MANAGED BY:
SABTU
30 MEI
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Selasa, 13 Agustus 2019 10:34
Bea Masuk Barang Mencapai Rp 6 Miliar
KERUGIAN: Karpet ilegal yang telah diamankan petugas karena merugikan negara dan masuk secara ilegal dari Malaysia. ENAL/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO, NUNUKAN – Sejak awal Januari hingga Juli 2019, target penerimaan dari sektor bea terealisasi dan mencapai sebesar Rp 6,234 miliar atau 234,62 persen.

Jika mengacu angka target tahunan yang dibebankan sebesar Rp 2,567 miliar atau sebesar 171,88 persen, artinya capaian sektor Bea melampaui target. Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Nunukan pun terus menjalankan tugas untuk bidang pengawasan penegakan hukum, pelayanan dan optimalisasi penerimaan negara di bidang kepabeanan dan cukai.

Kepala Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean C Nunukan, M. Solafudin mengatakan, sebagai instansi yang mengemban tugas dan fungsi utama dalam menjalankan tugas yang diamanatkan undang-undang, pihaknya akan terus berkoordinasi dan bersinergi dengan seluruh instansi yang ada di Nunukan baik TNI maupun Polri.  Dia menjelasakan, kerja sama sudah dilakukan sejak awal Januari hingga Juli 2019.

Sedangkan untuk pengawasan, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya C Nunukan, melakukan 49 kali penindakan dibanding kepabeanan dan cukai. Dapat berpotensi merugikan negara sebesar Rp 3,706 miliar.

Penindakan yang dilakukan kali ini terjadi peningkatan dibanding 2018 lalu, pada 2019 ini meningkat menjadi 53,12 persen. Beberapa komoditi yang dilakukan penindakan adalah 6,279 gram narkotika jenis sabu. Penindakan ini atas kerja sama dari berbagai instansi yang ada di Nunukan.

“Ada juga karpet ilegal sebanyak 2,065 lembar dari Malaysia. Selain itu kosmetik yang berbahan kimia,” ujarnya.

Termasuk mengamankan 6.220 batang hasil tembakau ilegal, 26 pasang tanduk rusa dan 10 bilah gading gajah, selain itu ada bibit tanaman serta minuman mengandung etil alkohol. Ada juga 199 karung pakaian bekas yang merupakan pelimpahan perkara dari Satgas Pamtas Yonif Raider 600 Modang.

Agar pelaku usaha menjalankan aktivitas dengan benar, ia melakukan asistensi dan bimbingan teknis. Bahwa yang berminat melakukan impor agar lebih tenang dan menumbuhkan kesadaran kepada masyarakat serta kegiatan lebih legal.

“Bea Cukai memfasilitasi pendirian gudang berikat dan pusat logistik berikat dengan memberikan kemudahaan bagi kalangan usaha dalam penerbitan perizinan tersebut,” pungkasanya. (nal/zia)

 

loading...

BACA JUGA

Kamis, 10 September 2015 15:13

Pembangunan Harus Berdasarkan Kebutuhan

<p>MALINAU - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Malinau, Dr Ernes Silvanus…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers