MANAGED BY:
JUMAT
23 AGUSTUS
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | GRIYA

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Agustus 2019 10:48
Ada 14 Wajah Baru Anggota DPRD

Pasca Dilantik, Ditunggu Penyelesaian Tata Ruang dan RPJMD

TANDA TANGAN BERITA ACARA: Anggota DPRD Bulungan periode 2019-2024 saat dilantik dan pengambilan sumpah/jabatan, Senin (12/8). RACHMAD/RHOMADHANI/RADAR KALTARA

PROKAL.CO, TANJUNG SELOR – Sebanyak 25 orang dari 12 partai politik (parpol) dilantik menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bulungan. Itu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur Kalimantan Utara nomor 188.44/K. 548/2019 tentang Peresmian Pemberhentian dan Pengangkatan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Bulungan.

Wakil Ketua Pengadilan Negeri Tanjung Selor,Benny Sudarsono memimpin pelantikan yang dilaksanakan Ruang Sidang Datu Adil, DPRD Bulungan. Dari 25 anggota DPRD Bulungan yang dilantik, sebanyak 11 orang merupakan wajah lama. Sedangkan, 14 orang merupakan wajah baru yang mendapatkan amanah menjadi wakil rakyat.

Harapan besar terhadap 25 anggota DPRD Bulungan priode 2019-2014 yakni tata ruang dan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Bulungan yang belum terselesaikan pada periode 2014-2019. Sebab, persoalan ini dinilai penting dan sangat krusial.

“Persoalan yang dihadapai saat ini yang belum terselesaikan yakni tata ruang dan RPJMD 2017-2021. Kita berharap Pemkab dan DPRD dapat segera menyelesaikan. Karena, menyangkut pembangunan di Bulungan. Mulai dari KIPI (Kawasan Industri dan Pelabuhan Internasional), KBM (Kota Baru Mandiri dan Pembangkit Listrik Tanaga Air (PLTA) bagian dari perubahan tata ruang,” beber Ketua DPRD periode 2014-2019, Syarwani kepada Radar Kaltara, Senin (12/8).

Kemudian, berdasarkan respons masyarakat yakni peraturan daerah (perda) bangunan. Dikarenakan, perda bangunan sebelumnya diatur dalam bentuk perda tata ruang. Jika tidak dilakukan review ke ke depannya bakal sulit untuk untuk perda tata ruang.

Saat ini kendala yang dihadapi masyarakat yang ingin mendirikan banguan namun terbentur pada Batas Sempadan Bangunan (BSB). Dengan komitmen Pemkab Bulungan dan DPRD Bulungan ia meyakini akan dilakukan perubahan. Sehingga, dapat memudahkan akses masyarakat.

“Mudahan ini ada solusi ke depan. Kita mohon maaf jika berakhirnya periode ini belum mampu memberikan perubahan. Perda itu secara teknis diketahui PU. Dan kita secara resmi pada paripurna sudah menyampaikan agar ada perubahan dan mempermudah masyarakat mengurus IMB. Kalau periode kami belum selesai mudahkan periode ini dapat diselesaikan,” harapnya.

Ketua sementara DPRD Bulungan, Dwi Sugiarto pasca dilantik menegaskan akan gencar berkoordinasi dengan anggota DPRD sebelumnya. Itu dilakukan untuk melanjukan tugas sebagai wakil rakyat. “Kami koordinasi dengan yang sebelumnya. Sebab jika tidak kami tidak bisa apa-apa juga,” beber politisi Gerindra ini.

Peraih suara 1.292 suara dari Daerah Pemilihan (Dapil) III mengaku sudah bersiap menyusun langkah ke depannya agar dapat bertugas dengan baik. Sebab, bicara terkait permasalahan di Bulungan ia menilai begitu banyak. Mulai dari desa hingga ke tempat-tempat tertentu.

“Melakukan koordinasi langkah ke depannya karena saya orang baru. Nanti koordinasi dengan yang lain (anggota DPRD, Red) untuk Bulungan lebih baik. Dengan adanya anggota DRPD berbagi tugas sesuai dapil,” tambahnya.

Ditanya terkait waktu penetapan sebagai ketua definitif ia tidak bisa memastikan. Sebab, saat ini masih menunggu rekomendasi partai. Jika sudah memiliki rekomendasi dipastikan penetapan ketua definitif segera dilakukan.

“Untuk ketua definitif masih menuggu DPP. Jika nantinya sudah ada rekomendari DPP untuk definitif segera kami lakukan (penetapan, Red). Sampai sekarang belum ada informasi. Mudah-mudahan secepatnya bisa definitif,” pungkasnya. (akz/eza)

 

Jumlah Kursi Parpol DPRD Bulungan

Gerindra            : 4 kursi

PDIP                : 3 kursi

Golkar              : 3 kursi

Hanura             : 3 kursi

Nasdem           : 2 kursi

Perindo            : 2 kursi

PAN                 : 2 kursi

Demokrat         : 2 kursi

PKS                 : 1 kursi

PBB                 : 1 kursi

PPP                 : 1 kursi

PKB                 : 1 kursi

 

Dapil I

  1. Rio Ramadhanu (Gerindra): 1.159 suara
  2. Kilat (Gerindra): 963 suara
  3. Rozana Bin Serang (PDIP): 480 suara
  4. Hj. Aluh Berlian (Golkar): 1.599 suara
  5. Hj. Shanti Lusiana (Nasdem): 1.363 suara
  6. Moh Nafis (PKS) :1.614 suara
  7. Syarifuddin (Perindo): 646 suara
  8. Mustafah (PAN): 518 suara
  9. Tasa Gung (Hanura): 869 suara
  10. Farida Silviawati (Demokrat): 1.004 suara
  11. Radiansyah (PBB): 1.572 suara
 

Dapil II

  1. Nikodimus U (Gerindra): 815 suara
  2. Markus Juk (PDIP): 1.610 suara
  3. Mansyah (Golkar): 1.195 suara
  4. Joko Susilo W (Perindo): 1.289 suara
  5. Imam Bukori (PPP): 711 suara
  6. Ibau Imang (Hanura) : 834 suara
 

Dapil III

  1. Ilhamsyah (PKB) : 1.319 suara
  2. Dwi Sugiarto (Gerindra) : 1.292 suara
  3. Hamka (PDIP) : 820 suara
  4. Riyanto (Golkar) : 1.031 suara
  5. Sunaryo (Nasedm) : 1.421 suara
  6. Lawang (PAN) : 1.979 suara
  7. Yohanes (Hanura) : 708 suara
  8. Alimuddin (Demokrat) : 1.313 suara
SUMBER: KPU BULUNGAN

 


BACA JUGA

Rabu, 02 September 2015 10:17

Lagi, Warga Belakang BRI Diciduk

<p><strong>&nbsp;TARAKAN &ndash;</strong> Beberapa kali lolos dari incaran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia.
*