Air

NUNUKAN – Pihak Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan mengimbau…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:23

Nelayan Rumput Laut Diminta Jaga Kualitas

NUNUKAN – Pembudidaya rumput laut harus menjaga kualitas. Ini demi…

Selasa, 18 Februari 2020 10:59

Embung Kering, Warga Keluhkan Tak Dapat Air

NUNUKAN – Dampak keringnya Embung Bolong milik Perusahaan Daerah Air…

Senin, 17 Februari 2020 06:41

Hendak Balap Liar, Belasan Oknum Pelajar Diamankan

NUNUKAN — Setidaknya ada belasan oknum pelajar beserta motor yang…

Jumat, 14 Februari 2020 11:08

Pekerja Migran di Malaysia Dibunuh Suami, Tewas dengan 13 Tusukan

NUNUKAN – Seorang wanita pekerja migran Indonesia (PMI) di Malaysia,…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dua Atlet Nunukan Lolos ke PON Papua

NUNUKAN – Dua atlet asal Nunukan dipastikan mewakili Kaltara bersama…

Senin, 10 Februari 2020 15:08

Dampak Corona, Harga Rumput Laut Anjlok

NUNUKAN – Sepertinya dampak virus corona merambat ke semua sektor…

Jumat, 31 Januari 2020 11:23

Mulai Cemas, Orang Tua Minta Anaknya Dievakuasi

NUNUKAN – Dengan terus terjadinya pencemaran virus corona di Tiongkok,…

Kamis, 30 Januari 2020 15:14

Coba Berangkatkan WNI Via Jalur Ilegal, JM Diamankan

NUNUKAN – Pria paruh baya berinisial JM (30), diamankan polisi…

Kamis, 30 Januari 2020 15:05

Deteksi Dini Corona Terus Dilakukan

NUNUKAN – Untuk mencegah dan juga mendeteksi dini virus corona,…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers