MANAGED BY:
SENIN
16 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 16 Agustus 2019 11:01
BPJS Pastikan Tetap Jamin Persalinan

PROKAL.CO, TARAKAN – Meski tanpa surat rujukan, ibu melahirkan di rumah sakit tetap dijamin Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tarakan dr. Wahyudi Putra Pujianto menjelaskan untuk persalinan normal dapat dilakukan di tingkat pertama. Hal ini untuk memudahkan ibu melahirkan mendapatkan pelayanan medis secepat mungkin.

“Untuk persalinan masih dijamin BPJS, tidak ada yang tidak dijamin. Kalau persalinan normal, bisa dilakukan di tingkat pertama. Tidak perlu ke rumah sakit, karena pasti butuh transportasi dan jauh. Tapi kadang-kadang peserta memilih tingkat pertama yang bukan 24 jam, sehingga tidak bisa dilayani karena tidak buka,” terangnya kepada Radar Tarakan.

Tetapi seharusnya peserta dapat dilayani dengan jejaring bidan. Inipun masih menjadi catatan khusus bagi BPJS Kesehatan untuk menginformasikan ke tingkat pertama agar dapat bekerja sama dengan bidan.

“Seharusnya bisa dengan jejaring bidan. Itu juga menjadi PR kami untuk menginformasikan ke tingkat pertama, supaya lebih clear dengan bidan jejaringnya. Jadi kita tetap melayani apa yang perlu saat persalinan normal,” bebernya.

Lantas bagaimana dengan peserta yang hendak melahirkan langsung ke rumah sakit tanpa surat rujukan? Dijelaskannya, persalinan termasuk kategori emergency, yang segera butuh pelayanan medis. Meski tanpa surat rujukan, tetap bisa dijamin BPJS Kesehatan.

“Jadi tidak perlu lagi, sudah di rumah sakit minta rujukan lagi ke SKPD. Kalau masih ada yang seperti ini, laporkan saja ke kami. Supaya kami sampaikan ke rumah sakit tersebut agar tidak minta rujukan. Jadi pesertanya di rumah sakit saja,” katanya.

Bayi yang baru lahir dan hidup pun tetap dijamin BPJS Kesehatan. Untuk bayi baru lahir, wajib didaftarkan ke BPJS Kesehatan. Baik penerima bantuan iuran, karyawan swasta maupun mandiri.

Sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan, bayi lahir yang sudah didaftarkan dapat langsung diaktifkan.

“Mau dia (bayi) sehat atau sakit, tetap kita jamin. Tidak ada yang tidak kita jamin. Bayi lahir dan hidup, wajib didaftarkan ke kantor cabang atau pakai aplikasi mobile JKN. Kalau dulu harus menunggu 14 hari baru diaktifkan, tapi sekarang semua bayi yang sudah didaftarkan langsung aktif setelah dibayarkan iuran,” jelasnya.

Dalam hal inipun diimbaunya agar bayi baru lahir dan hidup didaftarkan menjadi peserta jaminan kesehatan nasional (JKN), agar mendapatkan pelayanan medis. Inipun menghindari anak tidak dapat dilayani lantaran terkendala biaya.

“Kalau dulu kan alasannya mengantri lama, sekarang melalui aplikasi sudah bisa mendaftar. Jadi sekarang lebih mudah,” katanya.

Peserta JKN diharapkan membayar iuran dengan tepat waktu, yakni setiap tanggal 10. Perlu diketahui, peserta yang tidak membayar dalam satu bulan, maka bulan berikutnya dinonaktifkan.

Maka 45 hari ke depan setelah nonaktif, dan yang bersangkutan dirawat inap maka peserta dapat dikenakan denda pelayanan.

“Tapi kalau dalam 45 hari ke depan setelah nonaktif, tapi dia tidak ada dirawat inap misalnya di poli saja, maka dia tidak akan kena denda. Maka dari itu kami imbau agar peserta tepat waktu membayar iuran. Bisa juga daftar auto debit supaya tidak lupa bayar iurannya. Lebih mudah kalau pakai aplikasi,” tutupnya. (*/one/lim)

loading...

BACA JUGA

Minggu, 15 September 2019 01:06

Maklumat Kapolda, Bakar Lahan Terancam Pasal Berlapis

KEPALA Kepolisian Daerah (Kapolda) Kalimantan Utara (Kaltara) telah mengeluarkan maklumat…

Minggu, 15 September 2019 01:00

APA MAKSUD INI...?? Beredar Spanduk Mantan Bupati Enrekang, Mau Maju Pilgub Kaltara?

 TOKOH lain yang juga menjadi pembicaraan di tengah masyarakat adalah…

Sabtu, 14 September 2019 09:58

Kaltara Juga Diselimuti Kabut Asap, Titik Api Terbanyak di Bulungan

DAMPAK kebakaran lahan yang terjadi di beberapa wilayah hingga ke…

Sabtu, 14 September 2019 09:29

Berawal dari Patungan, hingga Sukses Mencapai Omzet Rp 30 Juta

Roda kehidupan benar adanya. Terkadang status manusia di titik terendah,…

Sabtu, 14 September 2019 09:05

Bagan Roboh, Yunus Ditemukan Selamat, Satu Orang Hilang

TARAKAN - Salah satu warga Pantai Amal yaitu Irhandayani (33)…

Sabtu, 14 September 2019 08:23

Fokus Peningkatan Kebutuhan Dasar Masyarakat

Partai Besutan Megawati Soekarno Putri Presiden ke-5 Repulik Indonesia mencatatkan…

Jumat, 13 September 2019 14:29

Pesan Wakil Ketua BPK, Fasilitas Baru Dipelihara

TARAKAN - Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Utara (Kaltara) …

Jumat, 13 September 2019 12:05

Warga Amal Butuh Bak Sampah

TARAKAN - Belum tersentuhnya program Sampah Semesta di RT 14…

Jumat, 13 September 2019 11:34

Kantor BPK Diresmikan, Bupati Ucapkan Selamat

TARAKAN – Bupati Malinau Dr. Yansen TP, M.Si turut hadir…

Jumat, 13 September 2019 11:11

Undunsyah Optimistis Maju di Pilgub

TARAKAN – Bupati Tana Tidung Dr. H. Undunsyah, M.Si, memastikan…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*