MANAGED BY:
KAMIS
30 JUNI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 18 September 2015 15:13
TNI Ikut dalam Pengembangan Pertanian

Dandim : Petani Tanggaknya NKRI, Penuhi Kebutuhan Pangan Rakyat

BERI SEMANGAT PETANI : Dandim 0910 Malinau, Andy Mustafa Akad, saat memberikan arahan diacara Rembug Tani Bupati dan Petani, Rabu (16/9).File foto: mal-petani tonggaknya NKRI

MALINAU - Dandim 0910 Malinau, Letkol Inf Andy Mustafa Akad SE secara tegas mengungkapkan, TNI akan ikut serta dalam kegiatan pengembangan pertanian, khususnya bidang swasembada pangan dan ketahanan pangan nasional dan daerah untuk menjaga keutuhan NKRI.

Menurutnya, jika pangan yang menjadi kebutuhan pokok konsumsi masyarakat sudah didatangkan dari negara lain, maka sama saja negara ini sudah dijajah oleh negara lain.

“Karena mereka menjajah dengan produk yang menjadi kebutuhan utama untuk di konsumsi masyarakat Indonesia, termasuk di kabupaten Malinau ini,” jelas Andy Mustapa Akad di hadapan para petani Malinau, di ruang Laga Feratu, Kantor Bupati Malinau, di acara Rembug Bupati Malinau dengan para petani menuju swasembada beras, Rabu (16/9).

Diterangkannya, jika kebutuhan pangan terus didatangkan dari luar negeri, maka NKRI tinggal berubah nama saja sesuai dengan nama negara yang mengirimkan bahan makanan. “Kalau mendatangkan beras dari Belanda, mungkin Indonesia bisa jadi nama Holand, atau jika diimpor dari Jepang maka nama Indonesia akan berubah jadi Jepang atau nama lainnya,” tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan Andy, dalam bertani, setiap orang harus gigih, tekun, sabar dan penuh semangat dalam menggarap lahan pertaniannya. Sebab, ia menilai, keberhasilan seseorang ditentukan oleh keuletan dalam bekerja sesuai keterampilan dan kemampuan, serta potensi yang dimilikinya untuk menjadi lebih baik.

Ia juga memaparkan, keberhasilan juga diambil atau dipelajari dari orang lain yang punya pengalaman sebelumnya lalu diterapkan. “Karena petani adalah ujung tombak atau tonggaknya negara NKRI dalam upaya memenuhi kebutuhan hidup seluruh masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Saat ini, kata Andy, sudah banyak Negara lain yang mempengaruhi para pejabat untuk membangun pabrik-pabrik di lahan kosong atau lahan pertaniaan masyarakat setelah dibelinya. Setelah dibangun pabriknya, banyak para pekerja lokal yang dipekerjakan dipabrik tersebut, termasuk para petani. Namun setelah pabriknya tutup dan bangkrut, banyak karyawannya yang di Putus Hubungan Kerja (PHK). Sementara karyawan yang di-PHK itu ingin bertani tapi sudah tidak punya lahan, karena sudah dibeli perusahaan yang mem-PHK-nya.

“Karena itu, di malinau ini lahan pertanian khususnya lahan sawah supaya jangan sampai terjual. Tapi harus dijaga dan digarap dengan baik untuk meningkatkan produksi pertanian dalam upaya mencukupi kebutuhan pangan rakyat Malinau sampai swasembada pangan nasional,” tuturnya. (ida/yan)

loading...

BACA JUGA

Rabu, 29 Juni 2022 13:45

BMKG Prediksi Malinau Diguyur Hujan Intensitas Ringan hingga Lebat

 Dari awal hingga akhir Juni tahun ini, Kabupaten Malinau lama…

Senin, 27 Juni 2022 10:10

Di Malinau, Satu Rumah dan Sekolah Terbakar

 Kebakaran kembali terjadi di Kabupaten Malinau, pukul 18.00 WITA, Minggu…

Sabtu, 25 Juni 2022 11:11

Belum Ada Penyesuaian Tarif Damri Jelang Iduladha

Jika menjelang Hari Raya Idulfitri 1443 Hijriah lalu terdapat penyesuaian…

Kamis, 23 Juni 2022 12:48

Sempat Blokir Jalan, Ini Tuntutan Warga Sempayang

 Penutupan jalan mobil truk batu bara PT. BDMS MA oleh…

Selasa, 21 Juni 2022 13:19

Sepekan 275 Pelanggaran Lalu Lintas di Malinau, Ini yang Mendominasi

Dalam Operasi Patuh Kayan 2022 yang masih berlangsung hingga saat…

Senin, 20 Juni 2022 10:43

Gegara Bakar Sampah, Aset Perusahaan Ini Ikut Terbakar

Gegara membakar sampah di lahan kosong, tempat penyimpanan ban bekas…

Sabtu, 18 Juni 2022 12:31

Bipartit Gagal, Karyawan Bersikukuh Minta Ini ke Perusahaan

Pertemuan bipartit antara karyawan dan pihak perusahaan PT. Hasta Panca…

Rabu, 15 Juni 2022 12:19

Ini Kata Kasatlantas Polres Malinau Soal Larangan Berkendara Pakai Sendal Jepit

 Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen Pol Firman Shantyabudi…

Rabu, 15 Juni 2022 12:17

Kasat Reskoba Polres Malinau Minta Ini ke Pemerintah

Kasat Reskoba Polres Malinau, Iptu Marudut meminta dibentuknya Badan Narkotika…

Sabtu, 11 Juni 2022 13:02

Lahan Persawahan Rusak Digenangi Air, Ini Permintaan Petani Desa Tanjung Lapang

Petani di wilayah Desa Tanjung Lapang, Kecamatan Malinau Barat membutuhkan…

Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers