MANAGED BY:
KAMIS
02 APRIL
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Rabu, 14 Agustus 2019 10:37
Mengganggu Pelayaran, Pembudidaya Akan Ditindak
MELANGGAR ZONASI: Pembudidaya rumput laut dianggap menganggu pelayaran yang ada di Nunukan. RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Menindaklanjuti surat pemberitahuan dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Nunukan terkait aktivitas pembudidaya rumput laut, Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kalimantan Utara (Kaltara) melakukan action (tidakan) di lapangan.

Kepala DKP Kaltara H. Amir Bakrie mengatakan, dari pihak KSOP memang sudah tiga kali bersurat ke pihaknya, dan dalam surat ketiga ini pihaknya mengaku akan melakukan tindakan di lapangan. Apalagi aktivitas rumput laut ini dinilai sangat mengganggu aktivitas pelayaran. “Kami sudah terima surat ketiga dari KSOP Nunukan, dan kami akan tindak lanjuti. Jangan sampai nanti kami terkesan membiarkan,” ungkap Amir kepada Radar Kaltara kemarin.

Namun, kata Amir, sebelum action di lapangan dilakukan, pihaknya akan terlebih dahulu melakukan rapat bersama Dinas Perhubungan (Dishub) dan Satuan Polisi Pamong Praja. “Aktivitas pembudidaya ini memang sudah sangat mengganggu, karena sudah beraktivitas di luar zonasi yang ditetapkan pemerintah. Kami juga sudah beberapa kali melakukan sosialisasi agar pembudidaya tidak melanggar, tapi faktanya di lapangan tetap saja ada yang melanggar,” kata Amir.

Bahkan sudah ada beberapa kali kapal yang tersangkut jaring pembudidaya. Hal ini tentunya sangat membahayakan pelayaran yang ada di Nunukan. “Bukan di Nunukan saja yang sudah melanggar zonasi, di Tarakan pun ada yang melanggar zonasi yang sudah ditetapkan pemerintah,” ujarnya.

Untuk di Nunukan, berdasarkan informasi dari KSOP Nunukan, setidaknya ada tujuh titik yang mengganggu aktivitas pelayaran. Ketujuh titik itu yakni berada di perairan Pulau Kinabasan, Muara Sei Ular, Tanjung Batu, Sei Banjar, Tanjung Cantik, Tanjung Harapan Muara Nunukan dan Tanjung Bias.

Dijelaskan Amir pula, di dalam Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) Nomor 4 Tahun 2018 tentang Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) Provinsi Kaltara 2018-2038, sudah jelas mengatur tempat pelayaran dan tempat pembudidaya. Hanya saja masih banyak dari pembudidaya yang masih melanggar aturan ini. “Aturan kan sudah jelas, kalau masih ada yang melanggar berarti sudah siap untuk diberikan tindakan. Pada Pasal 44 ayat 1,2,3,4,5 dan 6 juga sudah menyebutkan bahwa alur pelayaran tidak boleh ada pembudidaya,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala KSOP Kelas IV Nunukan, Syarif Bustaman yang dikonfirmasi melalui telepon pribadinya terkait hal ini belum memberikan respons. (*/jai/ash)


BACA JUGA

Rabu, 01 April 2020 13:26

Ayo Bersatu Lawan Covid-19!

TANJUNG SELOR – Puluhan kendaraan dan ratusan personel gabungan dikerahkan…

Rabu, 01 April 2020 13:24

Cegah Penularan, Gelar Sidang Jarak Jauh

TANJUNG SELOR – Sidang yang dilaksanakan Pengadilan Negeri (PN) Tanjung…

Rabu, 01 April 2020 13:21

WFH Diberlakukan hingga 21 April Mendatang

TANJUNG SELOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulungan terus bergerak cepat…

Rabu, 01 April 2020 13:19

Puluhan Mahasiswa di Samarinda Dipulangkan

TANA TIDUNG - Seluruh mahasiswa yang saat ini kuliah di…

Rabu, 01 April 2020 13:18

Edukasi Warga lewat Nada Lagu Dangdut

Pernah dengar lagu Raja Dangdut H. Rhoma Irama berjudul Mirasantika?…

Rabu, 01 April 2020 12:57

Neck Blast Gagalkan 300 Hektare Padi Siap Panen

MASA panen padi menjadi suatu  yang paling dinantikan para petani.…

Selasa, 31 Maret 2020 13:17

Penundaan Pilkada Tunggu Perppu

TANJUNG SELOR - Beredar kabar bahwa Dewan Perwakilan Rakyat (DPR),…

Selasa, 31 Maret 2020 13:03

Orang Tua Tak Mendukung hingga Jalan Kaki Mencari Anak Didik

  Sekolah Adat Punan Semeriot (SAPS) saat ini sudah cukup…

Selasa, 31 Maret 2020 13:01

Calistung Ilmu Dasar

SABTU (14/3) pukul 19.30 WITA, jam ‘masuk’ sekolah. Anak-anak yang…

Selasa, 31 Maret 2020 12:57

Dikenal Mancanegara, Perlu Perhatian Pemerintah

Sekolah Adat Punan Semeriot (SAPS) sudah berjalan tahun kelima di…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers