MANAGED BY:
SENIN
24 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 21 Agustus 2019 10:27
WASPADA..!! Kosmetik Berbahaya Itu Ternyata ‘Ganti’ Wajah
KOSMETIK BERBAHAYA: Penyitaan kosmetik berbahan berbahaya dan kedaluwarsa oleh BPOM, didampingi Polres dan BNNK Tarakan pada Selasa (20/8). YEDIDAH PAKONDO/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN- Beredarnya kosmetik bahan berbahaya disikapi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dengan menyidik penjualan kosmetik di Kota Tarakan, Selasa (20/8). Sasarannya kosmetik tanpa izin, kosmetik mengandung bahan berbahaya  dan kedaluwarsa.

Kepada Radar Tarakan Kepala Loka POM Tarakan Mustofa mengatakan pihaknya sudah melakukan investigasi sebelum menertibkan. “Kami sudah melakukan investigasi sebelumnya dan ternyata dari setiap tempat kami menemukan 7 sarana yang dapat kami lakukan pembersihan untuk rencana aksi kosmetik. Dari hasil kegiatan ini, jumlah sarana yang kami tuju semuanya tidak memenuhi ketentuan (TMK) karena menjual produk kosmetik tanpa izin edar, kedaluwarsa dan mengandung berbahaya,” katanya.

Mustofa mengungkap total 141 kosmetik tanpa izin edar dan tidak memiliki nomor registrasi yang disita. Sedang produk kedaluwarsa terdapat 20 item. Diperkirana kerugian negara mencapai Rp 28.341.700.

Dijelaskan Mustofa, setiap kosmetik memiliki nomor registrasi sehingga dapat diketahui ilegal atau tidak. Untuk itu, ke depannya pihaknya berencana untuk membuat aplikasi kode nomor registrasi hingga memudahkan masyarakat dalam mengetahui keaslian kosmetik.

“Saya selalu menekankan untuk mengecek label kemasan, izin edar dan tanggal kedaluwarsanya,” bebernya.

Jika menemukan kosmetik yang mencurigakan, Mustofa menyatakan bahwa pihaknya memiliki unit pelayanan konsumen yang menyembunyikan data pelapor sehingga pelapor tetap aman. Dalam hal ini, pihak yang menjual kosmetik dengan kandungan bahan berbahaya, kedaluwarsa maupun kosmetik ilegal diberikan pembinaan oleh BPOM.

“Dibina itu 1 atau 2 kali saja. Kalau sudah 3 kali terus barangnya tambah banyak, maka dianggap melawan hokum. Kami bisa melakukan tindak hukum atau pidana, karena kami punya kewenangan apalagi dengan adanya UU Nomor 36 Tahun 2009 di Pasal 196 disebutkan jika sengaja memproduksi maupun mengedarkan kesediaan farmasi yang tidak memenuhi standar akan dipidana penjara paling lama 10 tahun dengan denda Rp 1 miliar. Kalau diedarkan tanpa izin edar, itu pidananya paling lama 15 tahun dan denda Rp 1,5 miliar,” jelasnya.

Hasil penyidikan berbeda dengan tahun 2018 lalu, sebab tahun lalu pihaknya banyak melakukan penyidikan terhadap handbody, shampoo dan beberapa produk kecantikan yang berukuran besar, sedang di tahun ini pihaknya banyak menyita produk kecantikan seperti lipstik, blush on, mascara, eyeliner, kutek, bedak padat, masker rambut dan handbody produk luar negeri seperti vampire dan sebagainya. “Berarti ada perbedaan tahun lalu dengan tahun ini. Tidak ada lagi produk yang lalu kami temukan, karena diganti dengan produk lain,” ungkapnya.

BPOM juga sedang mengincar kosmetik online, pun di media sosial. “Kalau ada yang jual begitu, apalagi tidak ada nomor registrasinya, laporkan kepada kami. Kami akan tindak,” imbuhnya. (shy/lim)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 23 Februari 2020 10:43

Kecepatan Ideal di Gunung Selatan 40 Km per Jam

TARAKAN – Sejumlah kecelakaan terjadi di Jalan Gunung Selatan. Minimnya…

Minggu, 23 Februari 2020 10:41

Ujian Nasional Tetap Berjalan Tahun Ini

TARAKAN - Wacana penghapusan ujian nasional (UN) ternyata menuai perhatian…

Minggu, 23 Februari 2020 10:40

Banyak Masyarakat Belum Tahu e-Parking

TARAKAN - Meski telah diterapkan selama dua bulan, namun pelaksanaan…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:21

Irwan Ditugasi Bawa Dukungan Parpol

TARAKAN – Desas-desus H. Irwan Sabri akan mendampingi Dr. H.…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:17

Pipa Gas Bunyu-Tarakan Diserahkan ke Pertamina EP

JAKARTA - Pipa penyalur gas yang membentang dari Bunyu hingga…

Sabtu, 22 Februari 2020 11:00

Disnaker Gagal di Persidangan

TARAKAN- Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Tarakan memperkarakan salah satu pengusaha yang…

Jumat, 21 Februari 2020 10:08

Tawarkan Jembatan Bulungan-Tarakan ke Kedutaan Amerika

TARAKAN - Kedutaan Amerika Serikat mengaku tertarik untuk berinvestasi di…

Rabu, 19 Februari 2020 10:38

Radar Tarakan Diganjar Penghargaan BPJS Ketenagakerjaan

TARAKAN – Radar Tarakan lagi-lagi menerima penghargaan. Kali ini sebagai…

Rabu, 19 Februari 2020 10:36

Satlantas Selidiki Anak Tewas Disenggol Gerobak

TARAKAN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan masih melakukan…

Rabu, 19 Februari 2020 10:33

Sinyal Irianto ke Irwan Sabri?

BEREDAR foto pertemuan H. Irwan Sabri dengan Gubernur Kalimantan Utara…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers