MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Rabu, 14 Agustus 2019 10:21
Ingatkan Banyak Kasus Hampir Kedaluwarsa

Hj Rahma Leppa Minta Kasus Irigasi Sawah Dibuka Kembali

HARUS DISELESAIKAN: Pekerjaan irigasi sawah yang bermasalah harus diselesaikan agar tidak ada yang dirugikan terutama para petani. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Hj Rahma Leppa baru saja dilantik dan diambil sumpah janji, sebagai pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nunukan sementara, untuk mempersiapkan segala struktur yang belum terbentuk.

Sebagai pimpinan baru di DPRD Nunukan, ia meminta kepada masyarakat Nunukan dan memberikan peluang untuk mengkritik lembaga DPRD Nunukan. Bahkan dirinya siap menerima kritikan dari luar. “Lembaga ini harus dijaga untuk itu seluruh fraksi harus saling bersama-sama, walaupun berbeda warna berbeda politik lembaga ini harus dijaga,” kata Hj. Rahma Leppa.

Ia juga menyampaikan, bahwa lembaga DPRD Nunukan jangan bersatu seperti ‘tahi kambing’. Urusan politik bisa berbeda namun dalam lembaga DPRD Nunukan tetap bersatu. Semua fraksi di DPRD Nunukan harus saling menjaga. Wanita berhijab ini juga menyebutkan sangat banyak kasus yang terjadi di Kabupaten Nunukan bahkan hampir kedaluwarsa tak tersentuh hukum. “Ibarat bahan baku yang hampir kedaluwarsa. Makanya saya minta pihak terkait yang menangani berbagai persoalan jangan sampai membiarkan,” ucapnya.

Hj. Rahma mencontohkan, pengaliran air sawah di Desa Binusan yang hampir menelan anggaran sebesar Rp 13 miliar dengan menggunakan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). Saat ini kondisi pengaliran atau irigasi air sawah tidak dinikmati oleh rakyat.

Bukan hanya itu, masih banyak kasus lain yang hampir kedaluwarsa. Namun perlu diungkap satu persatu. Masyarakat Kabupaten Nunukan pasti akan mengetahui sendiri kasus apa saja yang hingga saat ini belum disentuh aparat hukum. “Hukum di Nunukan harus dijalankan dan perlu keadilan,” ujarnya.

Karena sebelumnya pernah terjadi Mantan Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Nunukan, telah mendapatkan ancaman penjara selama enam tahun oleh pengadilan. Namun kembali divonis bebas oleh Pengadilan. Saat ini kembali dinyatakan bersalah dan telah masuk dalam penjara. Hj. Rahma Leppa pun bingung dengan hukum yang terjadi saat ini, karena telah dinyatakan bebas sebelumnya, namun kembali diamankan dan dimasukkan ke dalam penjara. “Saya mengingatkan saja bahwa harus ada penegakan hukum di Kabupaten Nunukan dengan adil,” tambahnya.

Pekerjaan irigasi yang ia maksud dilakukan pada 2013 lalu, sesuai yang tercantum di LPSE Nunukan. Nilai pagu anggaran mencapai Rp 12,8 miliar. Lokasi pekerjaan tepat di Desa Binusana, perusahaan yang bersangkutan dan manajemennya tidak dalam pengawasan pengadilan, tidak bangkrut dan tidak sedang dihentikan kegiatan usahanya. (nal/fly)

 

 

loading...

BACA JUGA

Jumat, 23 Agustus 2019 09:37

Gunakan Dana Desa Atasi Banjir

SEBATIK – Banjir di Sebatik, salah satunya di Desa Sungai…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:10

Seminggu, Dua Kali Dilakukan Deportasi

NUNUKAN – Penggunaan jalur ilegal sepertinya terus menjadi pemicu deportasi.…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:09

PENDIDIKAN

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Nunukan, menjanjikan kepada seluruh siswa…

Jumat, 23 Agustus 2019 09:07

Pemberantasan Narkoba Jadi Prioritas Lanal Nunukan

NUNUKAN - Komandan Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan Letkol Laut…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:27

Gunakan APBN, Embung Baru Dianggarkan Rp 15 M

NUNUKAN – Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan melakukan menambah…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:26

Pindah Golongan, Tarif Dianggap Memberatkan

NUNUKAN – Pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Nunukan, masih…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:23

Penderita HIV menurun

NUNUKAN – Periode Januari-Agustus 2019, jumlah penderita Human Immunodeficiency Virus…

Kamis, 22 Agustus 2019 11:21

Lima Fraksi Telah Terbentuk

NUNUKAN – Setelah dilakukan pelantikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:30

Aji Kuning Kini Jadi Langganan Banjir

NUNUKAN – Sejumlah desa yang ada di Sebatik menjadi langganan…

Rabu, 21 Agustus 2019 10:26

PLBN Krayan Dibangun Akhir Tahun

LONG BAWAN - Pos lintas batas negara (PLBN) yang berada…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*