MANAGED BY:
SENIN
16 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 21 Agustus 2019 10:26
PLBN Krayan Dibangun Akhir Tahun
Helmi Pudaaslikar. ELIAZAR/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, LONG BAWAN - Pos lintas batas negara (PLBN) yang berada di Kecamatan Krayan Induk, tepatnya di daerah Long Midang rencananya akan mulai dibangun pada akhir tahun ini. Camat Krayan Induk Helmi Pudaaslikar mengatakan, saat ini lahan yang disiapkan untuk pembangunan PLBN sudah siap. Sehingga tidak sulit untuk dilakukan pembebasan.

“Nanti akan dibangun sekitar 400 meter dari Pos Pamtas yang ada sekarang,” katanya, Senin (19/8).

Dari informasi yang ia terima, untuk saat ini proses pembangunan PLBN di Krayan sudah memasuki lelang tahap akhir. Dirinya berharap proses lelang segera selesai dan pihak yang ditunjuk untuk melakukan pembangunan segera bekerja.

“Pemenang lelang sudah. Kami berharap nanti segera sosialisasi kepada masyarakat mengenai tahapan pekerjaan dan hal-hal apa perlu dibantu untuk percepatan,” imbuhnya.

Lebih lanjut diungkapkan Helmi, pembangunan di Krayan memang sangat unik dari daerah lain. Pasalnya, semua material yang dibeli sangat mahal.

Tidak hanya itu, mendapatkan barang material pun tidak mudah, meskipun harus mencari hingga ke Malaysia. “Apalagi ini pekerjaan besar. Mudahan pemerintah pusat sudah mem-back up perencanaan material dengan pemerintah Malaysia, supaya tidak ada kendala,” bebernya.

Diakui Helmi, dengan adanya PLBN bisa memudahkan wisatawan dari Malaysia. “Di Malaysia ada kawasan ada Desa Ba’Rio dan itu wisatawan ke sana setahun bisa mencapai 18 ribu orang. Itu sangat dekat dengan Krayan. Mereka sampaikan, kalau bisa masuk secara resmi ke Krayan, maka mereka akan ambil sepaket ke Krayan. Mereka hanya ingin melihat budaya setempat,” bebrnya.

Kebutuhan PLBN sangat dinantikan oleh masyarakat Krayan, untuk bisa mendatangkan wisatawan. Selain itu, adanya PLBN juga bisa berlaku untuk ekspor dan impor barang-barang yang ada di Krayan secara resmi. Salah satunya, potensi beras Krayan. Selama ini dibawa ke Malaysia dalam status ilegal.

“Padahal harga jualnya rendah. Sementara beras kita ini dari organik dan seharusnya masuk ke pasar organik dan bukan ke pasar biasa,” imbuh Helmi.

Bahkan, pihaknya yang pernah dikunjungi oleh anggota parlemen Serawak, menyatakan beras organik yang dihasilkan oleh masyarakat Krayan, dijual di Kuala Lumpur mencapai RM 25 per kilogram. Jika dikurskan sekira Rp 85 ribu. Sementara di Krayan, hanya dijual Rp 15-20 ribu. “Dari masyarakat Krayan berharap setidaknya groundbreaking atau peresmian Presiden Jokowi bisa datang. Itu harapan masyarakat,” tutupnya. (zar/lim)

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 13 September 2019 09:40

Perahu yang Ditumpangi Tiga WNI Hanyut Hingga Sabah

NUNUKAN – Tiga warga negara Indonesia (WNI) asal Tarakan hanyut…

Kamis, 12 September 2019 13:49
Partai Politik

Basri Ikut Ambil Formulir

NUNUKAN – Bupati Nunukan periode 2011-2014, H. Basri ikut melakukan…

Rabu, 11 September 2019 10:42
Partai Politik

Petahana Pinang PDIP?

NUNUKAN – Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Nunukan, mulai membuka…

Rabu, 11 September 2019 10:28
Deportasi WNI Dari Malaysia

Disdukcapil Flores Timur Jemput Bola

NUNUKAN - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Flores…

Selasa, 10 September 2019 10:35
BPJS Kesehatan

Dinkes Sebut Manajemen RSUD Perlu Diperbaiki

NUNUKAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Nunukan, mulai turun tangan untuk…

Selasa, 10 September 2019 10:22
Sidang Kayu Ilegal

Hakim Tolak Gugatan Praperadilan Kasus Kayu Ilegal

NUNUKAN - Sidang praperadilan kasus dugaan kayu ilegal kembali digelar…

Senin, 09 September 2019 13:05
Pujasera

Siap Diresmikan, Harapkan Fasilitas Memadai

NUNUKAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nunukan telah mempersiapkan Pasar Pujasera…

Sabtu, 07 September 2019 09:57

HADUHH..!! Kebanyakan Utang, RSUD Nunukan Susah Beli Obat-obatan

NUNUKAN – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nunukan mengalami kesulitan…

Sabtu, 07 September 2019 09:56

Angkut Barang Malaysia, Satu Truk Sembako Diamankan

NUNUKAN - Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe…

Sabtu, 07 September 2019 09:50

Memangnya Ada Apa..?? Warga Flores Timur Didata Ulang

NUNUKAN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Flores…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*