MANAGED BY:
RABU
30 SEPTEMBER
RADAR KALTARA | TARAKAN | BULUNGAN | NUNUKAN | MALINAU | KTT | KULINER | OLAHRAGA | ADV | KRIMINAL

RADAR KALTARA

Senin, 12 Agustus 2019 07:40
Salah Gunakan Paspor, Ratusan WNI Dideportasi
DIUSIR LAGI: Sejumlah PMI kembali dipulangkan ke tanah air melalui Pelabuhan Tunon Taka, Nunukan, Kamis (9/8). Tampak sejumlah deportan saat didata petugas Imigrasi Kelas II TPI Nunukan. RIKO ADITYA/RADAR NUNUKAN

PROKAL.CO,

NUNUKAN – Pemerintah Malaysia kembali melakukan deportasi terhadap ratusan Warga Negara Indonesia (WNI) berstatus Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang tinggal di Sabah, Malaysia, Kamis (9/8). Dengan permasalahan yang sama, yakni tidak memiliki dokumen lengkap kembali menjadi pemicu pemulangan mereka.

Hal itu diakui Yosep, salah seorang deportan yang diwawancarai media ini. Yosep mengaku, dirinya dideportasi Pemerintah Malaysia setelah ketahuan menggunakan paspor lawatan atau kunjungan untuk bekerja di Malaysia. “Paspor lewat saja saya gunakan. Soalnya diberi tahu saya bisa juga dipakai untuk bekerja di Malaysia,” ungkap Yosep berlogat Malaysia.

Dirinya mengaku menggunakan paspor 48 halaman itu sejak tahun 2016 lalu dan hingga saat ini belum juga pernah dilakukan pengecapan ulang setelah selesai masa berlakunya selama sebulan. Paspor tersebutlah yang digunakannya bekerja di Malaysia.

Ironisnya, saat ada pemeriksaan oleh petugas Malaysia, dirinya ditahan lantaran paspor telah habis masa berlakunya. “Kaget juga saya ada razia polis dan saya langsung dibawa saja,” tutur pria yang mengaku hanya tinggal di kebun kelapa sawit tersebut.

Sebelum dipulangkan ke Indonesia melalui Pelabuhan Tunon Taka Nunukan dari Pelabuhan Tawau, deportan yang berjumlah 157 orang itu terdiri dari 126 orang laki-laki, 21 orang perempuan, 5 orang anak laki-laki dan 5 orang anak perempuan. Sebelumnya terlebih dulu mereka menjalani masa hukuman yang beragam di Pusat Tahanan Sementara (PTS) yang ada di Sabah.

Terpisah, Kepala Pos Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) Pelabuhan Tunon Taka Nunukan Karel mengatakan, seluruh deportan tersebut dipulangkan menggunakan kapal swasta dan sampai di Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, sekitar pukul 17.00 Wita kemarin.

Halaman:
loading...

BACA JUGA

Jumat, 25 September 2020 11:06

Warga Laporkan Dugaan Pelanggaran di APK

NUNUKAN - Warga Kelurahan Nunukan Timur, Safaruddin membuat laporan pengaduan…

Kamis, 24 September 2020 13:28

Persediaan Air PDAM Tahan hingga Akhir Tahun

NUNUKAN – Meski sempat kering, air baku di sejumlah embung…

Rabu, 23 September 2020 10:14

Penumpang Pikap ‘Terhambur’, Tiga Dijemput Malaikat Maut, 18 Orang Luka Serius

NUNUKAN - Kecelakaan maut terjadi di Desa Kalampising, Kecamatan Lumbis,…

Senin, 21 September 2020 11:19

Bansos Tahap II di Nunukan Telan Rp 2,3 Miliar

NUNUKAN - Bantuan sosial (bansos) melalui program Jaring Pengaman Sosial…

Senin, 21 September 2020 11:17

Bansos Tahap II Telan Rp 2,3 Miliar

NUNUKAN - Bantuan sosial (bansos) melalui program Jaring Pengaman Sosial…

Jumat, 18 September 2020 10:36

Positif Covid-19 Tak Menggugurkan Pencalonan

NUNUKAN – Sejauh ini, belum ada deadline atau Peraturan KPU…

Kamis, 17 September 2020 10:21

Jaksa Tuntut Terdakwa Perkara Penyelundupan Pakaian Bekas 1,5 Tahun Penjara

NUNUKAN – Jaksa Penuntut Umum (JPU) akhirnya menuntut RY, terdakwa…

Kamis, 17 September 2020 10:11

Sudirman, 21 Tahun Hilang Kontak dengan Keluarga

NUNUKAN – Pria bernama Sudirman (33) diduga korban human trafficking,…

Selasa, 15 September 2020 10:51

LOH KOK BISA..?? Kantor Kecamatan di Sebatik Masuk Wilayah Malaysia

NUNUKAN - Dari hasil pengukuran ulang yang dilakukan Badan Informasi…

Selasa, 15 September 2020 09:49

Jumlah DPS di Nunukan Baru 114 Ribu

NUNUKAN - Setelah rapat pleno rekapitulasi Daftar Pemilih Hasil Pemutakhiran…
Sitemap
  • HOME
  • HOT NEWS
  • NEWS UPDATE
  • KOLOM
  • RAGAM INFO
  • INSPIRASI
  • FEATURE
  • OLAHRAGA
  • EKONOMI
Find Us
Copyright © 2016 PT Duta Prokal Multimedia | Terverifikasi Dewan Pers