MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 14 Agustus 2019 10:43
Menginap di Pelabuhan, Dikenakan Tarif Parkir

Pelabuhan Tengkayu I Terapkan Aturan Baru

SEMPAT DIPROTES: Bus baru akan melayani penumpang dari area parkir ke dalam area keberangkatan Pelabuhan Tengkayu I, Selasa (13/8). AGUS DIAN ZAKARIA/RADAR TARAKAN

PROKAL.CO, TARAKAN - Pelabuhan Tengkayu I sejak Selasa (13/8) resmi menerapkan pelarangan terhadap masuknya kendaraan pribadi pada area keberangkatan. Ini dilakukan untuk mengeliminasi aktivitas di area tersebut.

Setelah dilakukan percobaan dan mempelajari dari aktivitas pelabuhan di daerah lainnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltara menerapkan aturan ini sebagai langkah memberi kenyamanan kepada para pengguna jalur laut di Tengkayu I.

"Setelah berbagai cara kami coba, akhirnya tidak ada cara lain untuk mengatasi kemacetan dan keselamatan penumpang di sana. Kami berlakukan sistem pembelian tiket di luar. Sesuai rencana kami sebelum melakukan perluasan Pelabuhan Tengkayu I," ujar Kepala Bidang (Kabid) Laut pada Dishub Kaltara Datuk Iman, Selasa (13/8).

Diungkap Datuk, masih ada keluhan dari beberapa pekerja buruh dan masyarakat terkait berlakunya aturan tersebut. Meski demikian, ia meyakini keluhan tersebut bersumber dari oknum yang memiliki kepentingan tertentu saja. Mengingat aturan tersebut mendapat reaksi positif dari banyak masyarakat.

"Karena ini hari pertama, jadi sempat ada warga yang baru mengetahui sehingga tadi terjadi beberapa perdebatan dengan petugas kami. Akhirnya kami bisa jelaskan kalau ada aturan baru. Mau tidak mau semua harus menerima karena ini bukan buat satu pihak saja, tapi untuk kebaikan bersama. Ini semua kan dilakukan untuk meningkatkan pelayanan yang lebih baik,” terangnya.

“Sebenarnya dari penumpang tidak ada masalah. Yang bermasalah itu kan aktivitas di pelabuhan. Dalam artian merasa terhalangi, tapi aturan ini tidak melihat satu pihak, tapi untuk kepentingan bersama," tuturnya.

Dalam waktu dekat ini Dishub akan kembali melakukan terobosan baru guna mengeliminasi kepadatan kendaraan pada area penjualan karcis.

Lanjutnya, saat ini pihaknya telah melakukan pembahasan terkait pengadaan portal yang direncanakan akan terpasang di akhir tahun 2019.

"Akhir tahun kami akan pasang portal otomatis. Sehingga, jadi nanti mobil akan diberlakukan karcis seperti bandara. Ini kan terjadinya penumpukan karena parkir yang murah, masuk Rp 2 ribu simpan mobil semalaman. Sampai dia keluar lagi Cuma Rp 2 ribu. Setelah portal otomatis yang kami pasang itu sama seperti bandara. Jadi, makin lama kendaraan, biayanya parkirnya tambah mahal. Ini untuk mengurangi kemacetan," tuturnya.

Lanjutnya, dengan berlakunya aturan tersebut pihaknya juga telah menetralkan area keberangkatan dari pedagang. Dalam area keberangkatan sejak awal memang tidak memperkenankan masuknya pedagang. Sesuai yang tertuang pada regulasi pelabuhan.

"Pedagang juga tidak bisa lagi berjualan, jadi kami sebelumnya juga memberikan peringatan kalau bus sudah beroperasi, maka tidak ada lagi pedagang yang bisa berjualan di dalam. Karena memang sebenarnya tidak boleh berjualan di situ. Cuma selama ini masih ditoleransi. Saat ini kami sedang meningkatkan pelayanan dan infrastruktur, mau tidak mau harus dipertegas untuk kenyamanan bersama," tuturnya.

Sementara itu, dengan berlakunya aturan baru tersebut menimbulkan keluhan dari para buruh speedboat. Hal itu disebabkan dengan dilarangnya kendaraan pribadi masuk, sehingga membuat beban pekerjaan buruh bertambah. Mengingat sebelumnya para buruh hanya menurunkan barang penumpang menuju speedboat, namun saat ini juga melakukan pengangkatan sejak dari area penjualan karcis.

"Iya sebenarnya ada sisi positif dan negatifnya. Positifnya untuk meningkatkan pelayanan, tapi sisi negatifnya kami para buruh harus bekerja 2 kali. Dari sebelumnya mengangkat turun ke speedboat, sekarang angkat dari luar naik ke bus, setelah itu membawa turun lagi ke speedboat. Selain itu memerlukan waktu lebih lama dari sebelumnya," terang Amad, salah seorang buruh.

Meski demikian, ia mengaku tetap menerima aturan yang ada. Mengingat aturan tersebut diterapkan demi mempelancar aktivitas pada pelabuhan.

Anggaran Pelabuhan Tengkayu I tahun ini Rp 36 miliar. Konsep peningkatan pelayanan Pelabuhan SDF akan didukung 3 unit bus untuk mengatur penumpang. Bus diadakan guna menertibkan kendaraan yang berada di dalam pelabuhan.

Bus yang ada mengatur penumpang yang akan boarding. Rencana ini memang butuh dukungan masyarakat. Pun dengan para pedagang asongan yang mengisi sisi keberangkatan dan kedatangan selama ini. Layanan lain, dengan menambah cleaning service.

Pelabuhan SDF merupakan satu-satunya pelabuhan yang sering dikunjungi masyarakat luar, dan menjadi wajah Kaltara. “Mudah-mudahan ini masuk salah satu pelabuhan yang representatif di Indonesia,” kata Kepala Dishub Kaltara Taupan Majid beberapa waktu lalu.

Pembangunan terminal laut Pelabuhan Tengkayu I akan menelan biaya Rp 225 miliar. Sisa pembangunan, penganggarannya diserahkan ke kementerian terkait atau investor yang dianggap dapat bekerja sama dengan Pemprov Kaltara.

Pelabuhan SDF juga diharapkan memiliki mal atau coffee shop sehingga dapat menjadi lokasi wisata. “Kalau dilihat, yang penting fungsinya dulu, manajemennya harus lebih bagus lagi,” katanya lagi. (*/zac/lim)

 

 


BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 09:47

Heart of Borneo Dorong Ekowisata Terwujud

TARAKAN - Program Heart of Borneo (HOB) merupakan kerja sama…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:53

5.495 Peserta PBI Terancam Dinonaktifkan

TARAKAN - Sebanyak 5.495 penerima bantuan iuran (PBI) Kota Tarakan…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:51

Anthon Joy Ditunjuk sebagai Direktur Radar Tarakan

TARAKAN – Hasil Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS-LB)…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:49

Pasar di Tarakan Masih Jorok

TARAKAN - Untuk ketiga kalinya di tahun 2019 ini Balai…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:47

PLN Akan Dapat Pasokan Daya 36 MW

TARAKAN – Sebagai upaya memberikan keandalan listrik di Bumi Paguntaka,…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:46

JANGAN MAIN-MAIN..!! Dua OPD Ini Rentan Tindak Pidana Korupsi

TARAKAN - Dua organisasi perangkat daerah (OPD) dinilai rentan akan…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:45

Abdul Kadir, Sempat Vakum dari Politik karena Sakit

Kehilangan seorang kakak, yang merupakan penyemangat Abdul Kadir, S.T dalam…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:18

Dapati Kendaraan Tidak Layak Jalan

TARAKAN - Puluhan kendaraan roda dua dan roda empat berhasil…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:16

Lestarikan Tari Jepin di Kalangan Pelajar

TARAKAN – Gerak gemulai para pelajar terlihat saat menarikan tarian…

Kamis, 22 Agustus 2019 10:57

Dipenuhi Gundukan Pasir, Air Meluap

TARAKAN – Daerah RT 65, Kelurahan Karang Anyar, termasuk wilayah…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*