MANAGED BY:
RABU
19 FEBRUARI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Jumat, 16 Agustus 2019 10:02
Jalan Rawan Kecelakaan, Warga Harapkan Pelebaran Jalan
KORBAN: Tikungan yang jalannya sempit menjadi penyebab rawannya kecelakaan./JOHANNY/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Sering terjadinya kecelakaan di Jalan Aki Balak, Kelurahan Karang Harapan, membuat masyarakat merasa khawatir jika melintasi kawasan tersebut. Hal itu dikarenakan sempitnya jalan serta banyaknya kendaraan yang melintas.

Saat dikonfirmasi, Ketua RT 08 Kelurahan Kelurahan Karang Harapan, Indera Mastita mengungkapkan, setidaknya setiap bulan terjadi kecelakaan di kawasan tersebut. Ia menerangkan kecelakaan tersebut baik secara tunggal maupun duel sesama kendaraan.

"Sering terjadi kecelakaan makanya warga di sini cukup resah. Bahkan orang jalan kaki saja pernah ditabrak di sini. Ini juga membuat warga di sini setiap lewat merasa takut. Apalagi malam hari," terangnya kemarin (15/8).

Dikatakannya, digunakannya jalan tersebut melintasnya kendaraan besar, menambah kekhawatiran warga sejak dulu. Ia menjelaskan sebagian kendaraan besar melintas dengan kecepatan tinggi. Sehingga hal itu, yang membuat kerap terjadi kecelakaan.

"Jalan ini juga dilewati truk besar. Truk molen, kontainer, angkut tanah, angkut pancang beton semua lewat sini. Jadi bukan sekali dua kali kecelakaan kendaraan besar terjadi di sini. Makanya orang bilang ini namanya tikungan S bukan karena bentuknya seperti huruf S tapi kepanjangannya tikungan ‘setan’," tuturnya.

Lanjutnya, sebenarnya sejak 7 tahun lalu Wali Kota Tarakan berjanji melakukan pelebaran pada kawasan tersebut. Meski demikian, hingga pergantian wali kota, jalan tersebut tidak kunjung diperlebar. Ia berharap dengan kecelakaan yang terjadi, hal ini dapat menjadi perhatian serius pemerintah. Sehingga warga setempat tidak lagi merasa khawatir saat melintasi kawasan tersebut. Mengingat kawasan tersebut merupakan kawasan paling sering terjadi kecelakaan.

"Harapan kami semoga pemerintah secapatnya memberi perhatian. Karena sudah banyak korban di sini. Kalau dihitung dari dulu mungkin sudah ada ratusan korban," pungkasnya.(*/zac/udn)

 

loading...

BACA JUGA

Rabu, 19 Februari 2020 10:36

Satlantas Selidiki Anak Tewas Disenggol Gerobak

TARAKAN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tarakan masih melakukan…

Rabu, 19 Februari 2020 10:33

Sinyal Irianto ke Irwan Sabri?

BEREDAR foto pertemuan H. Irwan Sabri dengan Gubernur Kalimantan Utara…

Selasa, 18 Februari 2020 10:54

AHY Sedot Perhatian di Pembukaan CFD

TARAKAN - Launching car free day (CFD) pada Minggu (16/2)…

Selasa, 18 Februari 2020 10:50

Mereka Belum Tahu Kapan Balik ke Tiongkok, Di Natuna Seperti Liburan

USAI menjalani masa observasi di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau…

Minggu, 16 Februari 2020 11:57

BREAKING NEWS! Tangis Haru Sambut Mahasiswa Kaltara, Usai Diobservasi di Natuna

TARAKAN - 19 mahasiswa asal Kalimantan Utara (Kaltara) yang dipulangkan…

Rabu, 12 Februari 2020 15:31

Lima Mahasiswa ‘Terkurung’ di Shandong

 LIMA mahasiswa asal Kota Tarakan saat ini masih terjebak di…

Rabu, 12 Februari 2020 15:19

Penyewa Rumah Asal Api Dicari Polisi

TARAKAN - Penyebab kebakaran di Jalan Pinus RT 13, Kelurahan…

Senin, 10 Februari 2020 15:06

Kembangkan Minat dan Bakat Anak di Masa Golden Age

Pemberian Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) ketika anak memasuki masa…

Senin, 10 Februari 2020 15:02

Honorer Siap-Siap Menganggur

TAK ada lagi istilah honorer, tenaga kontrak, atau outsourcing di…

Jumat, 07 Februari 2020 06:05

BREAKING NEWS!! Si Jago Merah Hanguskan Rumah Warga Jembatan Besi

TARAKAN - Peristiwa kebakaran kembali terjadi di Bumi Paguntaka di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers