MANAGED BY:
SELASA
21 JANUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 16 Agustus 2019 11:01
BPJS Pastikan Tetap Jamin Persalinan

PROKAL.CO, TARAKAN – Meski tanpa surat rujukan, ibu melahirkan di rumah sakit tetap dijamin Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Tarakan dr. Wahyudi Putra Pujianto menjelaskan untuk persalinan normal dapat dilakukan di tingkat pertama. Hal ini untuk memudahkan ibu melahirkan mendapatkan pelayanan medis secepat mungkin.

“Untuk persalinan masih dijamin BPJS, tidak ada yang tidak dijamin. Kalau persalinan normal, bisa dilakukan di tingkat pertama. Tidak perlu ke rumah sakit, karena pasti butuh transportasi dan jauh. Tapi kadang-kadang peserta memilih tingkat pertama yang bukan 24 jam, sehingga tidak bisa dilayani karena tidak buka,” terangnya kepada Radar Tarakan.

Tetapi seharusnya peserta dapat dilayani dengan jejaring bidan. Inipun masih menjadi catatan khusus bagi BPJS Kesehatan untuk menginformasikan ke tingkat pertama agar dapat bekerja sama dengan bidan.

“Seharusnya bisa dengan jejaring bidan. Itu juga menjadi PR kami untuk menginformasikan ke tingkat pertama, supaya lebih clear dengan bidan jejaringnya. Jadi kita tetap melayani apa yang perlu saat persalinan normal,” bebernya.

Lantas bagaimana dengan peserta yang hendak melahirkan langsung ke rumah sakit tanpa surat rujukan? Dijelaskannya, persalinan termasuk kategori emergency, yang segera butuh pelayanan medis. Meski tanpa surat rujukan, tetap bisa dijamin BPJS Kesehatan.

“Jadi tidak perlu lagi, sudah di rumah sakit minta rujukan lagi ke SKPD. Kalau masih ada yang seperti ini, laporkan saja ke kami. Supaya kami sampaikan ke rumah sakit tersebut agar tidak minta rujukan. Jadi pesertanya di rumah sakit saja,” katanya.

Bayi yang baru lahir dan hidup pun tetap dijamin BPJS Kesehatan. Untuk bayi baru lahir, wajib didaftarkan ke BPJS Kesehatan. Baik penerima bantuan iuran, karyawan swasta maupun mandiri.

Sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 82/2018 tentang Jaminan Kesehatan, bayi lahir yang sudah didaftarkan dapat langsung diaktifkan.

“Mau dia (bayi) sehat atau sakit, tetap kita jamin. Tidak ada yang tidak kita jamin. Bayi lahir dan hidup, wajib didaftarkan ke kantor cabang atau pakai aplikasi mobile JKN. Kalau dulu harus menunggu 14 hari baru diaktifkan, tapi sekarang semua bayi yang sudah didaftarkan langsung aktif setelah dibayarkan iuran,” jelasnya.

Dalam hal inipun diimbaunya agar bayi baru lahir dan hidup didaftarkan menjadi peserta jaminan kesehatan nasional (JKN), agar mendapatkan pelayanan medis. Inipun menghindari anak tidak dapat dilayani lantaran terkendala biaya.

“Kalau dulu kan alasannya mengantri lama, sekarang melalui aplikasi sudah bisa mendaftar. Jadi sekarang lebih mudah,” katanya.

Peserta JKN diharapkan membayar iuran dengan tepat waktu, yakni setiap tanggal 10. Perlu diketahui, peserta yang tidak membayar dalam satu bulan, maka bulan berikutnya dinonaktifkan.

Maka 45 hari ke depan setelah nonaktif, dan yang bersangkutan dirawat inap maka peserta dapat dikenakan denda pelayanan.

“Tapi kalau dalam 45 hari ke depan setelah nonaktif, tapi dia tidak ada dirawat inap misalnya di poli saja, maka dia tidak akan kena denda. Maka dari itu kami imbau agar peserta tepat waktu membayar iuran. Bisa juga daftar auto debit supaya tidak lupa bayar iurannya. Lebih mudah kalau pakai aplikasi,” tutupnya. (*/one/lim)

loading...

BACA JUGA

Selasa, 21 Januari 2020 11:34

RT 24 Ludes, Pasar Tertua Rata

API membumbung tinggi di bangunan berlantai dua, tepat di pinggir…

Selasa, 21 Januari 2020 11:29

Pasar Pertama yang Mengkhususkan Pisang

Pasar Batu Tarakan, belakangan identik sebagai pusat oleh-oleh. Sebagian pedagang…

Senin, 20 Januari 2020 12:59

BREAKING NEWS! Ditinggal Penghuni, Rumah kosong Terbakar

TARAKAN - Kebakaran terjadi di RT 24 Kelurahan Sebengkok tepatnya…

Senin, 20 Januari 2020 11:02

Dapat Sehatnya, Raih Doorprize Menarik

TARAKAN – Akrab dan ceria. Begitulah suasana yang terlihat di…

Sabtu, 18 Januari 2020 13:56

Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg, Perlu Dipikir Diantisipasinya

TARAKAN – Rencana pemerintah mencabut subsidi pada elpiji 3 kilogram…

Sabtu, 18 Januari 2020 13:52

Semarak Tahun Baru Imlek Identik Warna Merah

SERBA MERAH: Pernak-pernik Tahun Baru Imlek terpampang di salah satu…

Jumat, 17 Januari 2020 11:10

Curah Hujan Tinggi, Waspada Banjir dan Longsor

TARAKAN – Hujan yang mengguyur Kota Tarakan sejak Kamis (16/20)…

Jumat, 17 Januari 2020 11:06

2020, Potensi Karhutla di Pulau Ini Masih Ada

TARAKAN – Masih adanya musim kemarau yang terjadi pada tahun…

Kamis, 16 Januari 2020 14:40

Pajak di Tarakan Diklaim Masih Lebih Murah

TARAKAN - Pemerintah Kota (Pemkot) Tarakan berkeinginan mengoptimalisasi seluruh pundi-pundi…

Kamis, 16 Januari 2020 14:40

Bermodal Rp 4 juta, Mampu Raih Omzet Ratusan Juta Sebulan

Founder Project Salfa, Fatmawati (25) menggandeng Fitriani (28) berbisnis toko…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers